Jika ada kemauan, tentu ada jalan. Ungkapan tersebut diyakini dengan sepenuh hati oleh Suzuki. Loh, apa hubungan antara keduannya? Nah, begini, baru-baru ini Uni Eropa melarang penjualan Suzuki Jimny untuk pasar benua biru dengan alasan tidak mampu memenuhi regulasi emisi gas buang Euro yang terbaru.
Padahal, Suzuki Jimny adalah mesin uang yang sangat diandalkan Suzuki untuk mengisi pundi-pundi harta mereka. Seperti apa kisahnya? Simak pemaparan tim Cintamobil.com berikut ini...
>>> 8 Contoh Modifikasi Mobil Jimny dari Harian Sampai yang Extreme
Mengakali Regulasi
Satu-satunya cara bagi Suzuki untuk tetap bisa jualan Suzuki Jimny di Eropa adalah mengakali regulasi Uni Eropa secara positif. Maksudnya begini, Suzuki berupaya mencari celah regulasi yang memungkinkan agar Suzuki Jimny dapat dijual secara legal.

Suzuki JImny versi kendaraan niaga ringan, masuk Inggris dahulu lalu menyebar ke pasar Eropa
Nah, solusi yang didapatkan oleh tim engineer dan tim manajemen Suzuki adalah memasarkan Suzuki Jimny di pasar Eropa sebagai kendaraan niaga ringan dengan dua penumpang. Kini namanya menjadi Suzuki Jimny LCV (light commercial vehicle).

Kabin belakang Suzuki Jimny versi niaga disiapkan sebagai ruang kargo
Bagaimana caranya? Di Eropa berlaku regulasi kendaraan niaga dengan dua penumpang dibebaskan dari kewajiban untuk memenuhi regulasi emisi gas buang Euro yang terbaru. Nah, melepas bangku belakang menjadikan Suzuki Jimny LCV sebagai kendaraan niaga dengan dua penumpang. Karena bebas dari kewajiban ikut emisi gas buang Euro, Suzuki Jimny 2021 bisa dijajakan kembali ke pasar Eropa. Tanpa kursi belakang, tersedia ruang barang dengan volume 863 liter, disertai dek lantai rata dan cargo barrier (mungkin sebagai fitur opsional).
Fitur Secukupnya
Di pasar Eropa, Suzuki Jimny versi kendaraan niaga dijual dengan mesin naturally aspirated 1.5-liter empat silinder 100 hp, ladder frame, suspensi rigid jenis three-link, part-time 4WD dan 2-speed transfer case. Jadi sama seperti versi SUV-nya.
Menawarkan fitur standar yang esensial sesuai dengan kebutuhan
Pada sisi lain, Suzuki Jimny LCV menawarkan fitur keselamatan berupa automatic emergency braking, hill hold control, hill descent control dan eCall emergency assist function.
Mengulang Sejarah
Sebenarnya, langkah Suzuki mengakali regulasi Uni Eropa agar tetap bisa memasarkan Suzuki Jimny di benua biru mengingatkan pada trik yang dulu ditempuh oleh salah satu APM sekitar tahun 1990-an untuk memasukkan SUV asal Inggris ke pasar Indonesia.

Land Rover Defender, mudah dimodifikasi sesuai kemauan pemilik
Awalnya SUV tersebut masuk Indonesia secara CBU dalam bentuk pick-up sehingga dikategorikan sebagai kendaraan niaga. Setelah beralih kepemilikan, barulah kemudian SUV tersebut dimodifikasi sesuai dengan kemauan konsumen.