70% Kecelakaan di Tol Cipali Adalah Tabrak Belakang

14/09/2020

Pasar mobil

3 menit

Share this post:
70% Kecelakaan di Tol Cipali Adalah Tabrak Belakang
LSM melaporkan kasus tabrak belakang mendominasi angka kecelakaan di Tol Cipali sepanjang 2019 hingga 70 persen dan rata-rata melibatkan kendaraan besar.

Jalan tol yang dikenal sebagai jalan bebas hambatan yang sangat aman ternyata tak benar-benar aman. Kecelakaan kerap terjadi bahkan dalam jumlah yang tidak sedikit. Seperti di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), angka kecelakaan yang terjadi mencapai ribuan.

Yang terbaru, kecelakaan beruntun melibatkan 3 kendaraan terjadi di KM 84+800 pada Jum'at (11/9/2020). Bus Sahabat bernopol E 7581 KC dari arah Cirebon menuju Jakarta menabrak Toyota Avanza bernopol E 1397 MP. Bus terbuang ke kiri menabrak truk tronton E 9397 AE yang sedang berhenti di bahu jalan karena darurat. Akibatnya, bus hancur dan Toyota Avanza rusak berat. 2 orang dinyatakan meninggal dan lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Foto menunjukkan Bus Sahabat terlibat kecelakaan beruntun di Tol Cipali

Bukan satu dua kali kecelakaan beruntun terjadi di Tol Cipali

Kecelakaan di Tol Cipali

Dituturkan Direktur Operasional PT Lintas Marga Sedaya (LMS) selaku operator Tol Cipali, Agung Prasetyo, sepanjang 2019 jumlah kecelakaan di jalan Tol Cipali mencapai 1270 peristiwa. Dari jumlah tersebut 70 persennya adalah kecelakaan tabrak belakang dan rata-rata melibatkan kendaraan besar seperti truk dan tronton.

"Dari data itu rata-rata didominasi tabrak belakang," tutur Agung Prasetyo kepada wartawan di GT Palimanan Tol Cipali, Kabupaten Cirebon, Sabtu (12/9/2020).

"Rata-rata kecelakaan tabrak belakang ini disebabkan perbedaan kecepatan kendaraan besar dan golongan satu," terangnya.

>>> Pertama Kali Berkendara di Jalan Tol? Lakukan Tiga Hal Ini

Foto menunjukkan Toyota Avanza terlibat kecelakaan beruntun di Tol Cipali

Kecelakaan di Tol Cipali didominasi tabrak belakang

Langkah antisipasi

Untuk meminimalisir kasus tabrak belakang LSM mengeluarkan sejumlah himbauan kepada perusahaan pemilik, atau awak kendaraan besar untuk memasang stiker khusus yang bisa memantulkan cahaya saat tersorot sinar kendaraan di belakang. Tujuannya agar kendaraan lebih terlihat sejak dari kejauhan.

Himbauan lainnya disarankan kepada pengendara untuk waspada, selalu berhati-hati, dan mentaati aturan berkendara di jalan tol. Salah satunya tidak melebihi kecepatan maksimal 80 km per jam atau 100 km per jam.

"Mohon dipatuhi batas kecepatan minimal 80 km per jam serta maksimal 100 km per jam saat melintasi Tol Cipali," saran Agung.

Disarankan juga untuk singgah di rest area bila durasi berkendara sudah mencapai 4 jam, atau jika muncul tanda-tanda mengantuk dan kelelahan. Selain untuk beristirahat mengembalikan kebugaran, pengendara bisa memenuhi hajat yang dibutuhkan, seperti makan, ibadah, mengisi BBM, mengisi saldo uang elektronik, belanja oleh-oleh, hingga ke toilet.

"Saat merasa lelah juga disarankan segera beristirahat di rest area, jangan dipaksakan terus mengemudi untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan," tambahnya.

>>> Tol Probowangi Bakal Mengalahkan Tol Cipali, Dalam Hal Apa?

Foto Jalan Tol Cipali tampak dari udara

Jalan Tol Cipali, tol penting di jalur Trans Jawa

Sebagai informasi, Tol Cipali adalah ruas tol terpanjang di jalur Tol Trans Jawa saat ini. Panjangnya mencapai 116 km membentang dari Purwakarta hingga Cirebon. Tol ini juga melewati 3 kota besar yang lain, yaitu Subang, Majalengka, dan Indramayu.

Terkait kecelakaan di Tol Cipali, ada catatan hitam di masa lalu yang menjadi pusat perhatian. Dalam waktu 10 hari usai diresmikan Presiden Joko Widodo tanggal 13 Juni 2015 di jalan tol ini terjadi 30 kali kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa dan luka.

>>> Temukan informasi mobil menarik lainnya hanya di Cintamobil.com

Share this post:
Fatchur Sag
Penulis
Fatchur Sag
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

Berita lain

Sebanyak 1.900 Kendaraan Truk ‘ODOL’ Ditertibkan di Tol Cipali

31/08/2020

Pasar mobil

3 menit

Operasi Over Dimension dan Overload (ODOL) yang dilaksanakan secara periodek setiap 3 bulan sekali sejak 2016 berhasil tertibkan 1.900 kendaraan truk ODOL.

Lihat juga

Tol Probowangi Bakal Mengalahkan Tol Cipali, Dalam Hal Apa?

24/07/2020

Pasar mobil

3 menit

Jalan Tol Probowangi (Probolinggo-Banyuwangi) Jawa Timur bakal mencatatkan rekor dan mengalahkan Tol Cipali (Cikopo-Palimanan). Kapan dan dalam hal apa?

Lihat juga

Tarif Baru Tol Cipali, Kendaraan Golongan V Turun Rp 84 Ribu

04/01/2020

Pasar mobil

3 menit

Kabar baik buat pengemudi truk berat karena tarif baru Tol Cipali untuk kendaraan golongan V turun Rp 84 ribu dari sebelumnya Rp 306 ribu menjadi Rp 222 ribu.

Lihat juga

Tarif Tol Cipali Naik Mulai 3 Januari 2020, Ini Besarannya!

30/12/2019

Pasar mobil

3 menit

Bakal ada penyesuaian tarif Tol Cipali mulai tanggal 3 Januari 2020, dari sebelumnya 5 tarif untuk 5 golongan kendaraan menjadi 3 tarif untuk 5 golongan.

Lihat juga

Tak Ingin Tragedi Tol Cipali Terulang, Kemenhub Wacanakan Sekat Untuk Sopir

19/06/2019

Pasar mobil

2 menit

Kejadian yang bermula dari upaya ngotot seorang penumpang mengambil alih kemudi berujung pada tabrakan beruntun yang menewaskan 12 orang serta belasan orang lainnya terluka. Kemenhub pun mewacanakan ruang khusus atau sekat untuk sopir.

Lihat juga