Mobil Listrik Mercedes-Benz EQS Dipastikan Masuk Indonesia Tahun 2022

04/11/2021

Mobil baru

4 menit

Share this post:
Mengakhiri kebungkamannya, PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI) memastikan bahwa EQS akan menjadi mobil listrik perdana mereka di Tanah Air.

Seperti yang kita ketahui, pabrikan otomotif sedang berlomba-lomba untuk melakukan transisi ke era elektrifikasi, tak terkecuali Mercedes-Benz. Jenama asal Jerman ini sudah memperkenalkan beberapa model hybrid mereka yang mengusung teknologi elektrifikasi bertajuk EQ.

Bertepatan dengan ajang pameran Mercedes-Benz Star Expo 2021 yang berlangsung di Senayan City, Jakarta Selatan, PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia (MBDI) akhirnya mengkonfirmasi kedatangan mobil listrik perdana mereka di tahun 2022.

Mercedes-Benz EQS Jadi yang Pertama

Saat ditanya mengenai model listrik apa yang didatangkan ke Tanah Air, President Director MBDI, Choi Duk Jun menyebut bahwa mereka akan meluncurkan Sedan listrik flagship dari Mercy.

Gambar Mercedes-Benz EQS

Mercedes-Benz EQS 580 First Edition, mulai dipasarkan secara global tahun depan

"Tahun depan kita akan merilis mobil listrik di Indonesia, EQS," ungkap President rector MBDI, Choi Duk Jun.

>>> Review Mercedes-Benz C-Class 2021: ‘Adik’ S-Class Akhirnya Berteknologi Hybrid

Cukup mengagetkan bagi kami mengingat SUV listrik EQC sebenarnya menjadi model pertama yang diperkenalkan secara global. Apalagi, MBDI sendiri mengakui bahwa hingga GLC yang menjadi basis dari EQC merupakan salah satu model paling laris di Indonesia.

Mercedes-Benz EQS merupakan sedan listrik flagship yang baru saja meluncur pada tahun 2021. Mobil itu menjadi pelopor platform MEA (Modular Electric Architecture) dari Mercedes-Benz yang akan menjadi fondasi bagi model-model EQ di masa depan.

S-Class versi elektrik tersebut akan ditawarkan dalam dua varian, pertama adalah EQS 450+ yang menggunakan satu Permanent Magnet AC Synchronous Electric Motor di gandar belakang (RWD) yang menghasilkan tenaga 329 HP.

Gambar Interior EQS

Tampilan Interior Mercedes-Benz EQS, seperti masuk ke dalam pesawat luar angkasa

Selanjutnya ada Mercedes-Benz EQS 580 4MATIC dengan dua motor listrik (AWD) yang menghasilkan tenaga 516 HP. Keduanya akan ditawarkan dengan baterai 108 kWh yang jika ditranslasikan ke jangkauan WLTP, mampu menempuh jarak hingga 785 kilometer untuk EQS 450+ dan 676 kilometer untuk EQS 580 4MATIC.

Investasi Elektrifikasi

Salah satu pertanyaan mengenai percepatan elektrifikasi di Indonesia, tentu saja mengenai kemungkinan investasi mobil listrik Mercedes-Benz di Indonesia. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang sendiri sudah berkunjung ke markas pabrikan berlambang three-pointed star ini di Jerman.

Menperin mengungkapkan bahwa Mercedes-Benz tertarik untuk membuat Indonesia sebagai hub produksi mereka untuk pasar Australia. Tetapi, sejauh ini peluang untuk menambah investasi tersebut masih dalam tahap kajian.

>>> Mercedes EQS Resmi Diperkenalkan, S-Class EV dengan Jarak Tempuh 770 km

Gambar Menperin

Menperin Agus Gumiwang berkunjung ke markas Mercedes-Benz

"Minggu lalu Menteri Perindustrian Agus Gumiwang mengunjungi kantor pusat kami di Jerman. Kami berterimakasih karena telah meluangkan waktunya untuk menyampaikan segala sesuatu yang akan kita dapatkan (jika berinvestasi di Indonesia)," ujar Choi Duk Jun.

Indonesia dan Australia telah menandatangani perjanjian Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) yang berlaku sejak 5 Juli 2020. Melalui kesepakatan tersebut, pabrik di Indonesia bisa mengirimkan mobil 100% Completely Built Up tanpa tarif perdagangan.

Dengan itu, Indonesia dapat menjadi tempat strategis untuk merakit mobil-mobil Mercedes-Benz untuk diekspor ke negara kangguru tersebut. Apalagi, pabrik PT Mercedes-Benz Indonesia (MBI)di Wanaherang, Bogor sudah terbukti mampu menghasilkan mobil-mobil berkualitas dengan standar tertinggi yang ditetapkan oleh markas mereka di Jerman.

Gambar Pabrik MBI

Sudah 50 tahun pabrikan Jerman ini merakit mobil di Indonesia

MBI saat ini sudah memproduksi sekitar 10 model mobil penumpang untuk pasar Tanah Air, di antaranya S-Class, E-Class, GLA, GLC, GLE, dan GLS di segmen SUV serta AMG A 35 Sedan dan AMG GLA 35 untuk model high-performance.

Tentu akan menarik juga jika model-model listrik seperti Mercedes-Benz EQS atau EQC untuk diproduksi secara lokal sehingga harganya bisa lebih terjangkau untuk dipasarkan di Indonesia.

>>> Intip Pilihan Mobil Bekas Dengan Harga Menarik di Sini

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top