Mobil Rp 70 Jutaan Suzuki S-Presso Bakal Segera Dijual di Indonesia?

09/08/2021

Mobil baru

3 menit

Share this post:
Nama mobil seharga Rp 70 jutaan, Suzuki S-Presso telah didaftarkan dalam laman Pangkalan Data Kekayaan Intelektual. Akankah mobil itu dijual di Indonesia?

Satu lagi mobil baru yang dikabarkan bakal masuk ke Indonesia. Adalah mobil mungil bergaya crossover Suzuki S-Presso. Hal itu terungkap usai nama S-Presso didaftarkan pada laman Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM. 

Dalam situs itu tertulis bahwa S-Presso merupakan suatu penamaan untuk kode kelas 12 dengan jenis barang jasa mulai dari ban untuk mobil, sabuk pengaman kendaraan, suspensi redam kejut untuk kendaraan bermotor,  hingga tuas transmisi termasuk di dalamnya. 

Gambar menunjukkan Suzuki S-Presso

S-Presso berukuran mungil

>>> Modifikasi RC Suzuki Carry Jadi Mirip Tesla

Harga Suzuki S-Presso di India

Di situ juga tertulisa tanggal dimulai perlindungna adalah 25 Maret 2021 dan tanggal pengumuman 5 April 2021. Terungkap pula bahwa pemilik paten nama S-Presso adalah Suzuki Motor Corporation. Bagi Anda yang belum tahu, Suzuki S-Presso merupakan salah satu mobil termurah dari pabrikan Jepang itu. 

S-Presso perdana meluncur di India pada Oktober 2019. Suzuki S-Presso memang punya banderolan cukup murah. Melansir laman Maruti Suzuki, S-Presso varian terendah punya banderol ₹ 378.000 atau kalau dirupiahkan dengan kurs saat ini setara Rp 73,2 jutaan. Sedangkan untuk varian yang termahal punya banderolan ₹ 536.000 atau setara Rp 103 jutaan. 

S-Presso tak hanya menjadi mobil murah di India. Bahkan di Afrika Selatan, Suzuki S-Presso menjadi mobil termurah dibandingkan model lainnya. 

>>> Ada Suzuki Jimny Versi Kekar dari Korea Selatan, Begini Wujudnya

Spesifikasi S-Presso

Gambar menunjukkan Tampilan depan Suzuki S-Presso 2019 berwarna orange

Akankah S-Presso dijual di Indonesia?

Mobil ini memiliki panjang 3.665 mm, lebar 1.520 mm dan tinggi 1.549 mm sampai 1.564 mm dengan wheelbase 2.380 mm. Mobil pakai pelek 13 inci atau 14 inci.

Di balik kap mesinnya, S-Presso menggendong mesin tiga silinder berkode BS-IV K10B berkapasistas 1.000cc. Berkat mesin itu, Suzuki S-Presso mampu menghasilkan tenaga setara 50 kW dengan torsi maksimal 90 Nm.

Tenaga tersebut disalurkan melalui pilihan transmisi manual lima percepatan atau automated manual 5 percepatan. Tak cuma bodinya saja yang mungil, konsumsi bahan bakarnya pun diklaim irit yakni di kisaran 21.4 km/l hingga 21.7 km/l. 

Gambar menunjukkan tampilan samping Suzuki S-Presso 2019 berwarna orange

S-Presso jadi salah satu mobil termurah di India

Jangan khawatir, meski murah Suzuki membekali S-Presso dengan ragam fitur keamanan yang menunjang keselamatan seperti ABS dengan EBD< Rear Parking Assist Sensor, hingga Dual Airbag.

Kemudian pada sistem hiburan terdapat SmartPlay Studio with Audio and Voice Control, Power Window Central, dan Auto Gear Shift. Tapi itu semua merupakan spesifikasi S-Presso di India.

Bila nantinya masuk ke Indonesia bisa jadi ada beberapa penyesuaian dan menjadikannya berbeda dengan versi India. Begitu pula dengan harganya, adanya penyesuaian biasanya turut berpengaruh ke harga. Belum lagi kalau nanti mobilnya diimpor langsung dari Negeri Bollywood, tentu ada biaya perpajakan yang dikenakan. Tapi bisa juga mobil diproduksi di Tanah Air sehingga harga jualnya bisa lebih murah. 

>>> Gandeng Daihatsu, The Next Gran Max Bakal Dibuat Suzuki?

 

Menjadi jurnalis otomotif di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2016 dan telah memiliki ragam pengalaman menguji mobil hingga mengunjungi pameran otomotif tingkat dunia. Bergabung sebagai Editor di Cintamobil sejak tahun 2020.

Lulusan Universitas Trisakti ini mengawali karir sebagai jurnalis di kanal ekonomi di salah satu media ternama di Indonesia sejak 2015. Kemudian pada tahun 2016, dipercaya untuk mengisi kanal otomotif. Sebagai jurnalis di bidang otomotif, tentu dituntut untuk mengetahui ragam informasi yang berkaitan dengan mobil, motor, hingga lalu lintas kendaraan. Pun demikian dengan aturan lalu lintas yang berlaku saat ini. 

Tidak cuma memiliki pengetahuan soal industri otomotif Tanah Air, bekerja di media mainstream artinya dituntut juga untuk menyajikan berita secara cepat dan akurat. 

Dengan kemampuan yang dimiliki, sejak saat itu pula mulai dipercaya untuk mengetes ragam mobil baru di Indonesia maupun luar negeri. Adapun ragam mobil yang pernah dicoba antara lain di kelas LCGC, Low MPV, SUV, mobil listrik murni hingga Supercar sekelas Ferrari.

Tak cuma itu, aneka pameran otomotif berskala nasional dan internasional di berbagai negara juga telah dihadirinya. Pada tahun 2020, memutuskan untuk bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Editor.

Experience

  • Tokyo Auto Salon 2019
  • Geneva International Motor Show 2017
  • GIIAS 2016, 2017, 2018, 2019
  • IIMS 2017, 2018, 2019
  • IMOS 2016, 2018
 
back to top