Profil Hyundai Creta, Sang Kuda Hitam Di Kelas SUV Murah

14/03/2021

Mobil baru

5 menit

Share this post:
Profil Hyundai Creta, Sang Kuda Hitam Di Kelas SUV Murah
Pabrikan Korea Selatan berlogo H miring ini selalu menjadi kuda hitam di kelasnya, tak terkecuali Hyundai Creta yang bakal memanaskan persaingan SUV murah

Jika menarik benang merah sejarah mobil Korea di Indonesia, pabrikan berlogo H miring ini hampir selalu menjadi kuda hitam di kelasnya. Mulai dari Hyundai Tucson di tahun 2005 yang cukup membuat merek mapan semisal Honda yang mengandalkan CR-V dan Nissan dengan X-Trail mengerutkan dahi. Lalu disusul Hyundai Santa Fe yang jadi SUV bersasis monokok dengan mesin terkuat. Lantas apakah Hyundai Creta juga bakal memanaskan persaingan SUV murah?

Gambar Hyundai Tucson GLS 2005

Percaya enggak kalau Hyundai sudah mulai jadi kuda hitam sejak medio 2005?

Hipotesis tim Cintamobil.com ini diambil bukan tanpa alasan, mengingat kelas SUV murah ini sebentar lagi akan booming di Indonesia. Saudara jauh Creta yakni KIA Sonet sudah kick-off terlebih dahulu membuka kelas ini bulan November tahun 2020 lalu. Lalu disusul dengan Nissan Magnite sebulan kemudian di tahun yang sama, dan tak lama lagi disinyalir duo jagoan grup Astra akan segera mengaspal ke Tanah Air.

Desain Extraordinary

Ada beberapa kesamaan antara konsumen Indonesia dengan India, salah satunya adalah sebagian besar konsumen membeli mobil berdasarkan desain mobilnya. Dan desain menjadi salah satu kelebihan dari SUV murah racikan Hyundai ini. Hyundai Creta generasi kedua ini dibuat lebih panjang 30 mm dan lebih lebar 10 mm dibandingkan generasi pertama. Serta wheelbase-nya yang lebih melar 20 mm.

Gambar Hyundai Creta warna merah dan warna hitam

Hyundai Creta punya desain out of the box

Desain yang out of the box tersebut merupakan cerminan bahasa desain Hyundai yang baru, yakni “Sensuous Sportiness”. Tak heran Hyundai Creta terlihat mirip dengan desain Hyundai Venue, terutama dari lampu depan yang sudah mengusung bohlam jenis LED (Light Emitting Diode). Dibandingkan generasi pertama yang lebih mengkotak, Creta generasi kedua ini didominasi dengan garis-garis bodi yang lebih membulat.

Gambar tampilan depan Hyundai Creta

Desain Hyundai Creta bisa memancing perdebatan hate or love

Dari samping, Hyundai mempertahankan sebagai besar model dari generasi pertama. Namun tetap ada penyegaran yang dilakukan dengan menghadirkan lengkungan roda dan body cladding yang lebih menonjol serta aksen perak yang terdapat pada pilar C untuk menghadirkan kesan elegan pada mobil ini. Guratan sisi samping dibuat lebih halus. Dan tak lupa desain velg two tone 17 inci jadi pemanis di bagian samping.

Gambar tampilan belakang Hyundai Creta

Hyundai Creta ini jadi yang terpanjang di antara rivalnya dengan dimensi 4,3 meter

Pada bagian buritan Hyundai meminimalisir penggunaan chrome pada bagian belakang. Kesan sporty didapat dari spoiler yang terintegrasi dengan rapi. Sama seperti lampu depan, Creta mendapatkan cluster lampu depan dengan desain heksagonal yang terbelah. Beberapa varian tertentu sudah mendapatkan lampu belakang LED. Pada bagian belakang terdapat tulisan ‘CRETA’ beraksen chrome.

>>> Ini pendapat kami mengenai Hyundai Creta

Pakai Mesin Sonet?

SUV murah racikan Hyundai ini sebenarnya punya tiga varian mesin, dari bensin turbo, bensin naturally aspirated, hingga diesel turbocharger. Tapi jika mengingat kualitas BBM solar yang tersedia di Tanah Air, nampaknya varian diesel tak akan masuk. Diprediksi Hyundai Creta akan menggendong 'jantung' pacu yang serupa dengan KIA Sonet, yakni berkonvigurasi 4-silinder 1.500 cc tanpa sistem induksi udara paksa dengan output tenaga 115 PS dan torsi 144 NM.

Foto mesin Smartstrem KIA-Hyundai

Mesin akan serupa Sonet atau pakai mesin turbo?

Mesin bensin berkode Smartstream Gamma II ini juga dijejali berbagai teknologi yang membuatnya punya performa memadai sekaligus hemat BBM. Misalnya, mesin ini dilengkapi dengan teknologi katup variabel dual CVVT (Continuously Variable Valve Timing) serta double injector. Kelebihan dari penerapan dual injector adalah lebih efisien, karena proses pengabutan jadi semakin sempurna dan bisa diatur sesuai kebutuhan. 

Foto dual injector mesin Smartstream KIA Hyundai

Dual injector punya kelebihan tersendiri

Ambil contoh untuk menyelakan mesin akan lebih mudah dengan double injector, juga untuk kebutuhan idle sampai berjalan santai, mesin cukup pakai single injector. Tapi kalo sudah putaran mesin menengah atau hendak berakselerasi spontan, baru dual injector bekerja optimal. Tetapi yang utama mekanisme double injector ini lebih ke proses pengabutan bahan bakar yang lebih baik dari single injector. 

Fitur (Cukup) Melimpah

Gambar fitur Hyundai Creta

Hyundai Creta diprediksi akan punya fitur berlimpah

Salah satu senjata Creta untuk bertarung di kelas SUV murah ini adalah fiturnya yang cukup berlimpah. Selain audio yang sudah support Apple CarPlay dan Android Auto, ia juga sudah bisa menerima perintah suara melalui sistem BlueLink yang bahkan mampu membuka sunroof di mobil ini. Tak hanya itu saja, head unit layar sentuh dengan bentang layar 10,25 incinya juga 'dikawal' speaker Bose guna menunjang kualitas reproduksi suaranya.

>>> Hyundai Creta 2020 Terjepret Tes di Indonesia, Siap Launching?

Diproduksi Di Pabrik Hyundai Indonesia?

Hyundai tampaknya bakal langsung tancap gas ketika pabriknya di Indonesia nanti rampung. Kabar menyebut pabrik Hyundai di Cikarang akan memproduksi empat model. Satu diantaranya adalah adalah compac crossover berkapasitas lima penumpang bernama Creta. Hal ini kami dapat dari salah satu media asal Filipina bernama Autoindustriya yang menyebut Hyundai Creta yang dijual di sana adalah produksi di Indonesia. 

Gambar Hyundai ix25 atau Hyundai Creta

Hyundai Creta siap dirakit di Indonesia

Rumornya produksi Creta di Indonesia akan dimulai pada kuartal keempat tahun 2021. Meski demikian pihak PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) selaku agen pemegang merek Hyundai di Indonesia belum mau berkomentar mengenai rumor ini. "Untuk produk baru, saya belum bisa kasih komentar ya," papar Makmur Tahir selaku Managing Director PT HMID kepada tim Cintamobil.com saat ditemui di sesi media drive Hyundai Palisade beberapa waktu lalu.

Pertanyaan Sering Diajukan

Kapan Hyundai Creta meluncur di Indonesia?
Belum ada informasi pasti mengenai hal ini, PT Hyundai Motors Indonesia masih menutup mulut soal kabar ini
Berapa harga Hyundai Creta?
Creta baru bisa ditemukan di pasar India di sana harganya imulai dari 9,99 lakh rupee, atau setara dengan Rp 192 jutaan hingga 15,79 lakh rupee, atau setara Rp 304 jutaan dalam kurs saat ini.
Siapa saja rival Hyundai Creta?
Daihatsu Rocky, Toyota Raize, KIA Sonet, Nissan Magnite, dan Honda ZR-V
Share this post:
Penulis
Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, Kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com
 
back to top