Adu Teknologi Toyota Corolla Cross Hybrid vs Mobil Listrik Nissan Leaf

01/09/2021

Mobil baru

4 menit

Share this post:
Menggunakan dua pengisi daya yang berbeda, mari kita lihat apa saja keunggulan teknologi mobil listrik Nissan Leaf dan mobil hybrid Toyota Corolla Cross Hybrid.

Dua mobil berbeda bodi dan teknologi ini bisa menjadi alternatif baru sebagai tunggangan Anda. Jika mobil listrik Nissan Leaf ditawarkan tanpa bahan bakar, Toyota Corolla Cross Hybrid yang pertama kali diperkenalkan September 2020 lalu membawa bodi yang lebih bongsor dan berotot dengan teknologi hybrid. Lalu, bagaimana dengan teknologi Nissan Leaf dan Toyota Corolla Cross Hybrid?

Teknologi Mesin

Toyota Corolla Cross merupakan mobil baru Toyota yang sudah mendapatkan platform Toyota New Global Architecture C-segment (TNGA-C). Membawa bodi yang rigid dan sistem suspensi yang didesain khusus untuk peredaman yang empuk dan nyaman, sistem hybrid pada mobil ini terdiri dari mesin 1.8 liter, motor listrik dan baterai, generasi, Power Control Unit (PCU), Power Split Device, dan Reduction Gears.

Sehingga mobil ini bisa memiliki dua cara pengendaraan: mulai dari tenaga listrik murni yang didapatkan baterai, atau dikombinasikan dengan mesin pembakaran internal. Ada teknologi Toyota Hybrid Synergy Drive untuk gaya berkendara Eco driving atau EV Mode dimana mobil akan bergerak dengan tenaga dari baterai ketika mobil belum melaju kencang. Teknologi ini tentunya berguna untuk menghemat bahan bakar yang digunakan.

fitur Toyota Corolla Cross Hybrid dengan mode EV
Corolla Cross Hybrid memiliki gaya berkendara EV Mode

Nantinya, ketika mobil melaju dalam kecepatan sedang dan rpm mesin semakin tinggi, maka mobil akan menggunakan pembakaran internal. Mesin akan mengaktifkan generator, dimana daya yang dihasilkan akan diteruskan ke motor listrik untuk menggerakkan roda belakang.

Nah, selagi mobil berkendara dengan tenaga bensin, energi kinetik yang dihasilkan dari proses deselerasi akan digunakan untuk mengisi daya baterai. Semakin tinggi deselerasi, maka energi kinetik akan semakin besar dan akibatnya baterai akan terisi lebih cepat.

Berbeda halnya dengan teknologi mobil listrik yang digunakan oleh Nissan Leaf. Dimana semua tenaga yang dikeluarkan oleh mobil didapatkan dari motor listrik yang digunakan. Jika Corolla Cross Hybrid menggunakan penggerak roda belakang, Leaf dibekali motor listrik EM57 AC3 Synchronous yang digunakan untuk menggerakkan roda depan.

Fitur Nissan Leaf lainnya termasuk e-Pedal. Teknologi e-Pedal Nissan Leaf menggabungkan akselerasi dan deselerasi/pengereman hanya dengan satu pedal saja. Untuk melaju, Anda tinggal menginjak pedal gas untuk menyuplai tenaga ke roda depan. Ketika pedal dilepas, maka mobil secara otomatis akan mengerem dan lampu rem langsung menyala.

Selain itu, transmisi Leaf berbeda dibandingkan mobil konvensional. Desainnya dibuat bulat dengan tiga posisi pengoperasian yang sangat praktis; Drive (D), Neutral (N), dan Reverse (R). Jadi jika Anda ingin melaju, Anda tinggal menggeser tuas ke posisi D. Nantinya panel instrument akan menunjukkan posisi transmisi sesuai dengan pengoperasian tuas.

>>> Nissan Leaf vs Toyota Corolla Altis Hybrid, Mana Yang Lebih Menarik?

Performa

Mesin 1.8 liter berkode 2ZR-FE Dual VVT-i yang digunakan pada Corolla Cross Hybrid sendiri mampu menghadirkan tenaga maksimal 98 PS pada putaran 5.200 rpm dan torsi puncak 142 Nm pada 3.600 rpm. Bahkan Anda bisa mendapatkan dorongan tenaga 72 PS dan torsi 162 Nm dari motor listrik yang digunakan.

teknologi Toyota Corolla Cross Hybrid dengan mesin dan motor listrik
Mesin bensin Corolla Cross Hybrid digabungkan dengan motor listrik

Kombinasi kedua tenaga ini menghasilkan performa mumpuni untuk Corolla Cross Hybrid. Membantu Anda berkendara dengan nyaman melintasi jalanan perkotaan yang dinamis maupun mengarungi medan kasar dengan kontur yang tidak rata ketika harus berjalan ke luar kota.

Baterai Nissan Leaf menggunakan mode Lithium-ion berkapasitas 40 kWh yang diklaim mampu mengeluarkan tenaga 110 kW atau setara dengan 150 PS dan bantuan torsi maksimal 320 Nm. Tenaga disalurkan ke roda depan untuk meminimalisir tenaga yang terbuang.

baterai mobil listrik Nissan Leaf berwarna putih
Teknologi mobil listrik Nissan Leaf dengan baterai Lithium-ion berkapasitas 40 kWh

Dilihat dari sistem penggeraknya, mobil listrik Nissan Leaf memang ditujukan untuk pengendaraan perkotaan yang mulus dan tidak terlalu banyak pendakian. Mengingat penggerak roda depan tidak begitu baik jika digunakan pada jalanan mendaki.

>>> Melihat Fitur Nissan Leaf, Mobil Listrik Terbaru di Indonesia

Konsumsi BBM

Penggunaan teknologi hybrid tentu saja memberikan efisiensi bahan bakar yang sangat baik pada Corolla Cross Hybrid. Toyota memang belum mengungkap konsumsi BBM Toyota Corolla Cross Hybrid secara resmi. Namun dari New European Driving Cycle, mobil ini bisa melaju hingga 23 kilometer hanya dalam 1 liter bahan bakar saja.

Wall Charger untuk mengisi daya Nissan Leaf
Mobil listrik Nissan Leaf dipasarkan lengkap dengan Wall Charger

Nissan Leaf menggunakan daya baterai sehingga Anda tidak perlu antri ke SPBU untuk mengisi bahan bakar. Dalam sekali pengisian penuh, daya jangkau Nissan Leaf tercatat 240 km, bisa dengan mudah membawa Anda dari Jakarta ke Cirebon yang berjarak 220 km.

>>> Adu Spesifikasi Nissan Leaf vs Hyundai Ioniq, Siapa Lebih Unggul?

Harga

Kedua mobil berbeda tipe ini memang memiliki harga yang cukup jauh berbeda. Harga Toyota Corolla Cross Hybrid yang memiliki bodi SUV dan kepraktisan yang lebih baik dibanderol mulai dari Rp 521 jutaan. Namun ingat, Anda masih harus mengisi bahan bakar ketika mengemudikan mobil ini.

mobil listrik Nissan Leaf berwarna putih
Nissan Leaf dibanderol lebih tinggi dibandingkan Corolla Cross Hybrid

Sedangkan untuk harga Nissan Leaf yang baru saja diperkenalkan Agustus lalu mulai dari Rp 649 jutaan. Meski ditawarkan dengan harga yang lebih mahal dibandingkan Corolla Cross Hybrid, namun Anda tak lagi harus mengisi bahan bakar. Untuk pengisian daya, Anda bisa menggunakan terminal pengecasan di rumah atau Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

>>> Dapatkan harga mobil baru Nissan dan promo terbaru di sini

Pria asal Minang ini menjadi salah satu tim pelopor eksistensi Cintamobil.com di Indonesia dan bergabung sejak 2017. Dengan bekal ilmu SEO yang mumpuni, Padli menjadi salah satu spesialis SEO di Cintamobil.com.

Pertemuannya dengan Cintamobil terjadi pada Oktober 2017, kala Auto Portal sedang mencari penulis-penulis baru untuk mengisi laman berita dan tips di website Cintamobil.com. Masih berkutat dengan kepenulisan, ia mencoba ranah baru; yaitu menulis di bidang otomotif dengan pengetahuan yang bisa dibilang minim.
Mempelajari dunia otomotif memang bukan hal mudah. Tapi sedikit demi menggali informasi dan mulai mengenal penggiat dan media otomotif yang selalu memberi masukan, hingga akhirnya ia mengarungi lebih dalam dunia ‘petrolhead’ ini. Dan bulan demi bulan berlalu. Dari feelance, Padli akhirnya resmi bergabung dengan Cintamobil.com sebagai Content Writer pada bulan Desember 2018.
Berkenalan dengan nama-nama ‘gaek’ di ranah otomotif Tanah Air, ia mulai ditantang dengan lajur baru; fokus pada SEO (Search Engine Optimization) guna meningkatkan trafik dan kualitas website menjadi ‘mainan’ baru. Sampai saat ini, titelnya sebagai SEO Editor di Cintamobil.com menjadi tantangan terbaru mulai digeluti pemuda yang juga menyukai film dan buku ini.

 
back to top