100 Negara Bakal Cicipi Mobil Toyota Buatan Indonesia

13/03/2021

Pasar mobil

3 menit

100 negara bakal cicipi mobil Toyota buatan Indonesia. Hal itu dimungkinkan usai Toyota menyampaikan komitmennya untuk menambah 20 negara tujuan ekspor.

Ekspor mobil buatan Indonesia makin banyak diterima oleh negara lain. Hal itu dibuktikan dengan adanya penambahan negara tujuan ekspor yang bakal disasar oleh para pabrikan.

Toyota misalnya yang bakal menambah 20 negara tujuan ekspor hingga tahun 2024. Ini artinya, akan makin banyak mobil Toyota buatan Indonesia dicicipi negara lain. Toyota memang diketahui sudah mengekspor mobil buatan Indonesia ke mancanegara.

Mobil Toyota Bakal Diekspor ke 100 Negara

Toyota Fortuner

Toyota Fortuner diekspor ke mancanegara

Mengacu pada data distribusi ekspor Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), ekspor mobil Toyota dilakukan oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia dan juga PT Astra Daihatsu Motor. 

"Toyota memberikan komitmen untuk memperluas pasar ekspor dari 80 negara akan dikembangkan jadi 100 negara pada tahun 2024," jelas Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam konferensi pers saat melakukan lawatan ke Jepang baru-baru ini. 

Sekadar informasi, saat ini ada beragam jenis mobil Toyota yang diekspor dari Indonesia. Model-modelnya antara lain Fortuner, Innova, Yaris, dan Sienta. Sedangkan untuk model yang diproduksi oleh Daihatsu untuk diekspor yakni Avanza, Rush, Town Ace, Lite Ace, dan juga Wigo. Belum diketahui apakah perluasan negara tujuan itu diikuti oleh model baru untuk pasar ekspor. 

Perluasan negara ekspor ini salah satunya menyasar Australia. Peluang Indonesia untuk mengekspor mobil ke Australia memang cukup terbuka. Terlebih dengan adanya perjanjian bilateral antara Indonesia dan Australia yang menurut Agus harus dioptimalkan. 

>>> Ini Konsep X Prologue, Mobil Listrik Massal Pertama dari Toyota

Juga Kembangkan Mobil Hybrid

Selain memperluas pasar ekspor, Toyota juga bakal melanjutkan komitmen investasinya yang sudah diteken pada Desember lalu. Seperti diketahui, Toyota siap menggelontorkan USD 2 miliar dalam lima tahun ke depan. 

"Komitmen Toyota tidak ada perubahan karena perushaan yang terus menerus kami lakukan hubungan, secara sejarah salah satu paling lama di Indonesia dan investasi yg terbesar. Komitmennya tidak berubah mereka akan tetap memproduksi hybrid dengan komitmen investasi USD 2 miliar sampai tahun 2024 sekitar Rp 28 triliun dengan kapasitas 250.000 unit per tahun dengan kapasitas 411.000 mesin per tahun," ungkap Agus. 

Sayang, Toyota belum merinci model apa saja yang bakal diubah untuk mengusung mesin hybrid. Mobil hybrid dinilai lebih cocok untuk dijual di Indonesia saat ini mengingat infrastruktur yang belum sepenuhnya memadai.

Foto mesin 2ZX-FXE Toyota Corolla Cross Hybrid AT 2020

Mobil Toyota bermesin hybrid mulai diproduksi tahun 2022

Sebelumnya Direktur Administrasi, Korporasi, dan Hubungan Eksternal PT TMMIN Bob Azam hanya menjelaskan bahwa Toyota memiliki dua opsi dalam menghadirkan kendaraan hybrid di Indonesia. Pertama adalah melahirkan model yang benar-benar baru. Kemungkinan kedua adalah membuat mobil hybrid dari model yang sudah dijual saat ini. 

"Toyota eksplisit kami minta ada timeline tapi belum berikan detailnya kapan tapi menyanggupi kira-kira Mei ada timelinenya itu disanggupi CEO Asia-nya termasuk juga menyampaikan pertimbangan dan kajian ekspor ke Australia tapi komitmennya untuk produksi hybdrid di Indonesia sejak dulu," tambah Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Dubes LBBP) RI Jepang, Heri Akhmadi.

>>> Toyota Recall Avanza di Malaysia karena Masalah Pompa Bensin

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor. Roles Sebagai Editor di Cintamobil.com, Dina berperan menulis sekaligus mengedit tulisan agar lebih enak untuk dibaca dan juga mengontrol pemberitaan yang lebih layak. Di samping itu, tetap memantau pergerakan berita di industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. Specialities Memantau pergerakan berita di industri otomotif sekaligus menulisnya dengan cepat Mengedit berita Experience - GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019 - IIMS 2017, 2018, 2019 - IMOS 2016, 2018 - Geneva International Motor Show 2017 - Tokyo Auto Salon 2019

 
back to top