Maserati Kenalkan Levante Hybrid, SUV Listrik Pertama dari Modena

20/04/2021

Mobil baru

4 menit

Share this post:
Maserati memperkenalkan line-up SUV hybrid Levante, yang jadi model elektrifikasi kedua dari brand Modena setelah sedan Ghibli yang rilis Juli tahun lalu.

Menyusul debut Ghibli Hybrid Juli tahun lalu, Maserati melanjutkan rencana elektrifikasinya dengan memperkenalkan Levante Hybrid. Mobil ini merupakan SUV pertama dengan teknologi ramah lingkungan yang lahir di Modena. Selain dirilis secara global, mobil ini juga sudah hadir di Auto Shanghai 2021.

>>> Kala David Beckham Ajak 'Ngepot' Mobil Maserati

Powertrain sama seperti Ghibli Hybrid, sistem penggerak AWD

Dari sisi powertrain, Maserati Levante Hybrid cukup identik dengan Ghibli Hybrid yakni 2.0L turbo inline-4 dengan alternator 48-volt. Hadir juga Supercharger listrik eBooster, di mana motor listrik menyediakan torsi sebelum turbo mekanik ada pada range ideal, atau memulihkan energi saat pengereman.

Pemilihan girboks juga sama seperti Ghibli Hybrid, yakni otomatis 8-percepatan yang dipasok oleh ZF dipasangkan ke mobil. Bedanya, Maserati Levante Hybrid menggunakan sistem penggerak all-wheel drive.

Tampilan belakang Maserati Levante Hybrid 2021

Berbeda dari Ghibli, Levante menggunakan sistem penggerak all-wheel drive

Levante Hybrid memiliki tenaga 325 HP di putaran mesin 5.750 rpm dan torsi 450 Nm di putaran mesin 2.250 rpm. Performa ini membuat mobil dapat berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu 6 detik dengan top speed 240 km/jam.

Secara angka performa mesin memang sama seperti Ghibli Hybrid, namun sedan elektrik Maserati itu dapat melesat dari 0-100 km/jam dalam waktu 5,7 detik dan top speed 255 km/jam. Namun patut diperhatikan SUV Levante Hybrid lebih berat, 2.090 kg dibanding 1.878 kg.

>>> Maserati Sportivo Edition Jadi Varian Baru untuk Levante dan Ghibli

Bukan Levante terkencang, interior eksterior sama persis

Dibandingkan dengan line-up Levante lainnya, Maserati Levante Hybrid memiliki tenaga lebih besar, namun dengan torsi lebih kecil dibandingkan varian bermesin 3.0L V6 turbodiesel, yang memiliki tenaga 271 HP dan torsi 600 Nm.

Sedang dibandingkan model bensin, Levante Hybrid adalah yang paling pelan. Varian standar, yang memakai mesin 3.0L V6 twin-turbo, menghasilkan 345 HP dan torsi 500 Nm, dan Levante S (424 HP – 580 Nm) menawarkan tenaga lebih besar.

Tampilan depan Levante Hybrid 2021

Levante Hybrid lebih mengutamakan efisiensi bahan bakar ketimbang performa mesin

Begitu juga dengan varian Levante GTS, yang memakai mesin 3.8L V8 twin-turbo, yang menghasilkan tenaga 550 HP dan torsi 730 Nm, atau Levante Trofeo (590 HP – 730 Nm) juga menghasilkan tenaga lebih brutal.

Tapi jika Anda mengutamakan efisiensi ketimbang tenaga, Levante Hybrid adalah pilihan tepat. Meski Maserati belum mengumumkan konsumsi bahan bakar mobil, yang jelas mobil ini memiliki efisiensi lebih baik dari model di atas. Begitu juga soal emisi CO2, yang berkisar 231-252 g/km, yang lebih baik dari varian bermesin 3.0L V6 twin-turbo.

Maserati Levante Hybrid yang kami tampilkan hadir dengan warna metalic tri-coat baru, yang disebut Azzurro Astro, yang tersedia di program kustomisasi Fuoriserie.

Secara tampilan, model hybrid tidak jauh berbeda dengan model biasa. Namun, ada beberapa perbedaan yang cukup mencolok khas line-up elektrik Maserati. Mulai dari aksen biru di side air duct, kaliper, rem, dan logo trident di pillar-C, yang juga ada di Ghibli Hybrid.

Masuk ke dalam, Levante Hybrid tidak memiliki perbedaan mencolok dari varian normalnya. Ya, kecuali aksen jahit-jahitan biru yang menandakan bahwa ini adalah model hybrid.

Maserati Levante Hybrid juga mendapatkan head unit baru berukuran 8,4 inci yang sudah mendukung sistem telemetri Maserati Connect. Dengan fitur ini, pemilik mobil dapat melihat status mobil mereka dari smartphone atau Smartwatch dengan dukungan Amazon Alexa dan Google Assistant.

>>> Berita otomotif terbaru dan terlengkap bisa Anda temukan di Cintamobil.com

Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.
 
back to top