Pabrik Toyota di Thailand Stop Produksi, Stok Mobil di Indonesia Aman

26/07/2021

Pasar mobil

3 menit

PT Toyota Astra Motor telah mengkonfirmasi bahwa stok mobil Toyota All New Corolla Altis, Camry, C-HR, HiAce, dan Hilux yang diimpor dari Thailand masih aman.

PT Toyota Astra Motor (TAM) selaku agen pemegang merek Toyota di Indonesia mengklaim bahwa proses aktivitas impor mobil Toyota dari Thailand masih baik-baik saja. Sebelumnya dilaporkan bahwa pabrik Toyota di Thailand terhenti karena kurangnya suku cadang.

>>> Takut Dipakai Teroris, Toyota Larang Land Cruiser 300 Dijual Kembali

Gambar menunjukan Mobil Toyota

All New Corolla Altis salah satu model yang diimpor dari Thailand stoknya aman di Tanah Air

Stok Mobil Toyota di Tanah Air Aman

Penghentian produksi tersebut terjadi di tiga pabrik Toyota di Thailand yakni di Ban Pho, Samrong dan Gateway. Produsen mobil asal Jepang itu memperkirakan penghentian ini akan berlangsung hingga 28 Juli 2021.

"Sebagian besar produk Toyota di Indonesia adalah produk Completely Knock Down. Untuk  kondisi produksi di Thailand, kami sudah mendengar, tapi detailnya seperti apa, masih ditunggu kabar selanjutnya." kata Anton Jimmi Suwandy, Direktur Marketing PT TAM kepada Cintamobil.com saat dimintai konformasi ketersedian stok mobil Toyota yang diimpor dari Thailand. “Dan sudah dicek, stoknya cukup.” tutupnya.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), model Toyota yang diimpor dari Thailand yakni All New Corolla Altis, All New Camry, C-HR, HiAce, dan Hilux. Sedangkan untuk mobil lainnya yang diimpor dari Jepang  Toyota Voxy, Alphard, Vellfire dan Land Cruiser. 

>>> Tim Toyota Tunjuk Gideon Wakili Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2021

Gambar menunjukan Pabrik Toyota

Pabrik Toyota di Thailand memproduksi  760.000 unit mobil dalam setahun

Penghentian Ini Bukan yang Pertama

Penghentian operasi produksi Ini merupakan kali kedua produksi Toyota di Thailand terganggu akibat kurangnya suku cadang akibat pandemi Covid-19. Pabrik-pabrik tutup selama gelombang pertama Thailand pada Maret 2020.

Gelombang Covid ketiga Thailand meningkat pada bulan Juli tahun ini karena masuknya varian delta, yang melanda India terlebih dahulu dan sekarang membanjiri Asia Tenggara. Pemerintah Thailand terpaksa melakukan lockdown bisnis di provinsi yang terkena dampak untuk mengatasi situasi tersebut. Pabrik-pabrik Toyota termasuk dalam area tersebut, tetapi produksi mobil tidak termasuk dalam kegiatan yang dilarang.

Kapasitas produksi tahunan pabrik Toyota di Thailand sendiri mencapai 760.000 unit setahun. Tetapi pada tahun 2020 hanya berhasil memproduksi 440.000 mobil. Thailand sendiri merupakan pusat produksi luar negeri terbesar ketiga untuk Toyota, setelah China dan AS.

Sedan Corolla dan truk pikap Hilux merupakan model utama yang diproduksi di negara dengan ekonomi terbesar kedua di Asia Tenggara itu. Setengah dari kendaraan yang dibuat dijual secara lokal dan sisanya diekspor secara global.

>>> Merawat dan Menjaga Kebersihan Mobil dari Rumah

Sejak kuliah, Rahmat telah bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sarjana Sastra Indonesia ini mulai menjadi jurnalis sejak 2013 dan terjun di media otomotif setahun kemudian. Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top