Ini Sebabnya Suzuki New Carry Minibus Digarap Karoseri

23/01/2021

Mobil baru

3 menit

Ini Sebabnya Suzuki New Carry Minibus Digarap Karoseri
PT Suzuki Indomobil Sales selaku agen pemegang merek Suzuki memberi alasan mengapa Suzuki New Carry Minibus harus diproduksi oleh karoseri bukan original body

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memiliki alasan tersendiri di balik produksi New Carry Minibus yang digarap oleh karoseri. Salah satu yang menjadi pertimbangan adalah segera memenuhi permintaan pasar. Di samping itu, PT SIS juga masih melihat ke depan mobil model seperti ini dibutuhkan atau tidak.

Butuh Analisis Pasar Lebih Dalam

Foto Suzuki New Carry Blind Van dan Suzuki New Carry Minibus

Suzuki Indonesia butuh riset lebih dalam sebelum assembly dua model ini

"Jika small commercial segment tumbuh dari segmen lainnya, maka penjualan Carry bisa lebih besar dan diterima oleh konsumen. Harapannya, bisa menambah kepercayaan konsumen untuk memilih new Carry sebagai mobil bisnis mereka, Dan kalau nanti pasarnya (minibus) bisa lebih besar lagi, atau memang sangat potensial, maka kita juga memikirkan bisa fokus lagi ke van" Hideaki Tokuda, Managing Director 4W Sales & Marketing PT SIS saat acara launching Carry Facelift.

Gambar interior Suzuki New Carry Minibus

Karena buatan karoseri, maka konfigurasi kursi dapat dipesan sesuai permintaan konsumen

Saat ini, Suzuki New Carry Minibus dan Blind Van adalah rakitan perusahaan karoseri DSP Styling. Perusahaan karoseri ini bermarkas di Jalan Ence Sumantadireja, Nagrog Indah - Pamoyanan RT.01/03, Kota Bogor Selatan, Kota Bogor. Perusahaan ini juga sudah beberapa kali dipercaya oleh PT Suzuki Indomobil Sales untuk membuat berbagai model mobil niaga sesuai kebutuhan pasar.

>>> Begini rasa mengemudi Suzuki Carry Pick Up terbaru

Bukan Kali Pertama Suzuki Jual Minibus Versi Karoseri

Foto Suzuki New Carry Blind Van dan Minibus

Karena buatan karoseri tak heran harga dua model ini jadi melambung tinggi

Jika ditilik sejarahnya, tentu bukanlah kali pertama Suzuki menjual Suzuki Carry Minibus dalam format bodi buatan karoseri. Sejak tahun 1986 tepatnya pada generasi Carry bagong, Suzuki sudah menjual banyak Carry minibus dari berbagai karoseri seperti Adi Putro, New Armada, Alexender, dan sebagainya. Baru kemudian memasuki tahun 2000, Suzuki ikut tergiur dengan memasarkan Carry 1000 dalam bentuk minibus dengan nama PV 1.0. Nama PV sendiri merupakan akronim dari Personal Van.

Gambar Suzuki New Carry Minibus dan Blind Van sedang dites jalan

Dua model Carry racikan karoseri ini sudah lulus tes jalan

Meski demikian, Anda sebagai calon konsumen tak perlu khawatir dengan mobil garapan karoseri ini, berdasarkan informasi yang diperoleh Cintamobil.com kedua model mobil niaga tersebut bulan Juli 2020 lalu sudah 'lulus' dites jalan oleh pihak internal karoseri hingga ke kawasan Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Dan dari hasil pengetesan tersebut diketahui bahwa baik Suzuki Carry Minibus maupun Suzuki Carry Blind Van layak jalan dan dijual ke konsumen.

Harga Suzuki New Carry Minibus & New Carry Blind Van On-the-Road (OTR) Jabodetabek:

Varian

Non AC P/S

AC P/S

Carry Minibus Modifikasi 2-2-3/LH*

Rp253.000.000,-

Rp262.300.000,-

Carry Minibus Modifikasi 2-2-3/LH & RH**

Rp259.000.000,-

Rp268.000.000,-

Carry Minibus Modifikasi 2-3/LH & RH***

Rp259.000.000,-

Rp268.000.000,-

Carry Blind Van

Rp221.800.000,-

Rp228.100.000,-

*konfigurasi kursi penumpang belakang 2-2-3, pintu sisi kiri sliding

>>> Mau beli pick up bekas? Lirik mobil ini

Pertanyaan Sering Diajukan

Berapa rentang harga Suzuki New Carry Minibus?
Rentang harga Suzuki New Carry Minibus adalah mulai Rp 253 juta hingga Rp 268 juta namun sangat tergantung dari requirement konsumen
Bagaimana cara membeli Suzuki New Carry Minibus?
Anda tinggal datang ke dealer Suzuki terdekat dan hubungi marketing dan mereka akan membantu Anda mendapatkan Carry yang Anda mau
Kapan Suzuki Indonesia memproduksi sendiri Suzuki New Carry Minibus?
Hingga artikel ini diturunkan PT Suzuki Indomobil Sales belum bisa memastikan hal tersebut karena butuh riset lebih lama
Penulis
Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, Kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com
 
back to top