Promo Menarik Dari [Mobil88 Tebet] Daniel Nugroho

Provinsi
  • 0 Sort
  • More

Kondisi

Berikut beberapa model dan harga mobil bekas Semarang. Anda bisa menjadikannya sebagai referensi jika ada rencana untuk membeli.

Mobil bekas Semarang dibawah 100 juta

: Rp 99.000.000

: Rp 98.000.000

  • Daihatsu Xenia 1.0 2014

: Rp 95.000.000

  • Datsun Go+ 2018

: Rp 95.000.000

  • KIA Picanto 2013

: Rp 97.500.000

  • Toyota Kijang Innova 2.0 E 2005

: Rp 92.000.000

  • Suzuki Karimun Wagon R 1.0 GL 2017

: Rp 90.000.000

  • Toyota Agya 1.0 G 2014

: Rp 89.000.000

  • Honda Stream 1.7 2004

: Rp 87.000.000

  • Honda City 2004

: Rp 85.000.000

  • Suzuki SX4 1.5 Crossover 2008

: Rp 81.000.000

  • Nissan Terrano 2002

: Rp 80.000.000

  • Mitsubishi Kuda 2003

: Rp 78.000.000

Mobil bekas Semarang dibawah 70 juta

  • Toyota Vios Limo 2007

: Rp 70.000.000

  • Nissan X-Trail 2004

: Rp 69.500.000

  • Daihatsu Xenia 1.0 Li 2004

: Rp 69.000.000

  • Toyota Starlet 1997

: Rp 66.000.000

  • Suzuki Mega Carry pick up 2013

: Rp 65.000.000

  • Isuzu Panther 1999

: Rp 65.000.000

  • Suzuki Karimun Wagon R 2014

: Rp 64.500.000

  • Toyota Kijang LGX 2003

: Rp 64.000.000

  • Hyundai i10 2010

: Rp 63.000.000

  • Mitsubishi Kuda 2002

: Rp 62.500.000

  • Honda Civic 1.7 Vti 2001

: Rp 62.000.000

  • Mitsubishi Colt T120SS 2010

: Rp 60.000.000

Mobil bekas Semarang 50 jutaan

  • Daihatsu Gran Max 1.3 box pick up 2012

: Rp 59.000.000

  • Hyundai Avega

: Rp 58.000.000

  • Honda Accord 2000

: Rp 57.000.000

  • Peugeot 307 1.6 Sporty XS 2002

: Rp 57.000.000

  • Suzuki Karimun 1.0 GX 2004

: Rp 55.000.000

  • Hyundai Trajet 2.0 GLS 2002

: Rp 55.000.000

  • Toyota Soluna 2000

: Rp 55.000.000

  • Honda City 2001

: Rp 55.000.000

  • Toyota Kijang Super 1995

: Rp 49.000.000

  • Suzuki Katana 1.0 GX 1996

: Rp 48.000.000

  • Isuzu Panther 1994

: Rp 47.000.000

  • Toyota Starlet 1993

: Rp 45.000.000

 Model dan harga mobil bekas Semarang di atas bisa jadi tidak sama dengan yang Anda temukan. Hal itu karena banyak faktor, seperti kondisi mobil, jarak tempuh, usia produksi, riwayat perawatan, hingga status pajak dan surat-surat kelengkapannya (STNK, BPKB).

back to top