Mengenal Lebih Dekat Spesifikasi Mobil Balap LMP2 Sean Gelael

10/01/2021

Mobil baru

4 menit

Share this post:
Mengenal Lebih Dekat Spesifikasi Mobil Balap LMP2 Sean Gelael
Setelah melanglang buana di kompetisi Open-Wheel kelas dunia, Sean Gelael banting setir dengan beralih ke balap ketahanan WEC, tepatnya kelas LMP2, penasaran gimana spesifikasi mobilnya?

Untuk musim 2021 ini, Sean Gelael akan bergabung dengan tim JOTA Sport dan berlaga di FIA World Endurance Championship (WEC) kategori LMP2. Dan seperti kita ketahui, FIA WEC menganut konsep multi-class, yang berarti ada lebih dari satu kategori mengikuti balap secara bersamaan. Sebagai catatan, di FIA WEC setidaknya ada empat kelas untuk musim 2021. Mulai dari kategori baru LMH (sebelumnya LMP1), LMP2, serta GTEPro dan GTEAm.

Mobil balap LMP2 milik JOTA Sport yang akan dipakai Sean Gelael musim 2021

Kira-kira, begini visual mobil LMP2 yang akan dipakai Sean Gelael musim ini

Tiap kelas memiliki spesifikasi teknis yang berbeda-beda, dan sebagai catatan spesifikasi mobil balap LMP2 yang akan dipakai Sean Gelael musim 2021 akan dibuat lebih rendah dari mobil LMH. Bagaimana sih detailnya? Simak ulasan lengkap soal spesifikasi mobil balap LMP2 yang akan dipakai Sean Gelael tahun 2021 di bawah ini.

>>> Banting setir ke WEC, Sean Gelael gabung JOTA LMP2

Dimensi & Sasis

Kita mulai dari dimensi serta sasis mobil, panjang mobil tidak boleh lebih dari 4.750 mm termasuk sayap belakang. Lebar mobil maksimal 1.900 mm, dengan tinggi mobil tidak diperkenankan lebih dari 1.050 mm dari permukaan tanah.

Siluet mobil balap LMP2 yang akan dipakai Sean Gelael

Tim LMP2 bisa memilih sasis dari empat produsen berbeda

Selain itu, overhang depan juga dibatasi di angka 1.000 mm, sedang overhang belakang tidak boleh lebih dari 750 mm. Untuk wheelbase tidak dibatasi, namun harus sama persis seperti yang didaftarkan di form homologasi.

Soal pilihan sasis, tim bisa memilih beberapa opsi, mulai dari Oreca 07, Dallara P217, Ligier JS P217, atau Riley-Multimatic MK30 yang lebih populer di kawasan Amerika Utara, tim JOTA sendiri menggunakan sasis Oreca 07. Adapun harga sasis komplit (tanpa mesin dan perangkat elektronik) harganya tidak boleh lebih dari 483.000 Euro (setara Rp 8,3 miliar)

Mesin

Gibson GK248 V8 4.2L, yang jadi mesin spec mobil balap LMP2 sejak 2017

Mulai tahun 2020, tenaga mesin Gibson GKS48 yang dipakai di LMP2 dikurangi 40 HP

Sejak tahun 2017, mobil balap LMP2 menggunakan satu mesin saja, yakni Gibson GK248 V8 4.2L. Mesin tersebut hadir dengan tenaga 600 HP, namun seiring pergantian era LMP1 menuju LMH mulai musim 2021, rating tenaga mobil direndahkan menjadi 560 HP.

Pebalap

Sean Gelael 2020

Sean Gelael memenuhi kriteria pembalap LMP2 sudah mengantongi FIA Silver Category

Berbeda dari LMP1 di mana tim bisa memilih kombinasi tiga pembalap terbaik, di kelas LMP2 tim harus memiliki setidaknya satu orang pembalap dengan kategori FIA Silver atau Bronze. Oleh karena itu, pemilihan Sean Gelael ke dalam line-up pembalap JOTA LMP2 untuk musim 2021 juga sekaligus memenuhi syarat, mengingat saat ini Gelael berada di kategori Silver menurut FIA, sedang dua rekan satu timnya, Tom Blomqvist dan Stoffel Vandoorne berstatus pembalap platinum.

>>> Porsche Balik Ramaikan Kategori WEC Prototype, Adopsi Regulasi LMDh

Ban, Bobot Mobil, Dan Kapasitas Tangki Bahan Bakar

Mobil balap LMP2 beraksi di Le Mans 24 jam 2020

Mulai 2021, Goodyear memasok ban untuk kategori LMP2

Mulai tahun 2021, mobil balap LMP2 baik itu di FIA WEC dan European Le Mans Series (ELMS) akan dipasok oleh Goodyear. Sementara itu, bobot mobil juga dibatasi tidak boleh kurang dari 930 kg dengan kapasitas tangka bahan bakar 75 L.

>>> Jangan lewatkan berbagai berita terbaru serta terlengkap dari dunia otomotif di Cintamobil.com

Share this post:
Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.

Berita lain

Aston Martin Sudahi Proyek Pabrikan di WEC, Fokus ke Customer Racing

25/12/2020

Pasar mobil

4 menit

Setelah memastikan gelar juara dunia pembalap dan konstruktor GTE musim 2020, Aston Martin WEC memutuskan untuk menutup tim pabrikannya dan mengalihkan fokus ke proyek customer racing.

Lihat juga

Porsche Balik Ramaikan Kategori WEC Prototype, Adopsi Regulasi LMDh

17/12/2020

Pasar mobil

4 menit

Pabrikan tersukses WEC dan Le Mans 24 jam, Porsche, kembali meramaikan kategori prototype WEC pada tahun 2023. Kali ini brand Jerman itu mengadopsi regulasi LMDh.

Lihat juga

Audi Tambah WEC dan Dakar ke Dalam Program Balap, Coret DTM

01/12/2020

Pasar mobil

4 menit

Audi Sport telah mengumumkan program balap dalam beberapa tahun ke depan. Mereka mengonfirmasi akan kembali berlaga di WEC lewat regulasi LMDh, dan akan mengikuti Reli Dakar dengan prototype mobil listrik.

Lihat juga

Peugeot Sport Turun di WEC, Gabung Kelas Hypercar

20/09/2020

Pasar mobil

4 menit

Menyusul tiga pabrikan yang sudah memastikan komitmen di kategori Le Mans Hypercar, Peugeot Sport jadi tim keempat yang akan beraksi di kategori baru itu mulai 2022.

Lihat juga

Porsche Pertimbangkan Regulasi LMDh Untuk Balap WEC-IMSA

31/03/2020

Pasar mobil

4 menit

Setelah dua tahun absen dari hingar bingar kategori tertinggi WEC, Porsche mengungkapkan ketertarikan untuk meramaikan kelas paling atas WEC dan IMSA dengan regulasi LMDh.

Lihat juga
 
back to top