Toyota Prius PHEV Resmi Mengaspal di Tanah Air

18/03/2020

Mobil baru

3 menit

Toyota Prius PHEV Resmi Mengaspal di Tanah Air
Setelah menghadirkan jajaran lengkap kendaraan elektrifikasi Hybrid Electric Vehicle (HEV), PT Toyota Astra Motor akhirnya memperkenalkan Toyota Prius PHEV di pasar otomotif Indonesia.

Toyota bisa disebut sebagai salah satu pelopor dalam memperkenalkan mobil elektrifikasi di Indonesia. Pada 2009, PT Toyota Astra Motor (TAM) telah memperkenalkan Toyota Prius HEV di pasar mobil Nasional, dan kini Toyota memperkenalkan mobil elektrikasi terbarunya yaitu Toyota Prius PHEV untuk masyarakat Indonesia.

Toyota Prius PHEV mulai diperkenalkan di Indonesia

Toyota Prius PHEV mulai diperkenalkan di Indonesia

>>> Harga Toyota Prius PHEV diprediksi di bawah Rp 1 Milyar

Kehadiran Prius PHEV ini merupakan salah satu upaya TAM untuk mendukung program pemerintah dalam mengakselerasi kehadiran kendaraan elektrifikasi di Indonesia. Sebelumnya, Toyota telah memiliki jajaran produk elektrifikasi yaitu Toyota Prius HEV, Camry HEV, Alphard HEV, C-HR HEV dan Corolla Altis HEV dengan penjualan total yang telah melewati 2.600 unit. 

“Toyota akan terus memperluas pasar kendaraan elektrifikasi, baik melalui kehadiran produk baru maupun melalui program untuk semakin memopulerkan pasar mobil elektrifikasi di Indonesia. Selain memberi pilihan terbaik kepada konsumen, langkah ini adalah bagian dari komitmen Toyota dalam mendukung program pemerintah Indonesia,” kata Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto dalam siaran pers yang diterima cintamobil.com

Toyota Prius PHEV

Memiliki sosok yang nyaris serupa dengan Toyota Prius ‘normal’, Prius PHEV menampilkan sosok yang lebih futuristik, seakan memang ingin menyuguhkan kesan teknologi tinggi di balik tubuhnya. Mobil ini  pertama kali hadir tahun 2009 di ajang Frankfurt Motor Show, dan mulai dijual pada awal tahun 2012.

Prius PHEV dengan warna yang atraktif

Prius PHEV menjadi salah satu model terlaris di Amerika Serikat

>>> Toyota telah mengembangkan model kendaraan elektrifikasi generasi terbaru

Lima tahun kemudian, Toyota meluncurkan generasi kedua Prius PHEV yang mampu menempuh jarak lebih jauh hanya dengan suplai listrik dari baterainya. Bahkan dengan segala kemampuan yang dimilikinya, mobil ini mampu menunjukkan daya tahannya setelah sukses melintasi lintasan Reli Paris-Dakar sejauh 7.000 km, termasuk melintasi gurun pasir Sahara di Afrika pada bulan Maret 2018.

Sejak diluncurkan pada 2012 hingga Desember 2019, Prius PHEV telah mencatat penjualan total hingga 219.288 unit.  Sepanjang 2018 dan 2019 mobil ini bahkan berhasil meraih angka penjualan tertinggi di pasar Amerika Serikat sehingga menjadi market leader di segmennya. 

Spesifikasi Teknis

Di balik kap mesinnya, Prius PHEV mengusung mesin 2ZR-FXE berkapasitas 1,8 liter dengan tenaga puncak 98 PS dan torsi maksimal 142 NM.  Mesin ini dipadukan dengan motor listrik 1 NM/ISM dengan tenaga maksimal 53 kw (98 PS) dan dan torsi maksimum 142 Nm yang dalam mode full listrik atau BEV (Battery Electric Vehicle) mempunyai jarak tempuh hingga 68,2 km.

Pengisian ulang baterai Prius PHEV

Pengisian ulang baterai Prius PHEV membutuhkan waktu 2 jam 20 menit

>>> Klik di sini untuk tahu lebih detail Review dan Test Drive Prius PHEV

Prius PHEV menggunakan baterai jenis Lithium-Ion yang mempunyai tegangan 3.7 volt per cell. Baterai ini mempunyai 95 cell sehingga total dapat menghasilkan listrik 315.5 volt. Dengan kapasitas baterai sebesar 8.8 kW, untuk pengisian penuh dibutuhkan waktu 2 jam 20 menit dengan listrik 220 Volt 16A.

Kehadiran Prius PHEV di Indonesia diawali dengan kolaborasi bersama GoFleet sebagai perusahaan penyedia dan pengelola kendaraan untuk mitra driver transportasi online. “Kolaborasi ini diharapkan akan semakin memopulerkan kendaraan elektrifikasi sehingga semakin banyak masyarakat yang bisa merasakan pengalaman berkendara dengan kendaraan elektrifikasi,” ujar Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Anton Jimmi Suwandy.

>>> Berita otomotif terbaru yang menarik lainnya ada di sini

 

Penulis
Sarjana Teknik Sipil ini menjadi jurnalis otomotif sejak 2003. Ia sudah pernah melesat di atas single seater di sirkuit hingga off-road di padang salju bersuhu -15 derajat. Saat ini Ia bertugas sebagai Managing Editor Cintamobil.com sejak 2019.
 
back to top