Setelah beberapa lama diperkenalkan di Indonesia, tim Cintamobil.com pun berkesempatan mencoba rasa berkendara bersama Wuling Air EV di jalanan ibukota. Dalam pengendaraan kami, kenyamanannya dari mobil listrik termurah Wuling ini tak jauh berbeda dibandingkan dengan mobil bermesin konvensional biasa.
Kenyamanan yang tak disangka
Kesan stylish memang sudah kami rasakan ketika melihat mobil ini. Dengan warnanya yang mentereng, bagian dalam pun terasa menawan. Warna putih di dalam kabin memanifestasikan kesan lapang pada mobil ini. Berkendara dari pagi hingga malam, kaca depan yang luas menghasilkan visibilitas yang tinggi.

Desainnya stylish untuk jalanan perkotaan
Kelengkapan pada mobil ini termasuk head unit berukuran 10.25 inci sudah dilengkapi dengan fitur WIND, sistem perintah suara berbahasa Indonesia, serta kluster instrument dengan ukuran sama menawarkan berbagai informasi selama berkendara. Layar lebar yang mudah dilihat, serta memberikan kesan futuristik pada Air EV.
>>> Simak harga mobil baru dengan promo terbaik hanya di sini
Sistem dashboard pun cukup ergonomis. Anda juga bisa memilih mode berkendara melalui tombol E/S yang dekat dengan setir. Walaupun kami masih belum terbiasa dengan penggunaan rotary gear, karena terbiasa dengan persneling. Sehingga butuh sedikit penyesuaian bagi pemilik mobil.
Kudos bagi Wuling dengan sistem suspensi yang terbilang empuk. Berkendara di jalanan yang penuh dengan polisi tidur pun tak masalah. Mulus berkendara di jalan aspal, Air EV bahkan masih sangat nyaman ketika dibawa di jalan dengan struktur conblock yang bergelombang.

Air EV pun nyaman dibawa di berbagai kondisi jalan perkotaan
Hanya saja beberapa kekurangan mobil ini terdapat pada road noise yang masih terasa. Terlebih suara roda yang masuk ke dalam ruang kabin. Tapi Anda bisa meminimalisir suara tersebut dengan menghidupkan musik atau radio sebagai teman perjalanan.
>>> Lulus Uji Ketahanan, Baterai Wuling Air EV Diklaim Anti Banjir dan Kebakaran
Daya tempuh memadai
Wuling menawarkan Air EV dalam dua pilihan spesifikasi, yaitu Standard yang menawarkan daya tempuh 200 km, serta Long Range dengan daya tempuh 300 km. Menggunakan model Long Range, kami yakin daya tempuhnya sudah sangat memadai untuk sekadar perjalanan berputar-putar kota seharian.
Misalnya selama perjalanan kemarin, kami menempuh total 77 kilometer. Flag off dari Wuling Center yang bertempat di Pondok Indah, masuk ke jalan tol menuju Talassa di Pantai Indah Kapuk. Perjalanan dilanjutkan ke Taman Wisata Alam Mangrove, lanjut ke Stasiun BNI City Sudirman, Sarinah, dan lokasi terakhir di Senayan City.

Sisa kapasitas daya setelah perjalanan di malam hari
Dalam perjalanan tol pun kami sempat mencoba Air EV dengan mode Sport. Tentunya menghasilkan tarikan yang lebih kuat. Kami sempat mencoba hingga 105 km/jam di jalanan yang cukup sepi. Tarikannya tak kalah dengan mobil bermesin bensin. Sementara mode Eco terasa bagaikan masih menahan kekuatan mesin ketika dibawa berakselerasi.
Memang mode Sport membuat daya baterai cukup terkuras. Ketika sampai di Senayan City, kapasitas daya mobil tinggal 69%, atau 192 km. Bagi Anda yang berkendara dengan lebih santai, kemungkinan besar daya baterai tidak akan berkurang banyak.
>>> Harga Wuling Air EV Hanya Rp 238 Jutaan, Apa Saja Keunggulannya?
Bagaimana dengan penumpang belakang?
Seperti yang sudah kami jelaskan sebelumnya, menjadi penumpang belakang di mobil listrik termurah ini tak begitu menyengsarakan. Jika dibandingkan ketika duduk di mobil sport dengan konfigurasi 2+2, penumpang belakang Wuling masih menerima ruang kaki dan ruang kepala yang lapang.
Namun yang menjadi persoalan adalah sudut pandang yang tak begitu luas, sangat berbeda jauh dengan penumpang depan. Apalagi di belakang tidak terlalu terang, ditambah dengan jendela samping yang terbilang kecil, sehingga menghadirkan kesan sempit.

Ruang belakang cukup lega, meski kurang pencahayaan
Termasuk sandaran bangku belakang yang tak bisa direbahkan. Membuat berkendara dalam perjalanan jauh terasa kurang nyaman. Tapi mengingat mobil ini memang dikhususkan untuk perjalanan perkotaan yang singkat dan padat, menurut kami masih sangat berterima.
Wuling Air EV memang menawarkan pengendaraan yang dinamis dan tak disangka sangat nyaman untuk melibas jalanan dalam kota. Bisa dibilang mobil ini bisa menjadi alternatif sebagai kendaraan harian, untuk berangkat kerja atau kuliah. Atau sebagai kendaraan kedua, misalnya bagi ibu-ibu yang ingin mengantar-jemput sang anak bersekolah.
>>> Bedah Varian Mobil Listrik Termurah Di Indonesia: Wuling AIr EV