41 Unit Pertashop Berdiri di Jawa Barat, Isi BBM Makin Mudah

06/10/2020

Pasar mobil

3 menit

41 Unit Pertashop Berdiri di Jawa Barat, Isi BBM Makin Mudah
Sebanyak 41 unit Pertashop resmi berdiri dan beroperasi di Jawa Barat memudahkan warga dalam mendapatkan BBM kendaraan bermotor, bright gas, serta oli pelumas.

Gencar pendirian Pertashop merambah pedesaan di Jawa Barat. Pertamina secara bertahap terus menambah unit baru agar stasiun pengisian bahan bakar berskala mini tersebut semakin banyak. Dengan begitu pemasaran produk Pertamina bisa lebih maksimal, masyarakat di pedesaan pun semakin mudah mendapatkan BBM.

Hadir di Majalengka dan Bandung

Yang terbaru, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) III meresmikan unit Pertashop di Desa Jatitujuh, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, pada Kamis, (1/10/2020) dan unit baru di Desa Cipeujeuh, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, pada Jum’at (2/10/2020).

Peresmian Pertashop Jatitujuh Kabupaten Majalengka dihadiri oleh Sales Area Manager Retail Cirebon Perdana Juniarsyah, Camat Jatitujuh Ikin Asikin, serta Kepala Desa Jatitujuh Kaca. Sementara di Cipeujeuh, Pacet, Kabupaten Bandung diresmikan oleh Pjs Sales Area Manager Retail Bandung Aris Irmi dan Camat Pacet Agus Rizal.

>>> Cari mobil di Kabupaten Bandung, Cek di sini!

Foto menunjukkan Pertashop di Desa Jatitujuh Kecamatan Jatitujuh Kabupaten Majelangka

Pertamina terus menambah unitnya di daerah

Kedua unit Pertashop baru di atas, masing-masing berkapasitas 3000 liter Pertamax RON 92 per hari. Di Jatitujuh dikirim langsung melalui mobil tangki dari Integrated Terminal Balongan. Sedangkan di Cipeujeuh, Bandung dikirim menggunakan mobil tangki dari Fuel Terminal Bandung Group.

Unit Manager Communication, Relations & CSR MOR III Eko Kristiawan menuturkan kehadiran Pertashop bakal memberi manfaat besar bagi warga di pedesaan, utamanya yang jauh dari lokasi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Mereka bisa lebih mudah mendapatkan bahan bakar dan harganya sama dengan harga di SPBU.

“Pertamina terus bergerak memperluas pembangunan Pertashop untuk mencukupi kebutuhan energi hingga pelosok desa. Terutama masyarakat yang tinggal jauh dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU),” tutur Eko seperti dirilis Pertamina, (6/10/2020).

“Pertashop hadir sebagai lembaga penyalur resmi untuk melayani kebutuhan konsumen akan produk berkualitas Pertamina. Di Pertashop, masyarakat akan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) dengan harga, kualitas, dan takaran yang sama seperti di SPBU,” jelasnya.

41 Unit Berdiri di Jawa Barat

Foto menunjukkan Pertashop di Desa Cipeujeuh Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung Jawa Barat

Mudahkan warga mendapatkan BBM

Dengan bertambahnya 2 unit Pertashop di atas, Jawa Barat kini memiliki 41 unit Pertashop. Rinciannya, 8 unit di wilayah Bandung Raya dan Priangan Timur, 11 unit di wilayah Purwasuka (Purwakarta, Subang, dan Karawang) serta Kabupaten Bekasi, 10 unit di wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan), dan 12 unit di wilayah Sukabumi dan Cianjur.

Terkait pelayanan di masa pandemi ini, Pertamina memberikan instruksi agar operator Pertashop memperhatikan protokol kesehatan, seperti memakai masker dan face shield, menyediakan hand sanitizer, serta menyediakan layanan non tunai menggunakan aplikasi MyPertamina.

“Pertamina juga turut memperhatikan protokol kesehatan di Pertashop. Operator menggunakan masker dan face shield, disediakan juga hand sanitizer, serta fasilitas transaksi nontunai melalui aplikasi MyPertamina,” tuturnya.

>>> Tambah 6 Outlet Baru, Bekasi dan Purwasuka Punya 11 Pertashop

Gambar menunjukkan grafis Pertamina Pertashop Ds. Jatitujuh Kec, Jatitujuh Kab. Majalengka

Pertashop, program pemerataan energi hingga pelosok negeri

>>> Berita otomotif terbaru dan terlengkap ada di Cintamobil.com

Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top