Mercedes-AMG GT 4 Pintu Terbaru Usung Mesin Hybrid Bertenaga 831 HP

01/09/2021

Mobil baru

3 menit

Share this post:
Mercedes-AMG meluncurkan versi hybrid dari GT 4 pintu. Bukan hanya ketambahan motor listrik dan baterai, mobil ini juga punya performa yang cukup brutal.

Empat tahun lalu, Mercedes-AMG memperkenalkan GT Concept sebagai jawaban mereka terhadap Porsche Panamera sebagai mobil 4 pintu dengan performa bak sports car.

Saat Porsche meluncurkan Panamera versi hybrid, Mercedes pun kembali menjawab tantangan tersebut dengan memperkenalkan Mercedes-AMG GT 63 S E Performance. Seperti rivalnya, mobil ini akan menjadi tipe flagship dari GT 4 pintu.

Punya Tenaga Yang Membuat Supercar Kalang Kabut

Gambar Porsche Panamera Turbo S E Hybrid

Akan bersaing dengan Porsche Panamera Turbo S E Hybrid di segmen Sportscar hybrid 4 pintu super kencang

Mercedes-AMG jelas tak main-main untuk mengembangkan lini E Performance mereka. Jika Porsche Panamera Turbo S E-Hybrid 'hanya' memiliki tenaga 671 HP, para insinyur di Affalterbach membekali GT 4 pintu hybrid ini dengan tenaga 831 HP dan torsi 1.470 Nm.

>>> Mercedes-AMG One dan Ford Bronco Muncul di Gameplay Forza Horizon 5

Untuk memberi konteks pada angka-angka tersebut, mari kita bandingkan mobil itu dengan sebuah McLaren 720S, sebuah Supercar yang brilian. 720S dengan mesin 4 liter V8 twin-turbo menghasilkan tenaga 710 HP dan 770 Nm. Selisih 121 HP dan 700 Nm!

Performa menakjubkan tersebut dihasilkan dari mesin AMG V8 4,0 liter twin-turbo dengan baterai dan motor listrik yang terinspirasi dari mobil F1 yang dikendarai oleh Sir Lewis Hamilton.

Gambar Mercedes-AMG GT 63 S E Performance

Siap melahap Supercar yang lengah di jalan

AMG menggunakan tata letak P3 untuk E Performance, yang artinya motor listrik berada di gandar belakang dengan baterai di atasnya. Baterai itu adalah unit 6.1 kWh yang beratnya 89 kg dan Mercedes mengatakan bahwa baterai tersebut memiliki dua kali kepadatan daya baterai drive konvensional.

Baterai itu dirancang untuk pengiriman daya yang cepat dan regenerasi maksimum (ada empat mode regen terpisah seperti pada kebanyakan mobil listrik), jadi mobil ini hanya punya jangkauan melakukan sekitar 11 km dalam mode full EV, namun tenaga maksimal hingga 831 HP akan selalu tersedia untuk keempat roda.

>>> 2 Mobil Mercedes-Benz Ini Kini Dirakit di Bogor

Motor listrik mengirimkan tenaganya melalui girboks 2-percecpatan dan limited-slip differential yang dikontrol secara elektronik ke roda belakang. Sedangkan mesin V8 Mercedes-AMG GT 63 S E Performance ini masih mengandalkan girboks dual clutch 9-percepatan. Akselerasi 0 - 100 km/jam mobil ini hanya membutuhkan 2,9 detik.

Bukan Hanya Soal Tenaga

Yang membedakan mobil flagship ini dengan varian di bawahnya bukan hanya tenaganya. Mobil plug-in hybrid Mercedes-AMG ini mendapat bumper depan baru dan bumper belakang dengan port pengisian daya terintegrasi, serta emblem E Performance di bagian samping.

Gambar Mercedes-AMG GT 63 S E Performance

Sekilas terlihat seperti sedan mewah biasa

Bukan Mercedes-AMG namanya jika kenyamanan tidak ditingkatkan. Ya, Mercedes-AMG GT 63 S E Performance hadir dengan suspensi udara RIDE CONTROL+ AMG dan rem carbon ceramic sebagai standar. Sementara bagian interior menghadirkan tampilan khusus jajaran produk Mercedes hybrid.

Mobil ini dibekali dengan tujuh mode berkendara, Electric (dengan kecepatan hingga 130 km/jam), Comfort, Sport, Sport+, RACE, Slippery dan Individual.

Ada juga empat pengaturan untuk sistem AMG DYNAMICS yang menggunakan sensor untuk memastikan kecepatan, akselerasi lateral, sudut kemudi, dan kecepatan yaw untuk mengantisipasi bagaimana pengemudi menginginkan mobil berperilaku. Level-level tersebut adalah Basic, Advanced, Pro dan Master.

>>> Porsche Cetak Rekor Nurburgring, Mercedes-AMG Beri Selamat Dengan Sindiran

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif di tahun 2017, Taufan mengisi berbagai posisi mulai dari reporter, test driver, dan host untuk salah satu portal berita otomotif nasional. Kini, Ia bergabung sebagai content writer di Cintamobil.com.

Taufan merupakan lulusan Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Lulus di tahun 2017, ia langsung mengejar passion dan ketertarikannya sebagai seorang jurnalis otomotif.

Tak butuh waktu lama, Taufan diterima bekerja di GridOto.com. GridOto.com merupakan kanal berita yang mengulas berbagai hal yang berkaitan dengan otomotif, dari mulai review dan test, berita dalam dan luar negeri, serta tips & trick sebagai panduan bagi para pengguna kendaraan bermotor.

Selama dua tahun bekerja di GridOto.com, Taufan diplot untuk menjadi jurnalis yang serba bisa. Dari mulai mengisi artikel news, tips & trick, test drive & review, menjadi host untuk kanal YouTube GridOto.com, hingga menjadi editor pengganti.

Mengunjungi berbagai pameran otomotif nasional dan internasional, menemui narasumber ATPM, dealer mobil bekas, hingga ke bengkel-bengkel spesialis sudah pernah ia jabani. Taufan pun kerap dipercaya menghadiri ajang media test drive untuk mencoba mobil-mobil baru. Dari LCGC seperti Datsun Go, hingga ke Supercar seperti McLaren 720S.

Di sela-sela pekerjaannya, Taufan adalah petrolhead tulen yang gemar mengoleksi mobil (baik dalam bentuk die cast atau mobil asli) dan mengikuti dunia motorsport roda empat. Hobi membacanya juga membuat Taufan memiliki pengetahuan yang cukup dalam terhadap sejarah dan perkembangan mobil di dunia.

Setelah dua tahun berkarya di GridOto.com, Taufan pun memutuskan untuk rehat di tahun 2019. Selama vakum menjadi jurnalis, ia sempat membuka bisnis detailing dan cuci mobil bersama dengan sahabatnya. Selama berbisnis, ia pun memperdalam pengetahuannya terhadap perawatan mobil.

Di tahun 2021, ia memutuskan untuk kembali ke industri yang ia cintai dengan bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer. Anda akan banyak menemukan tulisan Taufan mengenai berita otomotif dalam dan luar negeri, tips & trick, ulasan teknis mengenai mobil, serta hal-hal yang berkaitan dengan dunia motorsport di website ini.

 
back to top