Jeep Grand Cherokee Ternyata Sempat Recall karena Airbag Tak Mengembang

19/07/2021

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
Sebuah Jeep Grand Cherokee menabrak truk di Tol Kanci. Dalam kecelakaan tersebut, Airbag mobil tidak mengembang. Ternyata Jeep sempat mengumumkan recall.

Mantan bos Jeep di Indonesia, Muhammad Al Abdullah mengalami kecelakaan di Tol Kanci arah Jawa Tengah pada Kamis (15/7). Pria yang akrab disapa Memet tersebut membagikan pengalaman dan foto-foto kondisi Jeep Grand Cherokee yang ia kendarai pasca kecelakaan melalui akun Facebook miliknya.

Ia menyebut bahwa berbagai fitur keselamatan yang tersemat pada Grand Cherokee tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Hal tersebut membuat Memet gagal mengantisipasi kecelakaan yang terbilang parah tersebut.

Airbag Tidak Mengembang

Yang menjadi tajuk utama pada kecelakaan ini adalah Airbag mobil yang tidak mengembang setelah tumbukan. Selain itu, fitur ABCS (Active Brake Collision System) pada mobil Memet juga mengalami kegagalan fungsi.

Gambar Grand Cherokee Kecelakaan

Kondisi interior mobil pasca kecelakaan, terlihat Airbag tidak mengembang sama sekali

Kejadian bermula saat Memet sempat kehilangan fokus saat mengemudi. Ia pun kaget saat melihat sebuah Toyota Avanza yang berada di lajur kanan melakukan pengereman mendadak.

>>> Jokowi Minta PPKM Darurat Dievaluasi, Ini Tanggapan Korlantas Polri

Ia pun harus melakukan pengereman secara manual karena ABCS yang tak berfungsi dan menurut pengakuannya, setir mobil secara otomatis terbuang ke kiri dan membuat mobil yang ia kemudikan menabrak truk containter. Beruntung tak ada korban jiwa dari kecelakaan itu.

Meski kerusakan bagian depan terlihat cukup parah, yang membingungkan adalah fitur Airbag pada Jeep Grand Cherokee Summit tahun 2015 miliknya tidak mengembang. Ia pun mengkomplain PT DAS Indonesia Motor selaku Agen Pemegang Merek Jeep di Indonesia.

Jeep Sempat Recall Grand Cherokee Terkait Airbag

Gambar Grand Cherokee Kecelakaan

Kondisi eksterior mobil pasca kecelakaan

Fiat Chrysler Automobiles sempat melakukan recall terhadap 230.000 Jeep Grand Cherokee keluaran 2014 dan 2015 di seluruh dunia. Perbaikan massal ini dilakukan untuk masalah peranti lunak yang memungkinkan kantung udara mengembang meski kendaraan tak terlibat dalam kecelakaan.

Software yang dimaksud memang didesain untuk mendeteksi kecelakaan yang membuat mobil terbalik. Dalam kasus mobil ini, hal ini terjadi saat mobil digunakan off-road dengan kemiringan ekstrem.

>>> Drama Lewis Hamilton vs Max Verstappen Memanas di F1 Inggris 2021

Kendaraan yang terlibat adalah 170.000 unit model 2014 dan 2015 di Amerika Serikat, sekitar 20.000 di Kanada, 4.000 di Meksiko, dan 36.000 sisanya di luar Benua Amerika. Bisa jadi mobil ini merupakan salah satu unit yang seharusnya terkena recall.

Tak hanya itu, di tahun 2019 Jeep kembali melakukan recall terhadap permasalahan yang sama. Yaitu airbag yang tidak mengembang saat mobil mengalami tumbukan.

Hal tersebut disebabkan oleh sensor Airbag yang tidak bekerja pada mobil tersebut. Total mobil yang mengalami recall mencapai 41.000 unit.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top