Toyota GR Yaris Siap Masuk Indonesia, Intip Keistimewaannya

11/02/2021

Mobil baru

3 menit

Toyota GR Yaris dikabarkan sudah tersimpan di salah satu gudang rahasia milik Toyota Indonesia, sebelum benar-benar masuk mari intip dulu ragam fiturnya

PT Toyota Astra Motor (TAM) tak ingin santai di tahun 2021 ini. Meski tahun 2020 lalu geng Sunter ini secara agresif meluncurkan mobil barunya, tetapi agen pemegang merek Toyota di Indonesia ini juga masih memiliki senjata rahasia untuk tahun ini. Senjata rahasia tersebut adalah produk spesial dari Gazoo Racing, yakni Toyota GR Yaris. Bahkan, ada sumber yang menyebut bahwa hot hatchback ini telah tersimpan di salah satu gudang rahasia milik Toyota Indonesia.

Gambar Toyota GR Yaris

Beberapa unit GR Yaris dikabarkan telah mendarat di Indonesia

Toyota GR Yaris ini dibuat oleh divisi balap Toyota yakni Gazoo Racing dan bekerja sama dengan Tommi Makinen Racing (TMR). TMR yang juga bertanggung jawab penuh terhadap Toyota Yaris WRC ini dipercaya oleh Toyota Motor Corporation dan Gazoo Racing untuk mengembangkan Toyota Yaris terbuas di dunia ini. Jadi, cepat atau lambat, Toyota Yaris WRC yang telah berlaga sejak 2017 akan tergantikan oleh mobil berbasis GR Yaris ini.

Rekayasa Teknis Membuatnya Spesial

GR Yaris punya rekayasa teknis yang membutnya spesial, di sektor mesin, ia menggendong unit berkode G16E-GTS. Ini adalah mesin yang benar-benar baru dan dirancang khusus untuk Toyota GR Yaris. Tidak seperti mesin berperforma tinggi lainnya yang menggunakan konsep overbore (penampang diameter piston lebih besar dari langkah piston), para insinyur Toyota malah merancang mesin ini punya karakter overstroke seperti halnya mesin efisien yang modern.

Gambar mesin G16E-GTS Toyota

Mesin ini benar-benar baru dan dibuat untuk GR Yaris

Mesin ini berteknologi modern karena sudah punya teknologi D-4ST (Direct Injection 4-stroke Turbo). Mesin G16E-GTS ini punya dua injektor bahan bakar terpisah. Pertama untuk injeksi langsung dan satu lagi ke port intake, sistem D-4ST mampu mengatur injektor untuk menyemprotkan bahan bakar dengan tekanan tinggi ke kepala piston dan juga injektor port menyemprot ke intake secara bersamaan. Atau bisa salah satu saja, misal menyemprot ke atas kepala piston saja, itu semua tergantung dari putaran mesin serta suhu dan parameter lainnya.

Gambar piston Toyota GR Yaris

Tiga piston dengan diameter 87,6 mm siap gebuk kompresi tinggi

Mesin ini berkonfigurasi 3-silinder segaris dengan isi silinder bersih 1.618 cc dibantu dengan turbocharger. Power dan torsi yang dimuntahkan mesin ini mencapai 272 Ps atau sekitar 270,5 Hp pada putaran mesin 6.500 rpm dan torsi sebesar 370 Nm yang berada di rentang putaran mesin 3.000 hingga 4.600 rpm. Semua output tersebut disalurkan ke keempat roda melalui transmisi iMT manual 6-percepatan buatan Aisin.

Gambar mesin Toyota GR Yaris

VVT-iE yang diusung punya kelebihan bila dibanding VVT-i 'biasa'

Proses buka dan tutup katup variabelnya juga makin sempurna, berkat penggunaan teknologi VVT-iE. Kelebihan VVT-iE ini karena digerakkan menggunakan energi listrik, responnya jauh lebih cepat dan presisi. VVT-iE yang digerakkan listrik hanya butuh sepersekian detik sudah bisa aktif. Bandingkan dengan VVT-i hidrolik yang membutuhkan waktu lebih lama.

Gambar GR-FOUR Torsen GR Yaris

"GR-FOUR" Torsen ® membagi tenaga dengan pintar

Lantas untuk kepiawaiannya bermanuver, Toyota mengandalkan mode Sport 4WD system dengan nama "GR-FOUR" Torsen ®. GR-Four Torsen ini berupa LSD pada bagian depan dan belakang, ditambah dengan electronic control multi-plate clutch center differential yang dapat dikontrol melalui mode dial switch dari dalam kabin Toyota GR Yaris ini, ada tiga mode yang dapat dipilih yakni normal, sport, dan track.

>>> Setelah Thailand dan Malaysia, Toyota GR Yaris Mengaspal di Indonesia?

Fitur Safety Tak Kalah Lengkap

Toyota GR Yaris ini dilengkapi dengan segudang fitur keselamatan aktif dan pasif. ABS, EBD, BA jelas sudah jadi standar di mobil ini. Ada banyak sensor canggih yang memantau mobil untuk menjalankan fitur keselamatan kekinian di jajaran Toyota Safety Sense, yang meliputi Radar Cruise Control (RCC) yang berfungsi memantau kendaraan di depan, Lane Tracing Assist (LTA) yang bekerja sama dengan RCC memantau kendaraan di samping, juga ada Automatic high Beam (AHB) yang fungsinya mengontrol lampu depan agar tak menyilaukan pengendara lain.

Gambar Toyota Safety Sanse Toyota GR Yaris

GR Yaris juga dilengkapi dengan Toyota Safety Sense

Masih ada sistem Road Sign Assist (RSA) yang mengandalkan kamera samping kendaraan untuk memantau objek di arah berlawanan kendaraan dan memberikan peringatan bahkan mengintervensi pedal rem ketika objeknya berpotensi tertabrak. Yang paling oke adalah fitur keselamatan Secondary Collision Brake yang berguna untuk mengontrol pedal rem dan lampu rem belakang setelah ECU membaca Airbag telah mengembang dan terjadi kecelakaan. Fitur ini fungsinya untuk mencegah efek benturan kedua yang lebih parah (tabrakan beruntun).

>>> Ini pendapat kami mengenai Toyota Yaris terbaru yang ada di Indonesia

Sudah Bisa Dipesan Di Indonesia

"Sudah bisa inden, November ready, harga Rp 700 juta - 850 juta, limited hanya sekali buat. di Indonesia cuma 126 unit," papar narasumber kami yang enggan untuk terkenal ini. Bahkan ia juga menambahkan unit spesial ini bisa dipesan di jaringan dealer Toyota misal Auto 2000, dan yang lainnya. Memang, pemesanan masih spot order, sebab (kabarnya) belum seluruh unitnya sampai di Indonesia.

Gambar pilihan warna Toyota GR Yaris

Tak hanya kelir Platinum White Pearl MC, tapi GR Yaris juga ada dua pilihan warna ini

Hal ini pun tak ditampik oleh pihak Toyota Indonesia, "Secara resmi belum diluncurkan ya, belum bisa info detail dulu, nantilah," papar Anton Jimmi Suwandy, selaku Direktur Marketing PT TAM saat tim Cintamobil.com hubungi. Namun, pria ramah ini pernah bilang ke kami, jika memang pihaknya sedang mempelajari mobil ini untuk pasar Indonesia. Jadi, tunggu tanggal mainnya saja ya.

>>> Ingin beli Toyota Yaris bekas? Coba lihat deretan pilihannya di sini

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com

Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 dari jurusan Ekonomi Akuntansi. Namun, passion menulis dan ketertarikannya akan mobil membawanya melamar menjadi jurnalis otomotif.

Pada tahun 2014 ia sudah diterima bekerja di Motorplus Weekly - sebuah tabloid dwi mingguan yang mengulas tentang sepeda motor. Arfian bekerja di sana selama tiga tahun sebagai reporter.

Di tengah perjalanan karirnya, Motorplus Weekly memiliki satu anak usaha lagi yakni Otoplus weekly di Surabaya, Jawa Timur. Melihat potensi dan passion yang dimiliki Arfian, Alm Achmad ‘Feol’ Riswan - Editor in Chief Motorplus menugaskan Arfian untuk mengisi kolom otomotif roda empat. 

Arfian ditugaskan untuk test drive mobil di tabloid Otoplus tersebut mulai tahun 2016. Sampai saat ini sudah ratusan kendaraan baik berjenis truk, bus, hingga mobil sport yang Arfian coba. Kegemarannya menulis dengan detail, terstruktur dan teknis membuat ia memiliki pembaca setia dan dipercaya untuk menjadi test driver di tabloid tersebut.

Sejak tahun 2018 Arfian bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer dan menjadi Senior Content Writer setahun kemudian. Di tahun 2021 ia dipromosikan menjadi Editor, dan dengan kinerja yang baik di tahun 2021 ini pula ia dipromosikan kembali menjadi Managing Editor untuk website ini.

Education

2009 - 2014: Trisakti University, Bachelor Degree, Accounting

2006 - 2009: 54 Senior High School

2003 - 2006: 109 Junior High School

Experience

2014 - 2016 Motorplus & Otoplus, Kompas Gramedia

2018: Content Writer Cintamobil.com

2019: Senior Content Writer Cintamobil.com

2021: Managing Editor Cintamobil.com

Awards

2020 - 3rd Winner, Best Online Write Up Activity & Industry News, Warta Citra Adiwahana

2020 - 2nd Winner, Mitsubishi Journalist Writing Competition - Artikel Online Terbaik

2021 - 1st Winner, Best Online Product Review, Warta Citra Adiwahana

 
back to top