Sehari Bersama Wuling Air EV: Kenyamanan Tak Disangka Berkeliling Kota

21/09/2022

Mobil baru

3 menit

Share this post:
Sehari Bersama Wuling Air EV: Kenyamanan Tak Disangka Berkeliling Kota
Meski banyak yang skeptis tentang rasa berkendaranya, ternyata Wuling Air EV menawarkan kenyamanan yang sangat menyenangkan di jalan perkotaaan ibukota.

Setelah beberapa lama diperkenalkan di Indonesia, tim Cintamobil.com pun berkesempatan mencoba rasa berkendara bersama Wuling Air EV di jalanan ibukota. Dalam pengendaraan kami, kenyamanannya dari mobil listrik termurah Wuling ini tak jauh berbeda dibandingkan dengan mobil bermesin konvensional biasa.

Kenyamanan yang tak disangka

Kesan stylish memang sudah kami rasakan ketika melihat mobil ini. Dengan warnanya yang mentereng, bagian dalam pun terasa menawan. Warna putih di dalam kabin memanifestasikan kesan lapang pada mobil ini. Berkendara dari pagi hingga malam, kaca depan yang luas menghasilkan visibilitas yang tinggi.

mobil listrik Wuling Air EV
Desainnya stylish untuk jalanan perkotaan

Kelengkapan pada mobil ini termasuk head unit berukuran 10.25 inci sudah dilengkapi dengan fitur WIND, sistem perintah suara berbahasa Indonesia, serta kluster instrument dengan ukuran sama menawarkan berbagai informasi selama berkendara. Layar lebar yang mudah dilihat, serta memberikan kesan futuristik pada Air EV.

>>> Simak harga mobil baru dengan promo terbaik hanya di sini

Sistem dashboard pun cukup ergonomis. Anda juga bisa memilih mode berkendara melalui tombol E/S yang dekat dengan setir. Walaupun kami masih belum terbiasa dengan penggunaan rotary gear, karena terbiasa dengan persneling. Sehingga butuh sedikit penyesuaian bagi pemilik mobil.

Kudos bagi Wuling dengan sistem suspensi yang terbilang empuk. Berkendara di jalanan yang penuh dengan polisi tidur pun tak masalah. Mulus berkendara di jalan aspal, Air EV bahkan masih sangat nyaman ketika dibawa di jalan dengan struktur conblock yang bergelombang.

Wuling Air EV di jalan tol perkotaan
Air EV pun nyaman dibawa di berbagai kondisi jalan perkotaan

Hanya saja beberapa kekurangan mobil ini terdapat pada road noise yang masih terasa. Terlebih suara roda yang masuk ke dalam ruang kabin. Tapi Anda bisa meminimalisir suara tersebut dengan menghidupkan musik atau radio sebagai teman perjalanan.

>>> Lulus Uji Ketahanan, Baterai Wuling Air EV Diklaim Anti Banjir dan Kebakaran

Daya tempuh memadai

Wuling menawarkan Air EV dalam dua pilihan spesifikasi, yaitu Standard yang menawarkan daya tempuh 200 km, serta Long Range dengan daya tempuh 300 km. Menggunakan model Long Range, kami yakin daya tempuhnya sudah sangat memadai untuk sekadar perjalanan berputar-putar kota seharian.

Misalnya selama perjalanan kemarin, kami menempuh total 77 kilometer. Flag off dari Wuling Center yang bertempat di Pondok Indah, masuk ke jalan tol menuju Talassa di Pantai Indah Kapuk. Perjalanan dilanjutkan ke Taman Wisata Alam Mangrove, lanjut ke Stasiun BNI City Sudirman, Sarinah, dan lokasi terakhir di Senayan City.

head unit Wuling Air EV berukuran 10,25 inci
Sisa kapasitas daya setelah perjalanan di malam hari

Dalam perjalanan tol pun kami sempat mencoba Air EV dengan mode Sport. Tentunya menghasilkan tarikan yang lebih kuat. Kami sempat mencoba hingga 105 km/jam di jalanan yang cukup sepi. Tarikannya tak kalah dengan mobil bermesin bensin. Sementara mode Eco terasa bagaikan masih menahan kekuatan mesin ketika dibawa berakselerasi.

Memang mode Sport membuat daya baterai cukup terkuras. Ketika sampai di Senayan City, kapasitas daya mobil tinggal 69%, atau 192 km. Bagi Anda yang berkendara dengan lebih santai, kemungkinan besar daya baterai tidak akan berkurang banyak.

>>> Harga Wuling Air EV Hanya Rp 238 Jutaan, Apa Saja Keunggulannya?

Bagaimana dengan penumpang belakang?

Seperti yang sudah kami jelaskan sebelumnya, menjadi penumpang belakang di mobil listrik termurah ini tak begitu menyengsarakan. Jika dibandingkan ketika duduk di mobil sport dengan konfigurasi 2+2, penumpang belakang Wuling masih menerima ruang kaki dan ruang kepala yang lapang.

Namun yang menjadi persoalan adalah sudut pandang yang tak begitu luas, sangat berbeda jauh dengan penumpang depan. Apalagi di belakang tidak terlalu terang, ditambah dengan jendela samping yang terbilang kecil, sehingga menghadirkan kesan sempit.

interior Wuling Air EV yang ada di Indonesia
Ruang belakang cukup lega, meski kurang pencahayaan

Termasuk sandaran bangku belakang yang tak bisa direbahkan. Membuat berkendara dalam perjalanan jauh terasa kurang nyaman. Tapi mengingat mobil ini memang dikhususkan untuk perjalanan perkotaan yang singkat dan padat, menurut kami masih sangat berterima.

Wuling Air EV memang menawarkan pengendaraan yang dinamis dan tak disangka sangat nyaman untuk melibas jalanan dalam kota. Bisa dibilang mobil ini bisa menjadi alternatif sebagai kendaraan harian, untuk berangkat kerja atau kuliah. Atau sebagai kendaraan kedua, misalnya bagi ibu-ibu yang ingin mengantar-jemput sang anak bersekolah.

>>> Bedah Varian Mobil Listrik Termurah Di Indonesia: Wuling AIr EV

Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com. Pertemuannya dengan Cintamobil terjadi pada Oktober 2017, kala Auto Portal sedang mencar
 
back to top