Seberapa Jauh Honda N7X Concept Bakal Diterjemahkan ke All New BR-V?

08/09/2021

Mobil baru

5 menit

Share this post:
Rumor peluncuran Honda N7X sebagai All New BR-V baru semakin santer terdengar. Tetapi, seberapa jauh konsep tersebut akan diterjemahkan ke versi mobil produksi?

Honda N7X Concept pertama kali diperkenalkan pada bulan Mei 2021, namun hingga saat ini PT Honda Prospect Motor (HPM) masih enggan memberi detail mengenai mobil ini.

Memang belum ada kalimat pasti dari para petinggi HPM, namun kami menangkap sejumlah kode yang mengisyaratkan bahwa Low SUV konsep tersebut akan diluncurkan dalam waktu dekat sebagai All New BR-V.

Gambar Honda BR-V

Honda BR-V memang membutuhkan penyegaran agar bisa bersaing dengan para rival yang lebih 'muda'

Para calon konsumen dan awak media sudah puas melihat tampilan dari N7X yang telah dipamerkan secara langsung di berbagai kota di Indonesia. Namun, seberapa jauh konsep tersebut akan diterjemahkan ke versi mobil produksi?

>>> Honda BR-V Terbaru Butuh Modal Ini Biar Lebih Sukses

Dimensi dan Eksterior Tak Akan Banyak Berubah

Berkaca pada pengalaman, mobil-mobil konsep Honda sebenarnya cukup mendekati versi produksinya. Lihat saja Honda Small RS Concept yang akhirnya menjadi versi facelift Honda Brio RS, hanya ada beberapa elemen desain yang tak diikutkan ke versi produksi.

Apalagi dengan Honda LMPV Concept dan BR-V Prototype, benar-benar 100% sama baik dari segi tampilan eksterior maupun dimensinya saat menjadi versi produksi.

Gambar Honda BR-V Prototype

Iya, ini Honda BR-V Prototype. Tidak ada bedanya bukan dengan versi produksi?

Kami bisa berasumsi bahwa Honda N7X juga akan mempertahankan dimensi dan setidaknya 80% desain dummy yang telah diperlihatkan ke masyarakat.

Bicara soal dimensi, N7X memiliki panjang 4.520 mm, lebar 1.620 mm, dan tinggi 1.750 mm. Bandingkan dengan BR-V yang memiliki panjang 4.456 mm, lebar 1.735 mm, dan tinggi 1.666 mm. Sebuah kenaikkan yang cukup signifikan.

>>> Perbandingan Harga Honda N7X vs Toyota Rush vs Xpander Cross

Hal ini dilakukan oleh Honda demi bersaing dengan rival-rival di kelasnya seperti Mitsubishi Xpander Cross yang memiliki dimensi lebih besar dari BR-V, atau Toyota Rush dan Daihatsu Terios yang lebih populer.

Dengan peningkatan dimensi ini, All New BR-V akan lebih unggul dari para rival dalam hal menawarkan kelegaan kabin dibanding para rival yang sudah meluncur lebih dulu.

Gambar Honda N7X

Kami berharap desain velg ini akan dipertahankan ke versi produksi All New BR-V, mungkin dengan ukuran yang lebih besar?

Apalagi didukung dengan kebaruan dan desain yang lebih segar, tak heran jika konsumen akan condong untuk memilih All-New BR-V sebagai calon mobil mereka.

Bagaimana dengan Mesin dan Fiturnya?

Dari segi dapur pacu, jujur saja kami tak melihat alasan bagi HPM untuk mengganti mesin 1,5 liter yang digunakan oleh Honda BR-V saat ini. Pasalnya, dengan mesin yang sudah berusia lebih dari 5 tahun itu saja, masih belum ada rival Honda yang sanggup mengalahkan performa dan efisiensi mobil tersebut.

Mesin 1.496 cc dengan kode L15Z1 tersebut dapat menghasilkan tenaga 118 HP dan torsi 145 Nm dengan efisiensi bahan bakar mencapai 14 kilometer per liter di rute kombinasi.

>>> Honda Beri Isyarat N7X Diluncurkan di GIIAS

Gambar Mesin BR-V

Mesin ini sudah lebih bertenaga dan lebih efisien bahkan dibanding dengan para pesaingnya yang lebih muda

Jika memang tak ada perubahan di sektor mesin, kami cukup optimis bahwa Honda N7X akan dibekali dengan deretan fitur baru yang akan membuat persaingan di segmen Low SUV semakin memanas dengan kehadirannya.

Pertama, dari bocoran yang kami dapatkan dapatkan dengan melihat NJKB yang bisa diakses di situs resmi Samsat DKI Jakarta, kami cukup yakin bahwa All New BR-V akan ditawarkan dengan opsi fitur Honda Sensing.

Fitur Honda Sensing ini meliputi lima fitur utama yang menggunakan pemindai radar di moncong mobil. Dimulai dari CMBS (Collision Mitigation Braking System) yang dapat membantu Anda ketika terdapat kemungkinan kendaraan berbenturan dengan kendaraan lain atau pejalan kaki yang terdeteksi di depan.

Ada juga ACC (Adaptive Cruise Control) with LSF (Low Speed Follow) yang dapat membantu Anda menjaga kestabilan kecepatan kendaraan dan mengatur jarak di belakang kendaraan yang terdeteksi di depan.

Gambar Honda Sensing

Ilustrasi Honda Sensing dari Accord Turbo

Dengan Cruise Control pintar tersebut, Anda bisa menghentikan kendaraan tanpa harus menginjak pedal rem dan menjalankan mobil tanpa harus menginjak pedal gas. Fitur ini bekerja sama dengan RDM (Road Departure Mitigation) yang berfungsi untuk menjaga dan membantu Anda mendeteksi kemungkinan kendaraan Anda keluar dari garis jalur.

Lantas ada lagi fitur LKAS (Lane Keeping Assist System) yang dapat membantu kemudi untuk menjaga kendaraan tetap berada pada jalur yang terdeteksi dan memberikan getaran serta visual di MID (Multi Information Display) jika terdeteksi keluar dari jalur.

>>> Benarkah Honda N7X Concept Bakal Jadi Penerus BR-V di Indonesia?

Serta ada AHB (Auto High Beam) yang berfungsi membantu Anda saat berjalan di kegelapan malam. Saat berkendara di atas kecepatan 40 km/jam dengan posisi tuas lampu diputar dari low beam ke posisi AUTO. Sistem AHB ini secara intuitif akan berganti antara lampu besar (high beam) dan lampu normal low beam tergantung pada situasi jalanan.

Kami juga memprediksi bahwa versi produksi akan dibekali dengan fitur Honda Lane Watch yang memang sudah terlihat pada dummy Honda N7X yang sudah dipamerkan.

Gambar Interior Honda Amaze

Kami memprediksi tampilan interior All New BR-V akan mirip dengan Honda Amaze

Memang dummy tersebut belum memperlihatkan penampakan interior mobil ini secara jelas. Tetapi, melalui tayangan World Premiere mobil ini kami melihat bahwa desain interior N7X tampak mirip dengan Honda Amaze. Mulai dari bentuk dasbor, panel, hingga lingkar kemudi terlihat cukup identik.

Jika ditarik dari garis keturunannya, Amaze yang merupakan Brio versi sedan memang berkerabat dengan BR-V yang merupakan pengembangan dari Mobilio yang merupakan Brio versi MPV. Jadi, penggunaan interior Amaze pada All New BR-V terasa sangat mungkin.

Meski head unit Amaze belum berbentuk touch screen, kami optimis All New BR-V akan dibekali dengan sistem infotainment dengan head unit touch screen dengan konektivitas lengkap mulai dari Bluetooth hingga Android Auto dan Apple Car Play.

Tentu deretan fitur tersebut hanya akan tersedia pada tipe termahal yang jika berkaca dari NJKB, ditawarkan dengan harga yang amat sangat kompetitif. Jika memang prediksi kami benar, nampaknya Honda memang benar-benar serius untuk mengalahkan para rival di segmen Low SUV.

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top