Tahun Depan, Balap DTM Masuki Era Baru

03/11/2018

Mobil baru
Tahun Depan, Balap DTM Masuki Era Baru
Mundurnya Mercedes-Benz, penggunaan mesin turbo dan masuknya Aston Martin menjadikan 2019 sebagai tonggak baru perjalanan balap populer Deutsche Tourenwagen Masters.

Dikenal sebagai balap tradisional Jerman, kejuaraan DTM (Deutsche Tourenwagen Masters) akan memasuki era baru pada 2019 mendatang. Pertama, untuk pertama kalinya sejak DTM “wajah baru” diselenggarakan pada 2000, kejuaraan balap mengadopsi formula siluet ini akan diselenggarakan tanpa kehadiran Mercedes. Memilih mundur guna fokus di Formula 1 dan Formula Electric.

>>> Dua Unit Supercar Rp 14,8 Miliar Hadir di Indonesia, Satu Sudah Laku

foto eksibisi Super GT vs DTM di Hockenheim 2017

Unifikasi regulasi DTM dan Super GT akan mulai diberlakukan tahun 2019

Kedua, rencana unifikasi regulasi antara DTM dengan Super GT Jepang yang sudah diwacanakan sejak 2013 akan terwujud. Mulai tahun depan, DTM akan mengikuti Super GT menggunakan mesin 2.000 cc 4 silinder turbo menggantikan 4.000cc V8 dipakai sekarang.

Ketiga, untuk pertama kalinya DTM akan diikuti oleh merek non-Jerman, yakni Aston Martin yang telah secara resmi mengumumkan partisipasinya.  Adalah tim setia pengguna Aston Martin di arena balap GT yakni Team R-Motorsport yang akan mewakili merek Inggris di DTM 2019.

Untuk model, R-Motorsport akan menurunkan mesin DTM berbasis Aston Martin Vantage dengan dukungan dari HWA AG yang selama ini menjadi partner Mercedes di DTM.  Wujud maupun spesifikasi belum diumumkan, namun santer terdengar penggunaan unit 2.000cc 4 silinder turbo bawaan Honda.

Selain untuk DTM, Aston Martin Vantage juga menjadi andalan di arena World Endurance Championship dan kejuaraan GT berbasis regulasi GT3.

>>> Baca review Aston Martin Vantage V8 selengkapnya di sini

foto Aston Martin Vantage GT3 di Nurburgring

Versi GT3 dari supercar Aston Martin Vantage V8

Uji Coba perdana BMW M4 DTM Turbo

Peserta tradisional DTM pertama melakukan pengetesan dengan mesin turbo adalah BMW yang melakukannya di sirkuit internal pabrik BMW di Dingolfing (28/10). Pengetesan dilakukan oleh juara DTM 2012 Bruno Spengler yang mengendarai BMW M4 DTM 2019. “Pengetesan ini menandai awal dari era baru bagi kami dan DTM Secara keseluruhan,” ucap Spengler. “Pengujian di beberapa kilometer awal sangat baik dan menjanjikan.”

foto pengetesan BMW M4 DTM 2019

BMW M4 DTM 2019 akan beralih ke mesin 2.000cc turbo 4 silinder

Sebelumnya, BMW M4 DTM menggunakan mesin 4.000cc V8 aspirasi normal dengan daya sekitar 480 dk. Meski belum diumumkan, diyakini bahwa penggunaan mesin 2.000cc 4 silinder turbo akan mampu menaikkan daya secara keseluruhan. “Saya yakin mobil 2019 akan lebih cepat di jalur lurus karena memiliki ekstra daya kuda,” tambah Spengler.

Seri perdana DTM 2019 akan diselenggarakan di Hockenheim Jerman pada 4 Mei 2019. Dengan berlakunya unifikasi regulasi Class One dengan Super GT, mobil-mobil DTM akan berlaga di dua seri Super GT di Asia dan Eropa.

>>> Informasi dunia otomotif dalam dan luar negeri terlengkap hanya di Cintamobil.com

 
back to top