Bos Toyota Akio Toyoda Ikut Balap Fuji 24 Jam Pakai Mobil Hidrogen

18/05/2021

Pasar mobil

4 menit

CEO Toyota, Akio Toyoda, akan turun balapan ketahanan Fuji 24 jam menggunakan mobil Toyota Corolla Hatchback dengan mesin Yaris GR bertenaga Hidrogen.

Rasanya sulit untuk menemukan CEO sebuah pabrikan otomotif seperti Akio Toyoda. Bos Toyota itu tidak hanya piawai memimpin perusahaan otomotif terbesar di dunia, dia juga piawai ketika berada di balik kemudi mobil, tidak percaya?

Anda mungkin pernah mendengar soal Morizo, yang merupakan salah satu ‘Master Driver’ yang terlibat dalam pengembangan Toyota GR Supra, itu adalah nama samaran Akio Toyoda. Dan setelah beberapa kali mengikuti Nurburgring 24 Jam, pria Jepang itu kembali turun balapan 24 jam.

>>> Sandiaga Uno Beli Corolla Cross Hybrid karena Nissan Livinanya Ketuaan

Ikuti Fuji 24 Jam, pakai mobil balap hidrogen

Kali ini, Akio Toyoda akan balap di putaran ketiga kejuaraan Super Takiyu 2021, Fuji 24 Jam yang akan digelar pada 21-23 Mei 2021 mendatang. Bos Toyota itu bergabung dengan tim ROOKIE Racing, dan satu tim dengan eks pembalap F1 dan punggawa Toyota WEC saat ini, Kamui Kobayashi.

Konsep mobil balap Toyota Corolla Sport

Toyota akan menggunakan Corolla hatchback sebagai basis mobil balap hybridnya

Namun, Akio tidak akan memakai GR Supra, atau GR010 Hypercar yang dipakai oleh tim di WEC. Timnya akan memakai Toyota Corolla Sport H2 Concept, sebuah prototype mobil balap hidrogen, dan akan bertarung di kelas ST-Q.

Tangki hidrogen Toyota Corolla Sport H2

Layout tangki bahan hidrogen yang ditaruh di bangku belakang

Yang menarik, mobil ini tidak memakai powertrain hidrogen milik Toyota Mirai, melainkan menggunakan powertrain G16E-GTS dari GR Yaris, yang menghasilkan tenaga sampai 268 HP dan torsi 370 Nm, dan dihubungkan dengan tangki empat tangki hidrogen sebagai bahan bakar dengan kapasitas 180L.

"Alasan untuk berkompetisi dalam perlombaan ketahanan 24 jam adalah hanya bertahan tiga atau lima jam saja tidak cukup. Anda harus melakukan persiapan untuk bertahan selama 24 jam," ujar Akio Toyoda seperti dikutip dari Toyotatimes, Senin (17/5/2021).

"Selain itu, saya adalah salah satu pengemudinya. Banyak orang di Jepang mengasosiasikan hidrogen dengan ledakan. Jadi, saya ingin menunjukkan bahwa mengemudi (mobil hidrogen) di balapan sendiri aman.”

>>> Toyota GR Corolla Punya Tenaga Lebih Besar Tapi Harganya Lebih Murah dari GR Yaris

Mengadopsi cara kerja Toyota Mirai

Untuk mobil balap yang akan mentas di Fuji 24 jam, Toyota coba mengambil inspirasi dari line-up hidrogennya, Toyota Mirai. Bedanya, Corolla memakai mesin pembakaran konvensional sebagai penggerak mobil, bukan motor listrik.

Powertrain Corolla Sport H2

Powertrain GR Yaris disisipkan, dan dimodifikasi untuk memakai bahan bakar hidrogen

Walhasil, para teknisi Toyota harus mengkonversi mesin G16E-GTS itu, yang idealnya memakai bahan bakar konvensional. Khususnya di bagian pasokan bahan bakar dan sistem injeksi yang sudah diromak total dari mesin bensin.

Akio sendiri sudah menjajal mobil balap Hidrogen Toyota ini dalam beberapa tes, dan mengatakan konsep ini bisa diterapkan di dunia balap.

“Sejujurnya, sejauh ini saya hanya mengemudikan mobil di atas kerilkil (dan tanah). Saya belum pernah mengendarainya di sirkuit, itulah tahap kami saat membuat pengumuman,” lanjut Akio Toyoda.

“Di atas gravel, kami memasangkan beberapa tonggak untuk menjajal performa mobil saat menikung dan berakselerasi. Rasa akselerasi setelah deselerasi terasa pantas untuk menjadi mobil balap.”

>>> Berita otomotif terbaru dari dalam dan luar negeri bisa Anda temukan di sini

Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.

 
back to top