7 Produsen Mobil Listrik Ini Muncul Karena Terinspirasi Tesla

06/03/2020

Pasar mobil

4 menit

Share this post:
7 Produsen Mobil Listrik Ini Muncul Karena Terinspirasi Tesla
Banyak produsen mobil listrik baru bermunculan saat tahu Tesla begitu sukses menjual mobil listrik. Tapi, bisakah mereka menemukan kesuksesan seperti Tesla?

Mungkin belum banyak yang tahu kalau Tesla bukanlah merek mobil listrik pertama di dunia. Meski begitu, Tesla tampak sukses mempopulerkan mobil listriknya. Hal itu bisa dilihat dari sisi penjualan Tesla di beberapa negara. Itu pula salah satu yang menginspirasi lahirnya banyak produsen mobil listrik baru dengan menawarkan beragam model.

Untuk diketahui, Tesla lahir tahun 2003, namun booming merek ini baru nampak dengan lahirnya Tesla Model 3 tahun 2017. Mobil ini jauh melampaui prediksi banyak orang. Insideevs.com, (4/1/2020) melaporkan Tesla Model 3 berhasil menorehkan hasil fantastis di 2019 dengan terjual lebih dari 300 ribu unit. Jauh lebih besar dari penjualan tahun 2018 yang hanya sebanyak 146.055 unit.

Foto menunjukkan Tesla Model 3 tampak dari samping depan

Tesla Model 3, mobil listrik paling laris di dunia

Satu-satunya kompetitor yang paling mendekati adalah mobil listrik asal China, BAIC EU-Series. Mobil ini terjual sebanyak 111.000+ unit. Sedangkan Nissan LEAF, mobil listrik pertama yang mampu menembus penjualan 400 ribu unit hanya menorehkan penjualan sebanyak 69.800+ unit.

>>> Tesla Model Y Diklaim Sebagai Crossover Listrik Paling Efisien Saat ini

Kesuksesan Yang Tidak Mudah

Kesuksesan Tesla sebagai produsen mobil listrik membuat banyak perusahaan kepincut. Dan tak sekadar bermimpi, mereka melakukan upaya serius dengan mengembangkan mobil listrik terbaik yang mereka bisa. Di sisi yang lain, pabrikan mobil konvensional juga mulai berpikir keras untuk mengikuti jejak Tesla, mengingat pasar mobil konvensional kini mengalami ketidakpastian.

Kemudian dari sisi pengembangan, mobil listrik dianggap lebih simpel, mudah dirancang dan mudah diaktualkan menjadi produk dikarenakan memiliki lebih sedikit bagian yang bergerak dibanding mobil berbahan bakar fosil.

Meski demikian, namanya bikin mobil tetaplah sesuatu yang rumit, sebagaimana diakui oleh Dyson. Perusahaan asal Chicago, Illionis, Amerika Serikat yang terkenal dengan produk vacuum cleaner dan hair dryer itu pernah mencoba terjun ke industri otomotif mengembangkan mobil listrik. Namun, pada akhirnya Dyson harus menyerah dan menutup proyek yang diimpikannya itu pada Oktober 2019.

"Kami tidak bisa membuatnya layak secara komersial," tulis Dyson di laman resminya.

Foto menunjukkan rancangan mobil listrik Dyson

Dyson menyerah sebelum rencananya terwujud

Dyson telah berupaya menjadi start-up mobil listrik sebagaimana Tesla dulu, meski akhirnya memutuskan menyerah karena merasa tidak mampu. Namun tidak dengan yang lain. Beberapa produsen mobil listrik baru mencoba hadir dan eksis karena merasa memiliki keunggulan baik dari sisi desain, teknologi maupun dukungan finansial yang tebal dan regulasi dari pemerintah.

>>> Review Tesla Cybertruck 2020: Truk Revolusioner Tesla Bergaya Cyberpunk!

Produsen Mobil Listrik Penantang Tesla

New York Times merilis beberapa pendatang baru yang dikembangkan karena terinspirasi Tesla sekaligus berpotensi menjadi penantang kuat Tesla.

  • Byton

Foto mobil listrik Byton K-Byte saat mejeng di Pebble Beach Concours d'Elegance 2018

Diproduksi di China, Byton K-Byte dan M-Byte bakal diekspor ke Amerika dan Eropa

Byton mengembangkan dua model mobil listrik dari markasnya di Kota Nanjing China, yaitu sedan K-Byte sedan dan compact SUV M-Byte. Rencananya, produksi mobil ini bakal dimulai tahun depan untuk diekspor ke Amerika Serikat dan Eropa pada akhir 2021. Meski bukan proyek milik negara, Byton mendapatkan dukungan penuh dari negara baik dari sisi pendanaan maupun regulasi.

"Pemerintah melihat kendaraan listrik sebagai peluang untuk bermain di tingkat global," kata Daniel Kirchert, pendiri Byton yang juga mantan eksekutif BMW.

>>> Perkenalkan Lawan Baru TESLA Motors Dari China: BYTON M-Byte Yang Siap Dijual 2020

  • NIO

Foto keren NIO EP9 dari arah samping depan

Produsen mobil listrik NIO masih menyimpan banyak model yang belum diluncurkan

Tidak seperti Byton yang modelnya masih portofolio, NIO benar-benar sudah memproduksi mobil listrik dan menjualnya ke pasaran, yaitu EP9, ES6 EV, dan ES8 EV. NIO juga tengah mempersiapkan banyak model baru yang semuanya berupa mobil listrik. NIO mendapat dukungan kuat dalam hal finansial mengingat perusahaan ini didirikan oleh miliarder William Li tahun 2014. Nama NIO makin dikenal setelah di tahun 2018 NIO terdaftar di Bursa Efek New York.

Punya model keren dan finansial kuat, NIO masih diragukan untuk bisa mengikuti jejak kesuksesan Tesla. Dilaporkan NIO belum mendapat keuntungan sedikitpun dari hasil produksi dan penjualan mobil. Yang ada malah NIO mengalami kerugian hingga $353 juta pada kuartal ketiga 2019 atau setara Rp5 triliun.

  • Piëch

Foto mobil listrik Piëch GT Mark Zero di GMS 2019 tampak dari samping depan

Tampilan Piëch GT Mark Zero di Geneva International Motor Show 2019

Adalah Anton Piëch, putra dari mendiang Ferdinand Piëch, mantan CEO Volkswagen yang menyimpan dendam karena ayahnya disalah-salahkan atas terjadinya skandal emisi Volkswagen. Dia terdorong untuk menciptakan mobil listrik dengan mendirikan perusahaan Piëch Automotive bersama desainer Rea Stark Rajcic.

Model pertamanya yaitu GT Mark Zero (atau Mk0), sudah diperkenalkan di Geneva International Motor Show 2019 dan dijadwalkan bakal dijual mulai 2022. Mobil ini dilengkapi tiga motor listrik yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 600 Hp. Sedangkan baterainya mampu menempuh jarak 500 km dalam sekali pengisian penuh.

>>> Saat Ford Mustang Disulap Jadi Mobil Elektrik 900 HP

  • Faraday Future

Foto mobil listrik Faraday Future 91 (FF91) tampak dari samping depan

Faraday Future membekali FF91 dengan mesin motor yang mampu menghasilkan tenaga hingga 783 kW atau setara 1.050 hp

Perusahaan, yang berbasis di Los Angeles, berencana untuk mulai menjual mobil listrik mewah yang disebut FF91 pada akhir tahun 2020. Banderol harga yang ditawarkan lebih dari $ 100.000. Diakui oleh perusahaan kalau harga tersebut jauh di atas harga mobil Tesla. Dan itu disengaja karena FF91 ditujukan untuk konsumen kelas atas, sebagaimana disampaikan juru bicara perusahaan, John Schilling kepada New York Times.

  • Lucid

Foto mobil listrik Lucid Air tampak dari samping belakang

Lucid Air siap diluncurkan di akhir 2020

Dengan dukungan dana investasi sebesar $ 1 miliar dari publik Arab Saudi, produsen mobil listrik, Lucid membangun pabrik di Arizona Amerika Serikat. Model pertamanya yaitu Lucid Air bakal diluncurkan sebelum akhir tahun 2020. Mobil ini dirancang untuk mengeksploitasi ruang angkasa yang menjadi tersedia ketika tidak ada lagi kebutuhan untuk mesin dan transmisi pembakaran internal yang besar.

Obsesi Lucid untuk mengikuti jejak kesuksesan Tesla terlihat dengan menjabatkan Peter Rawlinson sebagai kepala eksekutif Lucid. Rawlinson adalah veteran Tesla yang menjabat sebagai Vice President of Vehicle Engineering and Chief Engineer Tesla Model S sejak 2009. Dia memutuskan keluar dari Tesla tahun 2013 dan bergabung dengan Lucid.

"Kami memiliki mobil yang sangat luas di bagian dalam dan relatif kompak di luar," tutur Peter Rawlinson.

>>> Intip Kecanggihan Hyundai Ioniq EV Berteknologi Fast Charging

  • Canoo

Foto menunjukkan mobil listrik Canoo

Konsumen tidak perlu mengeluarkan banyak uang untuk memiliki Canoo

Produsen mobil listrik asal Los Angeles, California ini punya cara unik untuk memikat konsumen. Canoo yang didirikan pada Desember 2017 akan menawarkan kepemilikan mobil listrik dengan cara berlangganan. Konsumen tidak perlu membayar mobil dengan harga penuh, tapi membayar dengan cara bulanan. Mirip sewa, tapi tidak ada batasan waktu. Cara ini untuk memastikan konsumen bisa menikmati mobil listrik dengan harga terjangkau dan tanpa khawatir terjadinya penurunan kualitas daya baterai.

Mobil pertama Canoo sudah diluncurkan pada 24 September 2019. Sedangkan untuk car membership di atas bakal dimulai pada 2021 secara bertahap.

Pelanggan akan membayar harga bulanan mirip dengan sewa, tetapi tanpa komitmen waktu tetap. Strategi ini membantu mengatasi salah satu hambatan untuk menjual mobil listrik: harga, yang biasanya lebih tinggi daripada kendaraan bensin yang sebanding.

  • Rivian

Foto pick up listrik RIVIAN R1T tampak dari samping depan

RIVIAN didukung banyak perusahaan besar

Besarnya dukungan di belakang Rivian membuat produsen mobil listrik asal Michigan ini dianggap sebagai salah satu penantang Tesla paling kuat. Rivian didukung perusahaan dagang paling terkenal di Jepang, Sumitomo Corporation. Pada Februari 2019 Amazon gelontorkan $700 juta untuk mendukung Rivian. Lalu pada April 2019 Ford mengeluarkan investasi sebanyak $500 juta juga untuk alasan yang sama. Di bulan September 2019 Rivian dapat tambahan lagi dana pengembangan dari Cox Automotive sebesar $350 juta.

Rivian memberi kemudahan kepada konsumen. Cukup dengan deposit $1.000 konsumen langsung masuk dalam daftar penerima memiliki mobil listrik buatannya baik yang pick up maupun SUV. Rencananya produksi mobil listrik Rivian bakal dimulai sebelum akhir 2020 di pabrik di kota Normal, Illinois.

>>> So, Anda juga tertarik dengan Tesla Model 3, baca reviewnya di sini!

>>> Update berita otomotif terkini di Cintamobil.com

Share this post:
Fatchur Sag
Penulis
Fatchur Sag
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

Berita lain

Mobil Listrik Terendam Banjir? Anda Tak Perlu Khawatir

27/02/2020

Pengemudian

3 menit

Musim banjir bikin mobil listrik terendam banjir? Jangan khawatir, tiga hal teknis ini yang bikin mobil listrik lebih aman terobos banjir dari mobil 'biasa'

Lihat juga

48 Tahun Lalu, VW Perkenalkan Mobil Listrik Pertama Mereka

21/02/2020

Pasar mobil

3 menit

Pada dekade ’70-an, VW sempat hadirkan mobil listrik sebagai bentuk pengembangan teknologi listrik, yang akan menjadi cikal bakal pengembangan VW ID. Series

Lihat juga

Mobil Listrik Baru BMW Indonesia Akan Meluncur Sebelum Juni Mendatang

17/02/2020

Mobil baru

3 menit

Langkah BMW Indonesia untuk hadirkan mobil listrik baru sebelum Formula E dihelat Juni mendatang di Monas, Jakarta, diyakini sebagai langkah yang tepat.

Lihat juga

Kendaraan Dinas Kemenhub akan Beralih ke Mobil Listrik

17/02/2020

Pasar mobil

5 menit

Kendaraan dinas Kemenhub akan beralih menggunakan mobil listrik. Sudah sekitar 100 unit mobil listrik yang dipesan oleh Menteri Perhubungan. Namun tipenya apa belum dibocorkan

Lihat juga

Tesla Model Y Diklaim Sebagai Crossover Listrik Paling Efisien Saat ini

31/01/2020

Mobil baru

4 menit

Meski belum resmi diluncurkan, popularitas Tesla Model Y terus meningkat sebagai crossover listrik terbaru dari kubu Elon Musk paling affordable dan efisien

Lihat juga