Teknologi E-Power Pada Nissan Note Membuatnya Mampu Berjalan 1.400 Km Dalam Sekali Pengisian Bahan Bakar

11/09/2019
Teknologi e-Power tak hanya membuat Nissan Note s-Power irit dan bertenaga, namun juga memberikan jangkauan jarak yang optimal tanpa perlu mampir ke charging station

Selain menghadirkan Nissan LEAF sebagai salah satu mobil listrik dengan penjualan tersukses di Jepang, Nissan Motor Indonesia (NMI) juga berencana membawa Nissan Note e-Power, yang merupakan mobil hybrid berteknologi canggih dan unik ke Indonesia tahun depan. Kenapa kami bilang unik? Karena teknologi hybrid, e-Power yang ditawarkan oleh Nissan memiliki cara kerja yang berbeda dari teknologi hybrid pada umumnya.

>>> Test Drive Nissan LEAF & Note E-POWER: Dipastikan Masuk Indonesia Tahun Depan?

Foto mesin bensin dan motor listrik pada Nissan Note e-Power

Pada teknologi hybrid e-Power Nissan, mesin konvensional hanya berfungsi sebagai generator untuk mengisi daya untuk motor listrik

Jika teknologi hybrid konvensional menggunakan mesin berbahan bakar fosil dan sebuah motor listrik yang berkerja bersamaan sebagai penggerak mobil, maka pada teknologi e-Power, mesin berbahan bakar fosil ini hanya berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan daya listrik yang disimpan pada baterai lithium-ion. Daya listrik tersebut digunakan sebagai sumber energi bagi motor listrik untuk menggerakkan mobil. Sehingga, teknologi e-Power tak membutuhkan pengisian daya eksternal dari charging station atau Stasiun Penyedia Listrik Umum atau SPLU. 

>>> BATAN: Proyek Kendaraan Listrik, Indonesia Wajib Punya Pabrik Baterai

Foto skema teknologi e-Power dan hybrid pada umumnya

Skema teknologi e-Power jika dibandingkan dengan electric vehicle dan teknologi hybrid pada umumnya

Karena mesin berbahan bakar fosil pada teknologi e-Power Nissan ini hanya sebagai generator, maka konsumsi bahan bakarnya pun sangat efisien. Contohnya pada Nissan Note e-Power, menggunakan mesin 3 silinder berbahan bakar bensin dengan kapasitas 1.200 cc yang memiliki konsumsi bahan bakar 1 liter untuk 37 kilometer. Sementara kapasitas tangki bawaan hatchbak 5 pintu ini sebesar 40 liter. Artinya, dalam sekali mengisi bahan bakar, Nissan Note e-Power mampu menempuh jarak hingga sejauh 1.400 kilometer!

>>> Ingin membeli mobil baru? Dapatkan daftar terlengkap hanya di sini

Foto pengetesan Nissan Note e-Power

Dalam sekali pengisian bahan bakar, Nissan Note e-Power mampu berjalan sejauh 1.400 kilometer

Karena kebutuhan listrik dipasok oleh mesin berbahan bakar bensin, maka kapasitas baterai lithium-ion bawaan Nissan Note e-Power tidak terlalu besar, yakni hanya berkapasitas 1,5 kWh. Kapasitas baterainya memang lebih kecil, terlebih jika dibandingkan pada Nissan LEAF yang memiliki baterai lithium-ion berkapasitas 40 kWh. Namun jika energi listrik yang tersimpan di baterai berkurang, maka mesin berbahan bakar bensin ini akan otomatis hidup untuk melakukan pengisian ulang, dengan bekerja di putaran 2.500 hingga 3.000 RPM.

Selain efisien dan ramah lingkungan, motor listrik yang digunakan pada Nissan Note e-Power juga memiliki performa yang cukup kompetitif, lantaran mampu menghasilkan tenaga maksimal sebesar 80 kW atau setara dengan 107 hp, dengan torsi 240 Nm. Tenaga dan torsi tersebut sangat ampuh untuk memberikan performa yang impresif untuk sebuah hatchback dengan bobot 1,2 ton ini. 

>>> Berita otomotif terkini di Cintamobil.com

Pratomo FJ

Ulasan anda

Apakah artikel ini bermanfaat untuk Anda?
0

berita lain