Perkembangan kendaraan otonom atau swakemudi semakin menjadi-jadi. Peningkatan terbaru dari pabrikan asal Jerpman adalah kehadiran sistem swakemudi yang mendobrak teknologi kendaraan produksi massal. Adalah Mercedes-Benz S-Class 2021 yang mendapatkan sistem swakemudi level tiga: tanpa bantuan pengemudi hingga kecepatan 60 km/jam.
Tanpa kemudi di 60 km/jam
Hal ini disebutkan langsung oleh Bos Global Mercedes-Benz Ola Kallenius yang berbicara kepada media dalam peluncuran perdana S-Class yang dilangsungkan pada Rabu (2/9) lalu. Dilaporkan oleh Car Advice, Ola menyebutkan bahwa Mercedes sedang menunggu persetujuan pemerintah Jerman untuk memberlakukan sistem swakemudi level tiga pada S-Class.

Sistem Mercedes-Benz S-Class 2021 bisa mengoperasikan swakemudi level tiga
>>> Mercedes-Benz Perkenalkan S-Class 2021, Perombakan Total!
Sistem level tiga mengindikasikan pengemudi bisa melepas tangan dari kemudi untuk beberapa waktu karena kendaraan sudah dilengkapi dengan sistem sensor dan peta tingkat lanjut. Diperkirakan, teknologi ini bisa digunakan pertama kali di jalan bebas hambatan, bukannya di jalanan perkotaan yang penuh dengan pejalan kaki dan lalu lintas stop-and-go.
Namun Mercedes mengatakan pengemudi bisa melepas kemudi hingga kecepatan 60 km/jam, sesuai dengan peraturan yang berlaku. Untuk saat ini hanya otoritas Jerman yang besedia mengizinkan penggunaan teknologi ini di jalan raya. Tapi Mercedes yakin negara lain tak lama lagi akan mengikuti.
>>> Konsep Mercedes-Benz VRC yang Terlupakan, 4 Bodi dalam 1 Mobil

Mercedes persiapkan mobil dengan situasi swakemudi tingkat tinggi
"Dengan S Class baru kami akan memasuki dimensi baru. Karena untuk Jerman tahun depan kami dapat menawarkan mengemudi otomatis Level Tiga ... hingga (pengendaraan) 60 km/jam, Anda bisa mengemudi tanpa ada kewajiban untuk memegang kemudi," jelas Ola.
>>> Informasi harga Mercedes-Benz terbaru tahun 2020 bisa Anda lihat di sini
Siap dicoba tahun depan
Ola masih mengungkapkan persiapan yang dilakukan dan akan mencoba pengemudi otomatis level tiga pada S-Class teraru tahun depan. Percobaan inia menjadikan Mercedes sebagai pabrikan pertama di dunia yang menguji sistem swakemudi pada situasi mengemudi tertentu.

Sistem swakemudi membutuhkan chip dan sensor tingkat tinggi
Setelah Jerman, sistem ini kemungkinan besar siap mencapai seluruh Eropa, Amerika, dan China. Dibutuhkan tingkat daya komputasi baru untuk menangani teknologi otonom ini.
"Anda membutuhkan seperangkat chip berkinerja luar biasa," ungkap Ola. "Anda memerlukan tumpukan perangkat lunak yang komprehensif dan Anda perlu sensor."
Bertahun lalu, Mercedes memprediksi mobil swakemudi sudah bisa dikendarai di jalanan umum pada awal 2020. Namun Mercedes membatalkan prediksi tersebut tanpa mengungkapkan waktu tertentu, dan berjanji untuk pencapaian sistem berkendara otonom dalam situasi lalu lintas yang lebih kompleks lebih cepat.