Sajian Revolusi pada Toyota Tundra 2022

21/09/2021

Mobil baru

3 menit

Share this post:
Toyota USA merilis Toyota Tundra 2022, pick-up truck generasi ke-tiga yang sarat dengan berbagai revolusi otomotif terbaru demi memikat konsumen Uncle Sam

Akhirnya yang ditunggu-tunggu sejak lama, Toyota Tundra 2022 hadir dalam event Baltimore Ravens/Kansas City Cheifs NFL. Pick-Up blasteran (peranakan) Amerika-Jepang generasi ketiga ini bukan sekadar muncul, juga membawa segudang inovasi yang inovatif. Jadi wajar kalau “the big three” dan merek  lainnya dalam segmen pasar pick-up di Amerika Serikat langsung terbangun. Secara keseluruhan, ada beberapa nilai jual unggulan Toyota Tundra 2022 yang secara resmi melakukan debut perdana dalam  Motor Bella, 21  September  2021. 

>>> Perbandingan Kelebihan dan Kekurangan Mobil Listrik, Plug-in Hybrid, dan Hibrida

Mesin V6 + Hybrid

gambar mesin v6

Mesin bensin V6 3,5 liter twin turbo serupa dengan yang dipakai Toyota Land Cruiser Seri 300

Mesin V8 berkapasitas besar menjadi ciri khas pick-up truck di Amerika Serikat. Makanya Toyota Tundra gen-1 dan gen-2  memakai mesin V8. Namun Tundra generasi ketiga berganti dari  mesin V8 menjadi  mesin V6 disertai pilihan hybrid. Jadi sejalan dengan tema besar “downsizing” dan “elektrifikasi” yang menjadi tema besar saat ini.  

Bicara soal performa, mesin V6 3,5 liter twin turbo menghasilkan 389 hp dan 650 Nm, mengalahkan mesin V8 5,7 liter 381 hp dan 544 Nm. Mesin V6 terbaru ini dilengkapi  water-cooled intercooler untuk mendinginkan pasokan udara menuju turbo dan kepala silindernya mempunyai two-layer water jacket demi memaksimalkan pendinginan mesin. Kombinasi semua hal tersebut menghasilkan kinerja istimewa.   

Selain Tunda bermesin konvensional, Toyota juga menyediakan Tundra hybrid dengan mesin V6 3,5 liter plus motor generator serta kopling yang ditempatkan di antara mesin dan transmisi otomatis 10-speed. Output versi hybrid mencapai  437 hp dan  790 Nm (pada 2.400 rpm). Toyota mengklaim sistem hybrid beraksi saat towing dan  bekerja senyap di perkotaan untuk menghemat bensin. Kita tunggu saja nanti  pengumuman EPA rating untuk Toyota Tundra.

Drive Mode 

gambar tundra

Tow/Haul mode bisa dipilih melalui tombol putar

Sebagai mobil niaga, Toyota Tundra dibekali  Tow mode dan Haul mode yang “memaksa” sistem hybrid untuk beraksi kontinyu ketika menarik trailer besar atau RV. Terlebih  towing rate Tundra terbaru mencapai 5.400 kg dan daya angkut muatan 880 kg. Saat mode Tow/Haul + berfungsi, sistem hybrid bekerja 100% dan mematikan stop/start system. Lalu kamera monitor luar pun aktif.  Tidak lupa Sport mode dan Sport + mode untuk mengatur motor listrik agar throttle response semakin optimal.  

Pembaharuan Suspensi

gambar tundra

 Suspensi belakang per keong, lebih stabil tanpa mengorbankan kemampuan angkut barang  

Mengikuti langkah  Nissan Frontier dan Dodge RAM, Toyota Tundra 2022 kini berganti suspensi belakang dari per daun menjadi per keong. Tidak hanya mendongkrak pengendalian on-road dan  off-road, juga mengoptimalkan  performa di jalur lurus (straight-line performance). Kini shock absorber diposisikan di luar frame rail sehingga membantu pengendalian.  

gambar toyota tundra

Suspensi depan semakin mantap berkat dukungan Fox shocks

Toyota juga membenahi suspensi depan double-wishbone untuk meningkatkan stabilitas saat melaju kencang (high-speed driving and straight-line stability). Varian Tundra entry level dilengkapi twin-tube shock dengan triple-oil seal dan  extended dust cover untuk memaksimalkan usia pakainya.  Sedangkan varian TRD Off-Road dilengkapi  monotube Bilstein shock. Lalu varian TRD Pros dibekali  2,5 inci -inch diameter shock FOX internal bypass dengan garis tengah  63,5 mm  dan  28 mm front lift. 

Masih soal suspensi, konsumen juga bisa memilih fitur opsional berupa self-leveling air suspension untuk suspensi belakang dan Toyota adaptive suspension. Dengan demikian peredaman suspensi selalu berubah sesuai kondisi operasional. Enaknya lagi tersedia perangkat pengatur suspensi secara manual untuk meningkatkan pengendalian, stabilitas dan kenyamanan.  

Kabin Modern 

gambar toyota tundra

Kabin sarat dengan sentuhan kekinian 

Toyota melengkapi Tundra generasi ke-tiga dengan  sistem multimedia terbaru yang mencakup layar sentuh baru (8 inci standar dan 14 inci versi upgrade/opsional) serta  sistem antarmuka baru. Toyota mengklaim sistem multimedia ini lebih kuat lima kali lipat lebih kuat dibanding sebelumnya  dan dilengkapi Wireless Apple CarPlay dan  Android Auto. Uniknya, pengaturan   volume masih memakai tombol. Soal konektivitas, Toyota Connected Services didukung hotspot  24/7 dan  4G Wi-Fi untuk 10 gawai.  

Toyota Tundra 2022 mulai dijual akhir tahun ini untuk pasar Amerika Serikat. Walau Toyota belum merilis harga resmi, sejumlah kalangan memprediksi harganya akan sedikit di atas banderol Tundra gen-2 (US$ 35.000 - US$ 53.000) 
>>> Inilah Sosok Asli Toyota Tundra 2022

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.

Sejak usia 3 tahun sering diajak ayah untuk membantu mengurus mobil dinas semisal membawakan alat kerja, minyak, fluida dan suku cadang. Akhirnya otomotif menjadi bagian hidup. 
Selepas kuliah dan sebelum wisuda, bergabung menjadi reporter tabloid Otomotif yang berada dalam naungan Kelompok Kompas Gramedia dengan bidang utama penulisan roda empat. Kemudian pindah ke Liputan6 dan mengisi berita untuk desk internasional. Lalu tahun 1998 bergabung dengan majalah Mobil Motor, majalah otomotif tertua di Indonesia (terbit sejak tahun 1970). 
Kemudian tahun 2003, pindah ke majalah Motor Trend (edisi Indonesia). Tahun 2009 kembali ke majalah Mobil Motor dan tahun 2014 mudik ke majalan Motor Trend. Pada tahun 2020 mengisi Otoblitz.net dan mulai tahun 2021 menulis untuk Cintamobil.com. 

Awards

  • 2003: Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Produk) 
  • 2007:  Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Teknologi)
 
back to top