Suzuki Baleno: Sedan Berubah Menjadi Berbentuk Hatchback

25/08/2017

Mobil baru
Suzuki Baleno: Sedan Berubah Menjadi Berbentuk Hatchback
PT Suzuki Indomobil Sales baru saja meluncurkan jagoan barunya di segmen hatchback lewat Baleno. Baleno yang sebelumnya merupakan model sedan saat ini telah mengalami transformasi menjadi hatchback.

Hadirnya Suzuki Baleno hatchback tentunya semakin meramaikan segmen tersebut yang dahulu diisi oleh Toyota Yaris dan juga Honda Jazz. Meski pasarnya tak terlalu besar, namun Suzuki masih percaya Baleno bisa bersaing dengan para lawannya lewat strategi sederhana. Tidak mempunyai dengan banyak varian, mobil hatchback Baleno hanya dibagi menjadi dua varian, transmisi otomatis dengan harga Rp 207,5 juta, dan varian dengan transmisi manual berbanderol Rp 195 juta. Dua pilihan ini pula sepenuhnya, konsumen tidak merasa bingung jika memilih.

Suzuki Baleno berbentuk hatchback dengan warna silver

Penampilan Baleno Hatchback sederhana tapi tertarik

Donny Saputra, Direktur PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) 4W mengatakan “Kami mau fokus, ingin melengkapi line up (Suzuki) dengan produk, bukan dengan varian. Harapannya, Baleno meningkatkan penjualan Suzuki 5 persen, atau menyumbang 10 persen dalam pangsa pasar hatchback.”

>>> Untuk update berita baru tentang pasar mobil, klik di sini

Sesungguhnya, hatchback tidak menjadi segmen utama dalam pasar mobil Indonesia. Tahun lalu, berdasarkan data Gaikindo, pasar hatchback terhenti di angka 38.000-an unit, atau rata-rata 3.100-an unit sebulan. Kencenderungannya turun, dilihat dari perolehan dari bulan Januari- sampai bulan Juli 18.856 unit. Bandingkan dengan periode yang sama tahun lalu di angka 23.666 unit. Tetapi buat Suzuki, setiap kesempatan harus dimanfaatkan untuk menunjukkan eksistensi.

Target 10 persen Baleno di pasar hatchback cukup realistis. Permulaan yang baik pun sudah tampak dengan suksesnya model ini terpesan 247 unit di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2017.

>>> Silahkan klik sini untuk update berita baru 

 
back to top