Mercedes C-Class All-Terrain, Wagon Berkemampuan Off-road

18/08/2021

Mobil baru

3 menit

Share this post:
Mercedes C-Class All-Terrain Wagon hadir dengan ground clearance lebih tinggi bersama dua mode berkendara tambahan yakni Offroad dan Offroad+.

Bagi mereka yang merasa mobil estate konvensional kurang cocok untuk bisa menjelajah jalan off-road dan SUV memiliki ban yang terlalu besar kini Mercedes-Benz punya solusi untuk keduanya. 

>>> Daimler AG Ganti Nama Jadi Mercedes-Benz Group AG

Hadir dengan Ground Clearance Lebih Tinggi

Melalui Mercedes C-Class All-Terrain pelanggan pabrikan mobil mewah asal Jerman ini bisa merasakan mobil estate atau wagon dengan kemampuan off-road. Pengenalan ini sendiri bukanlah hal yang baru karena sebelumnya Mercedes-Benz di tahun 2017 sempat perkenalkan juga All-Terrrain di keluarga E-Class.

Gambar menunjukan Mobil mercedes

C-Class All-Terrain punya dua mode berkendara

Mercedes C-Class All-Terrain memiliki ground clearance yang lebih tinggi 1,575 inci lebih tinggi 40 milimeter dibanding-Class Estate standar. Kemudian model anyar ini juga memiliki dua mode berkendara tambahan yakni Offroad untuk menangani medan kasar dan Offroad+ dengan Downhill Speed ​​Regulation untuk menangani tanjakan yang curam.

Mercedes-Benz C-Class All Terrain 2021

Tampilan tak kalah menarik

Untuk kenyamanan berkendara yang seimbang dan stabilitas berkendara yang tinggi, suspensi yang nyaman dengan sistem peredam pasif menjadi standar untuk varian model ini: efek peredam disesuaikan dengan permukaan jalan, tergantung pada amplitudo. Dalam hal ini kenyamanan berkendara ditingkatkan dengan mengurangi efek redaman, dan ketika guncangan lebih parah, tindakan redaman penuh memastikan stabilitas lebih.

>>> Kupas Tuntas Teknologi Truk Listrik Mercedes-Benz eActros 

Dapat Pencahayaan Baru

Sebagai pilihan bagi orang-orang yang berencana untuk menjelajah, Mercedes-Benz juga menawarkan sistem Digital Light yang menambahkan tiga lampu LED di setiap lampu depan. Saat pengemudi mengaktifkan salah satu mode berkendara off-road, lampu ini aktif untuk menerangi sudut lebar ke depan untuk visibilitas maksimum. 

Gambar menujukan Mercedes

Tampilan Mercedes-Benz C-Class All-Terrain

Mercedes C-Class All-Terrain juga tersedia dengan dua pilihan mesin bensin dan diesel dengan penggerak 4Matic all-wheel drive menjadi standar. Dalam model mesin bensin, digunakan mesin bensin empat silinder baru berkode M 25) dengan starter-generator (ISG) generasi kedua yang terintegrasi. Untuk waktu yang singkat, tenaga mesin pembakaran dapat ditingkatkan secara elektrik hingga 15 kW atau 20 daya kuda. Sedangkan model diesel dibekali dengan  mesin diesel empat silinder berkode M 654 M juga disematkan generasi kedua ISG dan sistem elektrikal 48 Volt.

>>> Inilah Mobil Eropa Paling Bandel, Rekomendasi Redaksi Cintamobil.com

"Lebih dari 10,5 juta unit Mercedes C-Class terjual sejak 1982 menunjukkan betapa populernya C-Class di kalangan pelanggan kami. Dan generasi baru juga memulai dengan awal yang sangat baik, dengan lebih dari 50.000 pesanan hanya dalam tiga bulan. Dengan C-Class All-Terrain, kami menambahkan varian baru ke jajaran kuat kami di segmen yang sukses ini, di samping model Saloon dan Estate," kata Britta Seeger, anggota Dewan Manajemen Daimler AG dan Mercedes-Benz AG, yang bertanggung jawab untuk penjualan. 

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top