Mengintip Penjualan Nissan Kicks e-Power di Tanah Air

19/04/2021

Mobil baru

3 menit

Share this post:
Kehadiran Nissan Kicks e-Power diharapkan mampu memikat konsumen. Bagaimana hasilnya, inilah penjualan Nissan Kicks e-Power di Indonesia hingga Maret 2021.

Penjualan mobil bulan Maret 2021 mengalami peningkatan pesat. Jumlah unit yang dikirim dari pabrik ke dealer (wholesales) mencapai 84.910 unit, naik 72,5% dari bulan sebelumnya yang terjual 49.202 unit.

Hasil ini didapat berkat penghapusan PPnBM dari pemerintah yang membuat harga mobil semakin terjangkau. Meski demikian tidak semua model menikmati. Salah satunya adalah Nissan Kicks e-Power. Mobil ini tidak mendapatkan insentif PPnBM karena tidak memenuhi persyaratan.

Penjualan Nissan Kicks e-Power

Nissan Kicks e-Power menjadi model terbaru Nissan di Indonesia. Diluncurkan pada 9 September 2020 dengan slogan ‘mobil listrik tanpa charger’, mobil ini diharapkan bisa memikat banyak pembeli. Bagaimana hasilnya setelah 7 bulan berlalu?

>>> Keunggulan 3 SUV Nissan yang Ada di Tanah Air

Foto Nissan Kicks e-Power tampak samping depan

Nissan Kicks e-Power, mobil listrik tanpa ngecas

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) penjualan Nissan Kicks e-Power dalam negeri masih terlihat ‘dingin’. Dalam tiga bulan pertama 2021 mobil yang terdistribusi ke dealer hanya 137 unit, dengan rincian:

  • Januari 100 unit,
  • Februari 17 unit,
  • Maret 20 unit.

Sedangkan pada 2020 mobil yang dikirim sebanyak 153 unit, dengan rincian

  • September 43 unit,
  • Oktober 37 unit,
  • November 43 unit,
  • Desember 30 unit

Secara keseluruhan Nissan Kicks e-Power sudah terjual sebanyak 443 unit.

Nissan Kicks e-Power

Dengan hasil diatas Nissan Kicks e-Power memang belum menunjukkan performa terbaiknya dalam hal penjualan. Namun tidak tahu untuk waktu yang akan datang. Oleh Nissan, mobil ini terus dikampanyekan karena diyakini bisa menjadi pilihan terbaik bagi masyarakat.

Oleh Gaikindo, Nissan Kicks e-Power dimasukkan dalam kategori mobil hybrid karena masih mengkonsumsi BBM. Sedangkan Nissan sendiri tidak menyebutnya sebagai mobil hybrid, melainkan e-Power. Hal ini karena kinerja e-Power berbeda dengan hybrid.

Nissan Kicks murni digerakkan motor listrik yang bersumber dari baterai sehingga bisa disebut mobil listrik (EV). Adapun penggunaan BBM hanya untuk menggerakkan mesin yang menyuplai listrik ke baterai, bukan untuk menggerakkan kendaraan.

Terlepas dari bagaimana sistem kerja kendaraan dan hal-hal yang berkaitan, konsumen di tanah air sepertinya masih ‘berat’ untuk beralih ke mobil yang lebih ramah lingkungan. Entah itu mobil listrik, mobil hybrid, ataupun e-Power. Padahal dari sisi harga (khususnya mobil hybrid dan e-Power) tidak berbeda signifikan dengan mobil konvensional.

Nissan Kicks e-Power saat ini dijual dengan harga Rp 471 juta. Cukup setara bahkan lebih murah dibanding model SUV lain yang menggunakan bahan bakar minyak (BBM).

>>> Nissan Kicks Autech Pakai Tema Biru

>>> Cari mobil Nissan, cek koleksi dan harganya di sini!

Satu-satunya anggota redaksi yang berbasis di Jawa Tengah. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2017 sebagai Content Writer. Saat ini, kerap menulis berbagai informasi seputar lalu lintas dan perkembangan transportasi di Indonesia.
 
back to top