Khawatir Modal Tak Kembali, Jaguar Land Rover Pikir-Pikir Bangun Pabrik Di AS

01/05/2018

Mobil baru
Share this post:
Khawatir Modal Tak Kembali, Jaguar Land Rover Pikir-Pikir Bangun Pabrik Di AS
Jaguar Land Rover adalah salah satu merek perusahaan mobil asal Inggris, produsen ini juga telah menghasilkan berbagai macam produk-produk mobil. Dan baru-baru ini mereka berencana akan membangun sebuah pabrik di Amerika Serikat. Akan tetapi sepertinya mereka masih ragu, karena takut modalnya hangus.

Tidak hanya Jaguar Land Rover saja, beberapa produsen kendaraan yang lain pun juga telah memastikan akan membangun pabrik di negeri tersebut dalam waktu dekat.

Pabrik perakitan mobil Jaguar Land Rover yang berlokasi di Inggris

Jaguar Land Rover khawatir modal tak kembali jika menggelontorkan investasi besar bangun pabrik di Amerika Serikat

Peluang  bisnis otomotif di Amerika Serikat yang semakin tinggi inilah yang membuat para produsen kendaraan ingin mengembangkan produksi mereka di sana. Karena inilah, mengapa Jaguar Land Rover berencana membangun fasilitas produksi di Amerika Serikat.

“Saya selalu bertanya kepada diri saya sendiri jika ada kemungkinan untuk membuat pabrik di Amerika Serikat dan ketika memang sangat dibutuhkan. Jaguar Land Rover merupakan ‘perusahaan sangat kecil’ dan kami membutuhkan peningkatan penjualan di AS sehingga seluruh mobil yang di produksi di AS sesuai harapan,” kata  Ralf Speth, selaku CEO Jaguar Land Rover.

Beliau juga belum memberi kepastian tentang berapa volume penjualan yang harus dicapai agar seimbang dengan proses produksi. Meskipun hasil jualan meningkat, beberapa kendala yang harus dihadapi ketika membangun pabrik di Amerika Serikat, CEO ini tetap yakin pasti ada.

>>> Jaguar I-Pace Mengalahkan Tesla Model X dalam Pertarungan Drag Mobil Listrik

Gambar Jaguar E-Pace luxury SUV warna putih yang terlaris

Jaguar E-Pace luxury SUV

Pihak Jaguar sendiri juga belum tahu secara pasti, berapa jumlah seluruhnya penjualan kendaraan di negeri Paman Sam ini. Apabila rencana untuk membangun pabrik di Amerika Serikat tetap akan dilanjutkan, pihak Jaguar memprediksi akan melakukan sesi ekspor kendaraan yang diproduksi di pabrikan tersebut sampai 95 persen.

Sebelumnya, tahun 2017 lalu penjualan Jaguar Land Rover di Amerika Utara juga terhitung banyak, sekitar 128.097 unit mobil telah terjual. Model Range Rover Sport dan Jaguar F-Pace yang menjadi paling digemari.

Kendati catatan penjualan dalam sepanjang tahun 2017 kemarin dinilai sesuai dengan harapan, Speth masih tetap ragu untuk membangun sebuah pabrik di negeri Paman Sam. Beliau sendiri juga telah melihat perkembangan Volvo yang telah membangun pabrik di Norh Carolina.

>>> Baca juga berita mobil baru lainnya disini

Volvo sukses mencatatkan penjualan hingga 81.504 unit di tahun 2017 di pasar AS. Padahal produksi Volvo di pabrik North Carolina hanya menghasilkan model New S60 saja dengan kapasitas 100.000 sepanjang satu tahun.

“Bisnis selalu berbeda dan tidak mungkin menggunakan strategi yang sama. Jadi apa yang berhasil di peroleh Volvo belum dapat memastikan keuntungan jika membuka pabrik di Amerika Serikat,” sambung Ralf Speth.

Secara kesimpulan, Jaguar Land Rover sebenarnya ingin berinvestasi di Amerika Serikat dengan membangun pabrik produksi. Namun Jaguar masih pikir-pikir dan ragu investasi tersebut nantinya bakal berbuah keuntungan.

>>> Beli mobil? Cari saja di situs jual beli mobil dengan harga bagus di cintamobil.com

Gambar Range Rover Evoque Landmark Edition

Range Rover Evoque

>>> Baca juga berita otomotif lainnya disini

Share this post:
 
back to top