McLaren memperkenalkan hypercar P1, model pertama dari Woking dengan powertrain hybrid pada tahun 2012. Mobil tersebut memiliki tenaga 727 HP, akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 2,8 detik, dan jarak tempuh elektrik sejauh 31 km. Kala itu, mobil tersebut dibanderol lebih dari $1 juta (setara Rp 14 miliar) dalam kondisi baru.
Artura akan jadi mobil hybrid pertama yang dijual massal oleh McLaren
Sembilan tahun berselang, McLaren menawarkan mobil hybrid lain yang punya ‘sengatan’ yang sama kuatnya. Kali ini harga jualnya lebih masuk akal.
>>> McLaren Perkenalkan MCL35M, Mobil F1 2021 Bermesin Mercedes
Mobil hybrid massal pertama McLaren
McLaren Artura Hybrid 2022 adalah Sportscar hybrid pertama McLaren yang dijual massal sebagai suksesor line-up Super Sport Series. Mesin yang dipakai pun berbeda, kini menjadi V6 3.0L twin-turbo yang menghasilkan tenaga 577 HP dan torsi 584 Nm.
Mesin tersebut dipadukan dengan E-Motor yang diletakkan di girboks dan bell housing, dengan tambahan tenaga 94 HP dan torsi 225 Nm. Keduanya digabung, dan menghasilkan tenaga 671 HP dan torsi 804 Nm, adapun powertrain hybrid ini dipadukan dengan girboks dual-clutch transmission 8-percepatan yang baru dipakai Artura.
McLaren mengganti mesin V8 twin-turbo menjadi V6 twin-turbo + sistem hybrid
Dengan performa seperti itu, McLaren Artura Hybrid dapat melesat dari 0-100 km/jam dalam waktu 3 detik atau cuma selisih 0,2 detik dari P1 dengan top speed 329 km/jam.
Motor listriknya sendiri memakai lima modul baterai lithium-ion yang jika digabung memiliki tenaga 7,4 kWh. Sama seperti P1, Artura juga memiliki jarak tempuh elektrik sejauh 31 km dan bisa diisi secara plug-in. Dengan charger standar EVSE, baterai mobil dapat terisi dari 0-80% dalam waktu dua setengah jam.
>>> Fokus ke Sportscar, McLaren Tidak Berniat Bersaing di Segmen SUV
Gunakan platform baru, lebih ringan dan aman
McLaren Artura Hybrid juga jadi mobil pertama di line-up McLaren yang memakai platform terbaru McLaren Carbon Lightweight Architecture (MCLA), yang didesain khusus untuk mengakomodasi powertrain hybrid, di mana penggunaan material alumunium yang sangat ringan serta carbon fiber bisa menghasilkan proporsi mobil yang pas dengan bobot seminimum mungkin.
Artura Hybrid juga dibekali platform terbaru dari McLaren
Jika melihat dari spec-sheet nya, McLaren Artura Hybrid memiliki bobot 1.498 kg, dengan komponen hybrid, seperti motor dan baterai, hanya memiliki bobot 130 kg, sementara itu bobot mesin V6 twin-turbonya berada di 160 kg.
Lebih dari sekadar mengkompensasi bobot sistem hybrid, platform MCLA juga memungkinkan McLaren untuk mengintegrasikan fitur safety untuk pertama kalinya. Sebagai standar, McLaren Artura Hybrid dilengkapi adaptive cruise control, lane-departure warning, high-beam assist, dan road sign recognition, seluruhnya bisa diupdate secara over-the air.
McLaren Artura Hybrid juga jadi model pertama yang dibekali McLaren Infotainment System yang diberi nama MIS II, lengkap dengan layar sentuh beresolusi tinggi, Apple CarPlay dan Android Auto, serta software telemetri baru dengan Variable Drift Control Function.
McLaren membandrol Sportscar Hybrid terbarunya mulai Rp 3,15 miliar
Soal harga, McLaren membandrol Artura Hybrid dengan harga $225.000 (setara Rp 3,15 miliar) untuk base model, yang sudah dilengkapi power-adjustable seats, smartphone mirroring function, nose lift, kaca spion otomatis dengan pemanas, soft-close doors, dan Homelink. McLaren menyediakan tiga trim tambahan yang bisa dipilih, seperti Performance, TechLux, dan Vision, masing-masing dengan masing-masing memiliki kelengkapan sendiri.
>>> Berita otomotif terbaru dari dalam dan luar negeri bisa Anda lihat di Cintamobil.com



