MPV KIA Calon Rival Avanza-Xpander Diproduksi Tahun 2022

12/01/2021

Mobil baru

3 menit

KIA dikabarkan akan meramaikan pasar MPV yang dihuni Avanza hingga Xpander. MPV KIA itu dijadwalkan meluncur pada Januari 2022 dengan mengusung platform Seltos.

Mobil berjenis MPV tampaknya cukup menarik minat para pabrikan untuk digarap. Kali ini ada produsen asal Korea Selatan KIA yang dikabarkan ikut terjun memproduksi mobil segmen Multi Purpose Vehicle tersebut. 

MPV KIA itu rencananya akan meluncur pada Januari 2022 di India bersama dengan logo terbarunya seperti diberitakan Electric Vehicle Web. Berita soal KIA akan mencuat usai sebuah MPV dengan kode nama 'KIA KY' muncul dalam sebuah presentasi. 

MPV KIA di India

Informasi mobil MPV buatan KIA. Foto: Electric Web

>>> KIA Sonet Buka Kelas Baru Di Indonesia, Dibanderol Rp 200 Jutaan

Dikembangkan di India

MPV KIA ini memang dikembangkan khusus untuk konsumen di negeri Bollywood. Kehadiran MPV KIA ini diharap bisa berkontribusi menyumbang penjualan lantaran jumlah pengendara di sana tengah mengalami peningkatan. MPV KIA ini disebut menjadi model strategis kedua setelah Sonet yang awalnya dikembangkan untuk India. 

Seperti MPV pada umumnya, MPV buatan KIA ini akan bisa memuat tujuh penumpang di dalamnya dan bersiap menantang Maruti Ertiga, Innova, dan juga Mahindra Marazzo. Soal nama, sejauh ini belum ada bocoran lebih lanjut dari KIA. Namun disebut-sebut MPV garapan KIA akan dipakai untuk pasar global seperti layaknya Carnival. 

MPV ini kabarnya akan mengusung platform yang sama dengan KIA Seltos (KIA SP2) dan juga generasi kedua Hyundai Creta (Hyundai SU2). Kemudian ada juga kemungkinan MPV KIA menjadi saudara dari MPV Hyundai yang disiapkan untuk masyarakat Indonesia. 

Mobil rencananya akan diproduksi di pabrik KIA kawasan Anantapur. Target penjualannya pun cukup lumayan besar yakni 76.000 unit, 50.000 unit diantaranya ditujukan bagi konsumen India.

KIA Seltos

Bakal mengusung platform yang sama dengan Seltos

>>> Ini Makna Logo Baru Kia dan Slogannya

Bakal Diekspor ke Negara Berkembang

Kemudian sisanya dialokasikan untuk ekspor. Besar kemungkinan MPV dari KIA itu akan menyasar negara-negara berkembang dimana Suzuki Ertiga, Mitsubishi Xpander, dan juga Avanza sangat dominan. 

Soal harga, KIA KY tersebut akan dibanderol di kisaran 11,00,000 rupee atau kalau dirupiahkan setara Rp 212 jutaan. Sebelum kabar MPV KIA menyeruak, sang saudara juga dikabarkan tengah menyiapkan mobil MPV khususnya untuk di Indonesia. 

Kala itu ada nama Staria yang didaftarkan Hyundai ke Hak Kekayaan Intelektual sebagai merek dagang milik pabrikan asal Korea Selatan itu. Nama Staria pertama kali diajukan pada 1 Juni 2020 sedangkan Staria Premium pada 15 September 2020. 

Namun merek dagang itu jelas tersimpan rapi sehingga menebaknya pun sulit. Yang jelas, nama Hyundai Staria juga terdaftar di Malaysia, Laos, Kamboja, Jerman, Prancis, hingga Amerika Latin. Kabarnya Staria akan meramaikan pasar otomotif di kawasan Asia. 

>>> Inikah MPV Hyundai yang Bakal Lawan Avanza-Xpander di Indonesia?

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. 
Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 
Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
  • Geneva International Motor Show 2017
  • Tokyo Auto Salon 2019
 
back to top