Alasan Simpel Toyota Kedepankan Mobil Hybrid Ketimbang Mobil Listrik

07/10/2019

Pasar mobil

3 menit

Alasan Simpel Toyota Kedepankan Mobil Hybrid Ketimbang Mobil Listrik
Toyota Astra Motor (TAM) punya alasan sangat simpel dan masuk akal atas langkahnya mengedepankan mobil hybrid untuk Indonesia ketimbang mobil listrik.

Indonesia sedang bergairah mengawali era elektrifikasi kendaraan bermotor. Pasca pengesahan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 Tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (Battery Electric Vehicle) Untuk Transportasi Jalan, para produsen menyambut dengan antusias. Mereka mulai mengenalkan mobil-mobil listrik yang dimilikinya ke masyarakat sebelum nantinya diluncurkan.

Foto Toyota Corolla Atis Hybrid saat diluncurkan

Toyota Corolla Altis Hybrid akhirnya masuk Indonesia

>>> Teknologi Semakin Berkembang, Muncul Mild Hybrid. Apa Bedanya?

Sedikit berbeda dengan produsen lain yang menunjukkan mobil listrik murni-nya, Toyota Astra Motor (TAM) belum sedikitpun pamer mobil listrik dan memilih menghadirkan mobil hybrid. Dari beberapa line up baru yang diluncurkan di 2019 ini beberapa diantaranya adalah mobil hybrid yaitu Camry Hybrid, C-HR Hybrid, dan Corolla Altis Hybrid. Sebelumnya TAM juga sudah menjual Prius Hybrid dan Alphard Hybrid.

Menurut Marketing Director TAM, Anton Jimmy, Toyota sebenarnya punya mobil listrik murni seperti Mirai yang dipasarkan di Amerika Serikat dan C-HR/IZOA EV yang diperkenalkan di ajang Shanghai Auto Show 2019 dan bakal dipasarkan di China mulai tahun depan. Hanya saja TAM memang belum ada rencana menghadirkan keduanya ke Indonesia.

TAM lebih mengedepankan mobil hybrid karena mobil itu paling dapat diandalkan saat ini sebelum segalanya siap untuk mobil listrik. Mobil hybrid tidak membutuhkan tambahan infrastruktur apapun untuk membuat kendaraan dapat berjalan.

"Mobil listrik masih mahal, terutama soal komponen utamanya, baterai," tutur Anton seperti dikutip dari Liputan6(4/10/2019). "Mobil hybrid bisa menjangkau pelosok yang insfrastruktur pengisian listriknya belum memadai. Emisi gas buangnya pun lebih rendah dari mobil konvensional," tambahnya.

>>> All New Corolla Altis 2019 Menjadi Andalan Baru Toyota Pada Segmen Elektrifikasi

Foto menunjukkan Toyota C-HR EV tampak dari samping depan

Di China, Toyota C-HR hadir sebagai mobil listrik

Namun ada satu hambatan yang membuat pertumbuhan mobil hybrid belum secepat model konvensional, yaitu soal harga. Seluruh mobil hybrid Toyota saat ini dijual di atas harga setengah miliar rupiah dan itu membuat orang masyarakat umum berpikir ulang meski mereka tertarik untuk memiliki.

>>> Berita otomotif terlengkap ada di Cintamobil.com

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top