BMW Group Indonesia tidak pernah setengah-setengah dalam menghadirkan line-up elektrifikasinya di Indonesia. Sukses dengan i Series, brand MINI yang juga di bawah payung yang sama pun tak ingin kalah. Makanya MINI menghadirkan MINI Cooper S ELECTRIC atau dikenal juga dengan MINI SE di negara-negara lain.

Secara total ia kami lajukan lebih dari 450 kilometer untuk memberikan kami gambaran mengenai performanya
Sebelumnya terima kasih kami sampaikan kepada BMW Group Indonesia yang telah mengizinkan tim Cintamobil.com membawa MINI Cooper S ELECTRIC ini untuk diekspolor secara mendalam. Seperti apa pandangan kacamata kami terhadap mobil ini? Yuk simak ulasannya hingga tuntas...
Electric Funky Car
Kesan funky sudah kami temukan saat kami menemui mobil ini, ketika petugas menyerahkan kunci MINI yang bentuknya khas langsung menyiratkan kesan funky. Apalagi kunci tersebut hanya perlu dikantungi saja dan mobil imut ini mampu mendeteksi ketika Anda mendekatinya.
Masuk ke dalam. Anda akan disambut interior laksana MINI bermesin konvensional. Ini bukan hal buruk menurut kami, karena Anda akan cepat familiar dan terbiasa dengan MINI. Saat menyalakan mesin pun mobil ini mengeluarkan suara khas seperti hendak memulai game. What a lovely car! Kami suka.

Susunan dan desain tombol yang funky khas MINI tetap dipertahankan
Seperti khasnya mobil-mobil lansiran BMW Group Indonesia, Anda enggak perlu banyak melakukan penyetelan untuk mendapatkan posisi duduk yang pas. Pengaturan Tilt and Telescopic yang jauh serta pengaturan kursi yang fleksibel dan punya titik hip point yang pas membuatnya langsung pas dengan postur tubuh seperti apapun.

Mobil ini pas untuk menunjang gaya hidup urban
Membawanya ke jalan raya sudah pasti membuat orang 'patah leher', maklum saja bentuknya yang funky dipadu dengan sentuhan kelir Electric Green di spion dan beberapa emblem membuatnya terlihat Outstanding di jalan raya.
Meski memiliki bentuk yang sama persis dengan MINI 3-Doors bermesin konvensional, namun MINI bertenaga listrik ini dibuat dengan 40% logam daur ulang dan 100% bahan mentah dari sumber yang sustainabilitas. Dan yang perlu diingat ini adalah model elektrik pertama MINI yang hadir di Indonesia.
>>> JOY IS ELECTRIC Jadi Tema BMW Group Electric Exhibition 2023
Maximum Gokart Feel!
Meskipun lahir sebagai sebuah mobil elektrik, namun MINI Cooper S ELECTRIC ini tak serta merta meninggalkan kemampuannya untuk menghibur pengemudi atau siapapun yang berada di balik kemudinya. Ia tetap mampu menunjukkan hegemoninya sebagai 'Driver's Car'.

Power motor listriknya sama besar dengan MINI Cooper S 3-Door bermesin konvensional
MINI listrik dilengkapi dengan motor listrik kecepatan tunggal 184 PS, dengan daya yang kurang lebih sama dengan MINI Cooper S 3-Door. Powertrain yang bertenaga seperti itu membuatnya mampu mencapai 0-60 km/jam dalam 3,9 detik berkat teknologi ARB yang mencegah roda tergelincir. 0-100 km/jam? Butuh 7,2 detik saja!

Senyum selalu lebar ketika Anda mengajaknya bermanuver cepat maupun injak dalam pedal akselerator
Berkat adanya peningkatan distribusi berat, memungkinkan pusat gravitasi dari MINI Cooper S listrik ini sekitar 30 mm lebih rendah daripada varian Cooper S bermesin bensin konvensional. Selain itu, peletakan baterai juga berkontribusi menambah pengalaman berkendara yang sangat dinamis. Tak heran Maximum Gokart Feel tetap terasa.
Tentang Charging & Jarak Tempuh MINI Cooper S Electric
MINI listrik ini dapat diisi dalam waktu 2,5 jam di pos pengisian dengan daya 11 kW, atau 80% hanya dalam waktu 35 menit di pos pengisian cepat DC dengan daya 50 kW. Baterainya sendiri berkapasitas 32,6 kWh, hanya saja atas dasar safety yang bisa digunakan hanya 28,9 kWh.
Dengan kapasitas baterai penuh ia diklaim oleh BMW Group Indonesia mampu melaju sejauh 230 kilometer dengan metode tes WLTP. Namun dari hasil tes kami ternyata bisa sedikit lebih baik di angka 238 - 260 kilometer.

Soket model CCS2 membuatnya kompatibel dicas di manapun
Hal itu karena rata-rata konsumsi energi yang kami dapat sepanjang pengetesan mobil ini di angka 8,26 km/kWh hingga 9,0 km/kWh yang berarti jika dikalikan ke kapasitas baterai yang dapat terpakai rentang tempuh maksimumnya di angka 260 km.
Sebagai catatan positif, kami sempat melajukan mobil ini hingga baterai 1% saja, dan tidak terasa penurunan performa, hanya saja AC menjadi sedikit dikurangi dinginnya oleh sistem untuk menjaga mobil dapat mencapai tempat charging terdekat tanpa harus mogok dan ditowing.
MINI ELECTRIC Ini Akan Lebih Baik Jika...
Agak disayangkan memang aristektur listrik mobil ini belum bisa menerima daya DC Ultra Fast Charging 240 kW (maksimum 50 kW), padahal itu bisa mempercepat lagi waktu pengisian baterainya. Mengingat kapasitas baterainya yang tak terlalu besar, membuat proses pengisian daya lebih cepat dengan arus sebesar itu.

Seandainya arsitektur listriknya se-advance mobil di sampingnya...
Dan akan lebih baik lagi bila kapasitas bagasinya lebih besar dari 211 liter ketika semua kursi di mobil ini digunakan. Jujur saja jarak tempuh adalah momok terbesar saat menggunakan mobil ini, tapi bila Anda sudah terbiasa tentu sudah enggak takut lagi.
Kesimpulan
So, is this car for you? Well, jika Anda mencari mobil elektrik yang penampilannya funky dengan performa bikin takjub maka MINI Cooper S ELECTRIC ini adalah kendaraan yang pas untuk Anda. Mobil ini dijual seharga Rp 945.000.000 (Off-The Road) dan MINI Electric Collection yang tersedia dengan warna biru yang Rp 10 juta lebih mahal.

Biaya per kilometer untuk MINI listrik hanya Rp 181. Yang mana itu adalah 6 hingga 7 kali lebih murah daripada mobil dengan bensin
Apalagi tak ada yang perlu dikhawatirkan soal baterainya, karena garansi baterai pada MINI Electric adalah 8 tahun/100.000 KM. Berhemat dalam jangka panjang? Tentu bisa dengan MINI Electric, sebab servis hanya 2 tahun sekali dan tarif listrik jauh lebih murah daripada bensin.