Soal Mobil Listrik, Ferrari Tunggu Teknologi Yang Pas

17/05/2020

Mobil baru

4 menit

Share this post:
Setelah meluncurkan SF90 Stradale dengan teknologi plug-in hybrid, kehadiran BEV Ferrari tinggal menunggu waktu saja. Namun, The Prancing Horse belum mau mengadopsi teknologi ini waktu dekat karena alasan teknologi.

Saat Ferrari memperkenalkan SF90 Stradale, hypercar paling bertenaga yang dijual saat ini, hal ini seolah mengisyaratkan perubahan arah brand Ferrari terkait produk mereka di masa depan.

>>> Review SF90 Stradale: Ketika teknologi F1 disematkan ke mobil jalanan Ferrari

Sebagai mobil plug-in hybrid pertama yang dibuat, Ferrari SF90 mendapat berbagai pujian customer dan penggemar Supercar asal Maranello itu. Dengan pengiriman pertama ke pelanggan pada musim panas 2020, jelas Ferrari sudah mulai melirik elektrifikasi.

Pertanyaanya, kapan Ferrari akan membuat mobil listrik BEV pertamanya, dan meramaikan segmen hypercar listrik yang kini sedang ramai dengan beberapa mobil seperti Lotus Evija?

Belum mau buat mobil listrik sampai lima tahun ke depan

Dalam wawancara bersama Autocar UK, Chief Marketing and Commercial Officer Ferrari, Enrico Galliera, menyatakan bahwa belum ada rencana pasti seputar mobil listrik Ferrari, kemungkinan tidak sampai lima tahun ke depan.

>>> Temukan berbagai pilihan mobil baru dan bekas berkualitas di sini

Tampilan depan Ferrari SF90

Tampak samping Ferrari SF90

Tampak belakang Ferrari SF90

Ferrari SF90 akan mulai dikirimkan ke pelanggan mulai musim panas (foto: Ferrari)

“Sudah ada beberapa kompetitor masuk ke pasar dengan teknologi baru yang jelas akan kita lihat, tapi apakah ini akan menjadi masalah bagi Ferrari? Saya rasa tidak, karena Ferrari memiliki pangsa pasar yang sangat unik dan spesifik,” ujar Galliera kepada Autocar.

Masih menunggu pengembangan baterai

Gallieri menambahkan teknologi baterai belum bisa memenuhi standar sebuah supercar, apalagi seputar mobil listrik Ferrari. Namun, ia tak menutup kemungkinan hadirnya BEV Ferrari, meski itu tergantung pada sejauh mana pengembangan teknologi baterai yang memungkinkan Ferrari menciptakan sebuah BEV (Battery Elecrified Vehicle), yang masih memiliki DNA Ferrari 100%.

>>> Jangan lewatkan kabar terupdate seputar mobil baru di sini

“Seiring dengan pengembangan teknologi elektrifikasi, itu akan membuat kami bisa memproduksi mobil yang sesuai dengan posisi kami. Kuncinya adalah teknologi, kami tidak bisa asal saat membuat mobil listrik Ferrari,” tambah Galliera.

Desain interior Ferrari SF90 Stradale

Ferrari masih menunggu teknologi baterai yang sesuai dengan DNA mobilnya (foto: Ferrari)

“Jika kami membawa teknologi baru, maka kami harus membawa hal baru ke pasar. Itulah cara Ferrari bekerja dengan teknologi baru, evolusi dari teknologi baru adalah 100% di dalam DNA sebuah Ferrari.”

>>> Temukan berbagai berita otomotif terbaru dari dalam dan luar negeri di Cintamobil.com

Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.
 
back to top