Kupas Tuntas Teknologi Truk Listrik Mercedes-Benz eActros

01/07/2021

Mobil baru

3 menit

Share this post:
Mercedes-Benz eActros menjadi truk listrik unggulan Mercedes-Benz untuk memenuhi tuntutan angkutan distribusi logistik yang nyaman dan bebas emisi karbon.

Seperti halnya mobil listrik, maka truk listrik pun menjadi sebuah keniscayaan dalam arti cepat atau lambat semua akan menjadi listrik ketika saatnya tiba. Apalagi ditambah dengan kredo “the best or nothing” sehingga menjadi faktor pendorong bagi Mercedes-Benz saat merilis truk listrik kelas heavy duty terbaru, Mercedes-Benz eActros, di Stuttgart pada 30 Juni 2021. 

Truk Konsep

gambar truk

Saat tampil sebagai truk konsep dalam IAA 2016 

Sejarah Mercedes-Benz eActros berawal dari truk konsep dengan kategori “heavy-duty distribution haulage truck for urban area” yang tampil dalam event IAA 2016 untuk kendaraan niaga di Hanover, Jerman. Selanjutnya Mercedes-Benz melakukan pengujian purwarupa 10 unit Mercedes-Benz eActros bersama konsumen operator di Jerman dan sejumlah negara Eropa lainnya mulai tahun 2018 melalui program "eActros Innovation Fleet".

>>> Mau Simpan Mobil Hybrid Dan Elektrik? Jangan Isi Baterai Sampai Penuh

gambar truk

Mulai masuk jalur produksi pada musim gugur tahun 2021 

Sukses melalui pengujian sejauh 500.000 km di jalan umum dan menjalani penyempurnaan jarak tempuh, kinerja sistem drivetrain serta fitur keselamatan, Mercedes-Benz eActros siap diproduksi mulai musim gugur tahun 2021. Produksi berlangsung di pabrik truk terbesar milik Mercedes-Benz yang berlokasi di Wörth am Rhein, Jerman.

Pada tahap awal, Mercedes-Benz eActros akan dipasarkan lebih dahulu di kawasan Eropa antara lain Austria, Belanda, Belgia, Denmark, Inggris, Italia Jerman, Norwegia, Prancis, Spanyol, Swedia dan Swiss. Untuk negara lainnya segera menyusul.

>>> Mercedes Actros vs Scania R500 Diadu di Trek Lurus Siapa yang Terkuat?

Aspek Teknis

gambar truk

Mempunyai jarak tempuh hingga sejauh 400 km 

Mercedes-Benz Actros listrik didukung sistem drivetrain berupa dua unit motor listrik yang terintegrasi dengan transmisi 2-speed. Motor listrik dengan pendingin cairan memiliki kekuatan 330 kW (kontinyu) dan 400 kW (puncak).

Sumber daya untuk motor listrik berasal dari empat unit baterai dengan kapasitas sekitar 105 kWh per unit baterai sehingga kapasitas totalnya mencapai 420 kWh. Hasilnya adalah jarak tempuh sejauh 400 km (dengan kondisi semua baterai terisi penuh dan suhu luar 20 °C). Instalasi motor listrik pada gardan belakang menghasilkan kesenyapan kabin hingga 10dB.

>>> Produksi Tahun Ini, Truk Listrik Mercedes-Benz eActros Rilis 30 Juni

gambar truk

Sistem pengisian cepat dengan charger 400A DC butuh untuk pengisian baterai 20%-80%

Semua baterai bisa diisi ulang hingga mencapai kapasitas 160 kW. Jika penngisian ulang baterai memakai charger 400A DC, maka pengisian tiga unit baterai hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam lebih sedikit untuk pengisian dari 20% hingga 80%.

gambar truk

Tersedia fitur AVAS untuk memperingatkan pejalan kaki dan pengguna sepeda

Mercedes-Benz melengkapi eActros alias Actros listrik dengan fitur keselamatan terkini seperti MirrorCam, Sideguard Assist S1R, Active Brake Assist (ABA) gen-5 plus deteksi pejalan kaki dan peringatan kendaraan listrik dengan tegangan tinggi. Tidak kalah penting, tersedia fitur AVAS (Acoustic Vehicle Alerting System) untuk mengingatkan pejalan kaki dan pengguna sepeda kalau ada kendaraan berukuran besar di sekitar mereka.

>>> Dapatkan harga mobil Mercedes-Benz dan promo terbaik 2021 di sini

Sudah makan asam garam jadi wartawan, mulai dari wartawan kampus sejak 1988, dan jadi wartawan bidang otomotif sejak 1995. Pernah menulis untuk beberapa media top mulai dari koran, majalah dan tabloid. Tahun 2021 ia menulis untuk Cintamobil.com.

Sejak usia 3 tahun sering diajak ayah untuk membantu mengurus mobil dinas semisal membawakan alat kerja, minyak, fluida dan suku cadang. Akhirnya otomotif menjadi bagian hidup. 
Selepas kuliah dan sebelum wisuda, bergabung menjadi reporter tabloid Otomotif yang berada dalam naungan Kelompok Kompas Gramedia dengan bidang utama penulisan roda empat. Kemudian pindah ke Liputan6 dan mengisi berita untuk desk internasional. Lalu tahun 1998 bergabung dengan majalah Mobil Motor, majalah otomotif tertua di Indonesia (terbit sejak tahun 1970). 
Kemudian tahun 2003, pindah ke majalah Motor Trend (edisi Indonesia). Tahun 2009 kembali ke majalah Mobil Motor dan tahun 2014 mudik ke majalan Motor Trend. Pada tahun 2020 mengisi Otoblitz.net dan mulai tahun 2021 menulis untuk Cintamobil.com. 

Awards

  • 2003: Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Produk) 
  • 2007:  Juara 1, Lomba Menulis General Motors Indonesia (Review Teknologi)
 
back to top