Subaru, pabrikan yang sebentar lagi comeback di Indonesia memang sedang mempersiapkan SUV listrik pertamanya. Dikembangkan bersama Toyota dalam platform EV khusus yang disebut dengan e-Subaru Global Platform (e-SGP), mobil listrik Subaru Solterra ini akan masuk ke segmen SUV segmen C, atau memiliki dimensi sekitar 4.5 meter.
Versi produksi terungkap
Subaru kembali memperlihatkan teaser yang lebih jelas mengenai tampilan mobil listrik Solterra yang siap diluncurkan pada pertengahan 2022 untuk model tahun 2023. Subaru Solterra EV nantinya akan memiliki kembaran berlogo Toyota dengan nama bZ4X. Menggunakan platform yang sama namun dipasarkan dengan nama e-TNGA.

Desain dari versi produksi Subaru Solterra EV
>>> Solterra, Nama Mobil Listrik Subaru Bersama Toyota
Gambar terbaru yang diluncurkan Subaru memperlihatkan kesamaan dan perbedaan dari kedua model. Hanya saja Subaru memperlihatkan model yang kemungkinan besar digunakan untuk basis produksi. Sedangkan belum ada gambar terbaru mengenai versi produksi dari bZ4x.
Terlihat bahasa desain yang berbeda dari konsep Toyota, termasuk lampu DRL yang lebih menonjol dan membungkus lampu depan LED. Sedangkan grille depannya masih dirahasiakan, mengindikasikan desain yang berbeda dibandingkan model Toyota. Beralih ke bagian buritan, Solterra mendapatkan lampu belakang dengan desain berbentuk huruf C.
>>> Kakek 80 Tahun Ngebut Hingga 180 Km/Jam Naik Subaru Impreza Gen 1
Bagian dalam yang futuristik
Beralih ke dalam, bagian interior terlihat tak begitu jauh berbeda dibandingkan versi konsepnya. Di mana kluster instrument digital berada jauh di depan setir kendaraan. Konsol tengah yang dibuat tinggi bergaya floating serupa dengan versi bZ4x, lengkap dengan tuas persneling, sistem kontrol, dan ventilasi udara sentral yang ditempatkan di bawah layar sentuh yang berukuran lebar.

Interior Subaru Solterra EV dengan head unit berukuran besar
Selain itu, masih belum ada informasi lebih lanjut mengenai spesifikasi teknis yang ditawarkan. Tapi Subaru mengkonfirmasi bahwa Solterra akan mendapatkan sistem Symmetrical All-Wheel Drive, menghadirkan pengaturan motor listrik ganda yang menggerakkan as depan dan belakang. Namun output kendaraan, jenis baterai, dan daya jangkau masih menjadi misteri hingga saat ini.
Mobil listrik Subaru Solterra dipercaya akan meluncur untuk pasar Amerika tahun depan, termasuk untuk pasar Eropa yang menyusul setelahnya. Dengan kembalinya Subaru ke Indonesia, tak menutup kemungkinan pabrikan Jepang ini turut meramaikan era mobil listrik di Tanah Air setelah kemunculan Hyundai Ioniq dan Nissan Leaf.
>>> Dapatkan harga mobil terbaru dan promo terbaik tahun 2021 di sini