Toyota 'SkyDrive' Akan Menjadi Mobil Terbang Terkecil di Dunia

23/05/2017

Mobil baru
Share this post:
Toyota 'SkyDrive' Akan Menjadi Mobil Terbang Terkecil di Dunia
Rencananya, Toyota 'SkyDrive' akan diluncurkan bersamaan dengan upacara Olimpiade Musim Panas Tokyo pada tahun 2020 serta untuk mendukung kompetisi olahraga yang besar itu.

Selama ini perusahaan yang memproduksi mobil terbang bukan datang dari kalangan produsen automotif konvensional, namun dari starup. Dan Perusahaan otomotif terbesar kedua di dunia yang asalnya dari Jepang yaitu Toyota seakan - akan tidak ingin tertinggal dalam persaingan teknologi mobil terbang.
Produsen mobil itu menunjukkan gambar desain mobil terbang pada masa depan yang namanya SkyDrive. Rencananya, kendaraan ini akan diluncurkan bersamaan dengan upacara Olimpiade Musim Panas Tokyo pada tahun 2020 serta untuk mendukung kompetisi olahraga yang besar itu.

Tentang soal ukuran, SkyDrive cukup mungil sehingga hanya bisa menampung satu orang. Dimana panjangnya 2,9 meter, lebar 1,3 meter, dan tinggi 1,1 meter. Dengan ukuran itu SkyDrive akan menjadi mobil terbang terkecil di dunia. Demikian dilansir dari Carscoops, Rabu (17/5/2017).

>>> Baca juga: Apakah itu pesawat? Itulah Mobil yang mampu terbang
 

Di samping itu, mobil terbang ini ada empat baling-baling di sudut-sudut kendaraan yang bekerja untuk menerbangkan mobil. Lalu, SkyDrive dilengkapi tiga roda, satu di depan dan dua di belakang.

Jepang Bakal Luncurkan Mobil Terbang terkecil Pertama di Dunia Untuk Meriahkan Olimpiade Tokyo 2020

Toyota 'SkyDrive' Akan Menjadi Mobil Terbang Terkecil di Dunia

>>> Klik di sini untuk mengupdate mobil baru!

Oleh karena sistem mesinnya cukup kecil, jadi SkyDrive dirancang untuk penggunaan di perkotaan. Saat digunakan terbang, ketinggiannya hanya 10 meter saja dari tanah. Ketinggian itu sudah cukup ideal untuk menghindari kemacetan di jalanan perkotaan. Ini berbeda dengan mobil terbang yang dikembangkan perusahaan lain seperti Airbus dan Uber yang bisa melayang ratusan meter dari tanah.

Uniknya, dengan memanfaatkan tenaga listrik sepenuhnya, SkyDrive dapat terbang dengan kecepatan 100 kilometer per jam, sementara di darat kecepatan maksimumnya mencapai 150 km/jam

Apalagi, Toyota berinvestasi hingga sekitar 40 juta Yen atau sekitar Rp. 4,6 miliar ke grup Cartivator (perusahaan pengembang mobil terbang) yang beroperasi di luar kota Toyota, Jepang. Dimana Toyota dan perusahaan tersebut sudah menyetujui untuk mendukung proyek ini, dengan harapan bisa membangun prototipe mobilnya pada tahun 2018.

"Kami terus berupaya untuk menghadirkan inovasi. Semoga saja kami bisa secepatnya menyelesaikan proyek ini dan konsumen kami dapat menikmati hasil ciptaan kami," ungkap Presiden Toyota, Akio Toyoda.

>>> Klik di sini untuk mengupdate berita mobil terbaru!

Share this post:
 
back to top