5 Pemilik Mobil Pertama di Indonesia

28/08/2017

Pasar mobil
5 Pemilik Mobil Pertama di Indonesia
Bukan negara pertama yang memproduksi mobil, tapi Indonesia merupakan kampung halaman seorang yang memiliki mobil pertama di dunia telah menjadi pemilik mobil pertama di dunia yaitumobil Benz Phaeton. Jadi siapa pemilik Benz Phaeton tersebut serta siapa saja pemilik mobil selanjutnya? Artikel berikut akan memberikan beberapa infomasi tentang 5 pemilik mobil pertama di Hinda Belanda.

1. Sunan Pakubuwono X di Surakarta pada tahun 1894

Pemilik mobil pertama di Hindia Belanda bernama Sunan Pakubuwono X yang tinggal di Surakarta (atau Solo). Pada tahun 1894, dia telah membeli Benz Phaeton, sebuah mobil yang diproduksi oleh Cark Benz.

Gambar Mobil merk Benz milik Sunan Solo di  surat kabar

Mobil pertama di Indonesia

Mobil tersebut menggunakan mesin 2 liter, 1 silinder dengan tenaga mencapai 5 daya kuda. Desainnya bermirip dengan andong yang sanggup mengangkut 8 orang. Mobil ini dirancang dengan 4 roda kayunya yang memakai ban mati, lantai, bodi terbuat dari kayu, sedangkan tiang-tiang, rangka atap terbuat dari besi dan semuanya ditutupi terpal. Pada zaman tersebut, Benz Phaeton adalah kendaraan paling canggih.

2. Prof. Dr. W. Schrüffner di Medan pada tahun 1902

Prof Dr W Schrüffner dari Medan merupakan orang kedua yang tercatat sebagai pemilik mobil di Hindia Belanda. Mobil tersebut bermerek Benz yang secara resmi hadir di Pulau Sumatera pada tahun 1902. Benz ini bermesin dua silinder, berpendingin air, bertenaga 5 hp. Lampu depannya menggunakan sepasang lentera.

mobil merek Benz warnanya kuning

Mobil merk Benz pada tahun 1902

Pada tahun 1910, Prof Dr W Schrüffner, yang kemudian menjadi Kepala Deli Automobile Club, pula membeli mobil Benz yang lain bernama Benz Persival.

3. Raden Mas Arjo Tjondro di Brebes pada tahun 1904

Orang ketiga yang memiliki mobil di Hindia Belanda yaitu Bupati Brebes, Raden Mas Arjo Tjondro dari Pekalongan. Pada tahun 1904, dia membeli sebuah Orient Backboard lansiran.

model Orient Backboard lansiran warna merah

Orient Backboard lansiran pada tahun 1904

Mobil ini dilengkapi dengan persneling maju dan mundur. Tetapi ia hanya memiliki satu silinder dengan 8 hp dan berkekuatan delapan PK, dan menggunakan tenaga rantai untuk menggerakkan roda-rodanya.

4. Kanjeng Raden Sosrodiningrat di Surakarta pada tahun 1907

Berikutnya pada tahun 1907, seorang dari keluarga raja lain di Surakarta (Solo), Kanjeng Raden Sosrodiningrat menjadi pemilik mobil keempat di Hindi Belanda. Mobil ini bernama Britse Daimler, mobil pertama dari Daimler diluncurkan di Hindi Belanda.  Daimler tersebut memiliki 4 silinder dengan 45 hp yang ini hanya dimiliki oleh beberapa orang berkedudukan tinggi.

>>> Klik di sini untuk mengupdate berita pasar mobil terbaru!

5. Haji Muhammad Usman Syah di Maluku pada tahun 1913

Pemilik mobil berikutnya merupakan seorang dari keluarga kesultanan Ternate yang bernama Haji Muhammad Usman Syah. Sultan ingin memiliki dan mengendarai mobl sendiri, setelah merasakan nikmatnya duduk di kendaraan merk King Dick yang digerakkan oleh seorang Belanda dalam perjalanan keliling Maluku. 

Sultan begitu terkesan dan langsung memesan sebuah mobil yang disesuaikan dengan kondisi daerahnya. Tidak seperti King Dick yang beroda tiga, tetapi Sultan Ternate menginginkan kendaraan roda empat yang bisa dibawa kemana saja bila ia inginkan.

>>> Klik di sini untuk mengupdate berita mobil terbaru!

 
back to top