Suzuki Jimny LCV, Cara Suzuki Mengakali Regulasi

06/07/2021

Mobil baru

3 menit

Share this post:
Suzuki Jimny LCV menjadi cara Suzuki agar tetap bisa memasarkan Suzuki Jimny sebagai kendaraan niaga di pasar Eropa dan bebas dari regulasi emisi gas buang

Jika ada kemauan, tentu ada jalan. Ungkapan tersebut diyakini dengan sepenuh hati oleh Suzuki. Loh, apa hubungan antara keduannya? Nah, begini, baru-baru ini Uni Eropa melarang penjualan Suzuki Jimny untuk pasar benua biru  dengan  alasan tidak mampu memenuhi regulasi emisi gas buang Euro yang terbaru.

Padahal, Suzuki Jimny adalah mesin uang yang sangat diandalkan Suzuki untuk mengisi pundi-pundi harta mereka. Seperti apa kisahnya? Simak pemaparan tim Cintamobil.com berikut ini...

>>> 8 Contoh Modifikasi Mobil Jimny dari Harian Sampai yang Extreme

Mengakali Regulasi

Satu-satunya cara bagi Suzuki untuk tetap bisa jualan Suzuki Jimny di Eropa adalah mengakali regulasi Uni Eropa secara positif. Maksudnya begini, Suzuki berupaya mencari celah regulasi yang memungkinkan agar Suzuki Jimny dapat dijual secara legal.

 gambar suzuki jimny

Suzuki JImny versi kendaraan niaga ringan, masuk  Inggris dahulu lalu menyebar ke pasar Eropa

Nah, solusi yang didapatkan oleh tim engineer dan tim manajemen Suzuki adalah memasarkan Suzuki Jimny di pasar Eropa sebagai kendaraan niaga ringan dengan dua penumpang. Kini namanya menjadi Suzuki Jimny LCV (light commercial vehicle).   

gambar suzuki jimny

Kabin belakang Suzuki Jimny versi niaga disiapkan sebagai ruang kargo    

Bagaimana caranya? Di Eropa berlaku regulasi kendaraan niaga dengan dua penumpang dibebaskan dari kewajiban untuk memenuhi regulasi emisi gas buang Euro yang terbaru. Nah, melepas bangku belakang menjadikan Suzuki Jimny LCV sebagai kendaraan niaga dengan dua penumpang. Karena bebas dari kewajiban ikut emisi gas buang Euro, Suzuki Jimny 2021 bisa dijajakan kembali ke pasar Eropa. Tanpa kursi belakang, tersedia ruang barang dengan volume 863 liter, disertai dek lantai rata dan cargo barrier (mungkin sebagai fitur opsional).

Fitur Secukupnya

Di pasar Eropa, Suzuki Jimny versi kendaraan niaga dijual dengan mesin naturally aspirated 1.5-liter empat silinder 100 hp, ladder frame, suspensi rigid jenis three-link, part-time 4WD dan 2-speed  transfer case. Jadi sama seperti versi SUV-nya.

gambar jimny  

Menawarkan fitur standar yang esensial sesuai dengan kebutuhan

Pada sisi lain, Suzuki Jimny LCV menawarkan fitur keselamatan berupa  automatic emergency braking, hill hold control, hill descent control dan eCall emergency assist function.

Mengulang Sejarah

Sebenarnya, langkah Suzuki mengakali regulasi Uni Eropa agar tetap bisa memasarkan Suzuki Jimny di benua biru mengingatkan pada trik yang dulu ditempuh oleh salah satu APM sekitar tahun 1990-an untuk memasukkan SUV asal Inggris ke pasar Indonesia.

gambar land rover

Land Rover Defender, mudah dimodifikasi sesuai kemauan pemilik

Awalnya SUV tersebut masuk Indonesia secara CBU dalam bentuk pick-up sehingga dikategorikan sebagai kendaraan niaga. Setelah beralih kepemilikan, barulah kemudian SUV tersebut dimodifikasi sesuai dengan kemauan konsumen.  

>>> Suzuki Jimny Terbaru Jadi Mobil Niaga 2 Kursi di Eropa

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.

Sejak usia 3 tahun sering diajak ayah untuk membantu mengurus mobil dinas semisal membawakan alat kerja, minyak, fluida dan suku cadang. Akhirnya otomotif menjadi bagian hidup. 
Selepas kuliah dan sebelum wisuda, bergabung menjadi reporter tabloid Otomotif yang berada dalam naungan Kelompok Kompas Gramedia dengan bidang utama penulisan roda empat. Kemudian pindah ke Liputan6 dan mengisi berita untuk desk internasional. Lalu tahun 1998 bergabung dengan majalah Mobil Motor, majalah otomotif tertua di Indonesia (terbit sejak tahun 1970). 
Kemudian tahun 2003, pindah ke majalah Motor Trend (edisi Indonesia). Tahun 2009 kembali ke majalah Mobil Motor dan tahun 2014 mudik ke majalan Motor Trend. Pada tahun 2020 mengisi Otoblitz.net dan mulai tahun 2021 menulis untuk Cintamobil.com. 

Awards

  • 2003: Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Produk) 
  • 2007:  Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Teknologi)
 
back to top