Suzuki Swift 2021 Mengaspal di Thailand, Varian Hybrid Absen

05/02/2021

Mobil baru

4 menit

Suzuki Swift 2021 Mengaspal di Thailand, Varian Hybrid Absen
Menjadi model yang cukup laris di India, Suzuki memboyong Swift 2021 ke Thailand. Ubahan yang didapat model facelift tak jauh beda dari model global, tapi tanpa powertrain hybrid.

Setelah meluncur lebih dulu di Jepang dan India sejak diperkenalkan Mei tahun lalu, Suzuki Swift 2021 akhirnya resmi mengaspal di Thailand sebagai facelift generasi ketiga.

Berbeda dengan model pre-facelift, Suzuki Swift 2021 Thailand hanya mendapat dua trim, yakni GL yang merupakan model entry-level dan GLX yang berada di kasta tertinggi, dengan GA dan GLX-Navi dicoret dari line-up.

>>> Facelift Suzuki Swift 2020 Meluncur di Jepang, Harganya Rp 212 Jutaan

Desain sama seperti model global

Secara tampilan, Suzuki Swift facelift untuk pasar Thailand identik dengan model Jepang/India, di mana perbedaan paling mencolok terdapat di tampilan gril saja. Secara ukuran dan bentuk masih sama, namun ada aksen krom tipis di bagian tengah, dan pattern mesh mengisi grille.

Sementara itu di bagian lainnya, seperti bumper dan lampu masih sama seperti model pre-facelift, baik di depan ataupun belakang. Masuk ke dalam, dasbornya juga memiliki layout yang sama.

Tampilan depan Suzuki Swift facelift Thailand

Tampilan belakang Suzuki Swift facelift Thailand

Tampilan Swift facelift versi Thailand mirip dengan versi globalnya

Yang jadi pembeda hanya fitur dan kelengkapan saja, di mana tipe GL mendapat electric power steering, setir tiga palang yang dibalut uretan dengan pengaturan tilt, keyless entry and start, AC auto, upholstery dari fabric, kursi depan dengan pengaturan manual, head unit standar dengan konektivitas AUX dan USB, speaker depan dan trim interior putih.

Tampilan interior Suzuki Swift 2021 Thailand

Varian GLX mendapatkan head unit yang sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay

Sementara di luar, Suzuki Swift 2021 tipe GL di Thailand memakai velg besi 15 inci dengan cover, kaca spion elektrik, lampu halogen dengan LED DRL dan lampu belakang LED. Sedang fitur keamanan seperti dual-SRS Airbag, ABS, EBD, ESP, hill-hold control, traction control, dan idling stop system hadir sebagai standar.

Sementara itu, tipe GLX mendapat tambahan setir yang sudah dibalut kulit dengan pengaturan telescopic, trim interior warna silver, head unit layar sentuh 8 inci dengan konektivitas Bluetooth, HDMI, dan sudah mendukung Android Auto dan Apple CarPlay di dalam kabin.

Varian tertinggi Suzuki Swift 2021 Thailand dengan 6 buah airbag

Varian GLX juga mendapatkan enam buah airbag

Untuk eksterior, tipe tertinggi Swift facelift hadir dengan lampu sign di kaca spion, velg alloy 16 inci, lampu depan LED, dan fog lamp depan. Untuk fitur keamanan dan pengendaraan mendapat tambahan side dan curtain airbag dan kamera mundur, dan rem cakram di keempat roda.

>>> Penjualan Suzuki Swift di India Nomor Satu, Bagaimana di Indonesia?

Dibekali mesin 1.2L, tanpa opsi hybrid

Berbeda dari pasar Jepang yang kebagian varian mild-hybrid dan hybrid, Suzuki Swift 2021 untuk pasar Thailand hanya dibekali mesin 1.2L berkode K12M degan teknologi Dualjet yang menghasilkan tenaga 82 HP dan torsi 106 Nm. Mesin ini terhubung ke girboks CVT untuk menggerakkan roda depan.

Mesin 1.2L yang dipakai di Suzuki Swift 2021

Berbeda dari Jepang, Swift di Thailand tidak mendapatkan powertrain hybrid

Untuk pasar Thailand, Suzuki Swift facelift dibanderol mulai 557.000 Baht (setara Rp 260 juta) untuk varian GL, sedang tipe GLX yang lebih mahal dihargai 629.000 Baht (setara Rp 293 juta). Suzuki menawarkan enam pilihan warna, yakni Speedy Blue Metalic, Ablaze Red Pearl, Pure White Pearl, Star Silver Metalic, Mineral Grey Metalic, dan Super Black Pearl.

Sudah empat tahun sejak terakhir Suzuki Swift dijual di Indonesia, tepatnya pada tahun 2017 di mana hanya 92 unit yang terjual pada periode Januari-Maret, lalu posisinya digantikan oleh Baleno pada Agustus 2017.

>>> Jangan lewatkan berita terbaru dari dalam dan luar negeri di Cintamobil.com

Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.
 
back to top