PKM Di Kota Semarang, Ojol Masih Boleh Narik Sampai Malam

01/05/2020

Mobil baru

3 menit

Share this post:
PKM Di Kota Semarang, Ojol Masih Boleh Narik Sampai Malam
Sejumlah kendaraan terkena Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) yang berlaku di Kota Semarang. Meski demikian Ojol masih boleh narik penumpang, bahkan sampai malam.

Terkait langkah sejumlah daerah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19), Kota Semarang menjadi yang pertama menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) non PSBB. Dimulai 27 April 2020 dan berakhir 24 Mei 2020 mendatang.

Foto menunjukkan pemeriksaan kendaraan di Semarang

Pemkot Semarang memilih PKM dibanding PSBB

Salah satu alasan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memilih kebijakan ini dibanding PSBB, yaitu memberi kelonggaran kepada warga untuk tetap bisa beraktivitas dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Dan memang, dalam Peraturan Walikota Nomor 28 tahun 2020, tentang Pedoman Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) di Kota Semarang ada perbedaan pembatasan dibanding dengan umumnya aturan PSBB di wilayah lain.

Misalnya, PKM tidak dijelaskan aturan sepeda motor secara mendetail. Hanya yang umum saja yaitu memakai masker. Sedangkan aturan PSBB secara jelas melarang penggunaan sepeda motor memboncengkan penumpang lain alamat. Selain itu juga diwajibkan memakai masker, sarung tangan, dan bahkan baju lengan panjang/jaket. Aturan ini berlaku juga untuk ojek online (Ojol) yang juga dilarang mengangkut penumpang orang dan hanya boleh mengangkut barang.

>>> Tips Berbuka Puasa Saat Perjalanan Menggunakan Mobil

Ojol boleh narik penumpang

Dalam aturan PKM di Kota Semarang tidak ada larangan OJOL beroperasi baik membawa barang maupun penumpang. Bahkan agak istimewa jika transportasi umum dibatasi operasionalnya sampai jam 18.00 WIB, taksi dan OJOL dikecualikan, dan boleh beroperasi sampai malam. Pada Pasal 14 ayat 2 poin b disebutkan: "b. moda transportasi umum dilakukan pembatasan jam operasional mulai dari pukul 04.00 WIB sampai dengan pukul 18.00 WIB kecuali taksi dan ojek;"

Informasi dari warga Semarang, masih banyak ojek online berlalu lalang baik membawa penumpang maupun sendirian. "Njih bener tapi saget lewat, Saking atas turun ke Semarang bisa (Ya benar ada pembatasan tapi masih bisa lewat, dari Semarang atas ke Semarang bawah pun boleh," kata warga Semarang bernama Irawan yang dihubungi Cintamobil.com (30/4/2020).

Foto menujukkan sejumlah driver OJOL mengantre pemberian bantuan dari pemerintah

Driver OJOL menerima bantuan dari pemerintah

Pos Pemantauan

Seperti halnya PSBB di wilayah lain, PKM di Kota Semarang juga membatasi akses kendaraan yang ingin masuk ke kota. Pemkot Semarang menyiapkan 16 pos pemantauan, 8 pos berada di kota yaitu di Kampung Kali, Jl. Prof Hamka, Ngresrep, Johar relokasi, Nasmoco Pemuda, Halte BRT Karangayu, RM Salam Laos Mrican, dan seberang RM Bundo Ahmad Yani. Sedangkan sisanya di perbatasan yaitu di Genuk, Plamongan, Mapagan, Taman Unyil, Cangkiran, Mangkang, Gerbang Tol Banyumanik, Gerbang Tol Kalikangkung. Seluruh pos dijaga oleh tim patroli terdiri dari TNI, Polri, Dishub, Satpol PP dan tenaga medis.

>>> Semarang Berlakukan PKM, Pemkot Siapkan 16 Pos Pemantauan

Foto menunjukkan kendaraan diperiksa di Pos Pemantauan PKM Semarang

Kendaraan melintas Kota Semarang diperiksa ketat

>>> Berita aktual lainnya terkait otomotif ada disini

Share this post:
Penulis
Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.

Berita lain

Ini Penyebab Macet Parah di Hari Pertama PSBB Di Kota Surabaya

29/04/2020

Pasar mobil

3 menit

Hari pertama pelaksanaan PSBB di Kota Surabaya diwarnai kemacetan parah di Bundaran Waru perbatasan Surabaya dengan Sidoarjo. Ini penyebabnya menurut polisi!

Lihat juga

Saat PSBB Truk Juga Dicek Untuk Memastikan Tidak Ada Penumpang Gelap

29/04/2020

Pasar mobil

3 menit

Polisi serius melakukan pengawasan larangan mudik lebaran, bahkan kendaraan pengangkut barang harus diperiksa untuk memastikan tidak ada penumpang gelap.

Lihat juga

5 Risiko yang Bisa Timbul karena Mobil Jarang Dipakai akibat PSBB

18/04/2020

Perawatan dan service

3 menit

Aturan PSSB yang resmi diberlakukan pemerintah daerah membuat mobil Anda menjadi jarang digunakan. Tetapi apakah Anda tahu resiko dari mobil jarang dipakai?

Lihat juga
 
back to top