Kabar Terbaru Tentang Toyota Avanza TNGA, Mundur Tahun Depan?

07/05/2021

Mobil baru

5 menit

Share this post:
Setelah Toyota Raize yang menggemparkan pasar mobil di Tanah Air, kabarnya Toyota juga punya produk jagoan lagi yakni Toyota Avanza TNGA, tapi kapan dijualnya?

Toyota Raize kini sedang menggemparkan pasar mobil di Tanah Air, bagaimana tidak? Hanya seminggu setelah kemunculannya, jagoan baru PT Toyota Astra Motor ini sudah mampu membukukan SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) sebanyak 1.269 unit. Tapi, kabarnya Toyota juga masih punya produk jagoan lagi setelah Raize yakni Toyota Avanza TNGA. Mobil ini sudah terdengar rumornya sejak akhir tahun lalu, tapi kapan sih dijualnya?

Gambar Toyota Avanza G dan Toyota Veloz

Jadi penggerak depan? Kemungkinan besar sih... jawab sendiri ya

Apalagi dunia maya pun sudah cukup ramai mengenai foto spyshoot mobil baru yang disinyalir sebagai Toyota Avanza yang dibangun berbasis TNGA. Mobil ini kedapatan sedang dites jalan dengan dikamuflase menggunakan bodi Toyota Avanza lama. Meski sebenarnya itu merupakan trik lama, karena lebih dari satu dekade lalu sebelum kemunculan duo Avanza-Xenia di 2003, pihak Daihatsu juga kerap menggunakan bodi Daihatsu Feroza atau bahkan Taruna untuk melakukan uji jalan mobil baru.

Update Terkini Avanza TNGA: Masih Trial Error Bodywork

Tim Cintamobil.com mendapatkan update terkini mengenai Toyota All-new Avanza melalui bantuan 'orang dalam', ternyata saat ini "Avanza TNGA masih (dalam tahap) trial stage, (direncanakan) mass production tahun depan," ujar salah satu narasumber kami yang namanya dilarang ngetop oleh kantor tempatnya bekerja. Hal ini sesuai dengan fakta, "Yang maspro dalam waktu dekat rocky raize," tambahnya, dan hal tersebut sudah terjadi.

Gambar Toyota Avanza TNGA

Avanza TNGA kini sedang giat trail and error bodywork

Kabar terbaru yang tim kami dapat, saat ini sang 'Avanza TNGA' masih trial and error perihal bodywork mobilnya. "Trial semua plastic partnya. Kan perlu fitting dan performance test lain," sebut pria yang digarasinya ada mobil bermesin diesel 'kilikan' nan kencang untuk harian ini. Namun ketika ditanya lebih jauh mengenai bagaimana tesnya dilakukan, pria ramah ini menjawab cukup banyak tes yang dilakukan. "Mirip di mesin dyno gitu," cuapnya.

Avanza + TNGA Membuatnya 'Naik Kelas'

Tapi tak bisa dipungkiri, keberadaan Toyota Avanza yang dibangun di atas basis TNGA akan membuatnya 'naik kelas'. Artinya Avanza TNGA nantinya akan lebih menyenangkan dikemudikan, punya visibilitas memadai, dan kemampuan agility yang lebih baik.

Gambar platform DNGA

TNGA akan membuat Avanza 'naik kelas'

Hal ini selayaknya produk-produk Toyota yang sudah mengusung platform TNGA seperti C-HR, Camry, Corolla Cross, hingga Raize. Apakah itu berpengaruh pada harga? Tentu kita belum bisa menjawab. Tapi dengan leadership cost yang baik, bukan tak mungkin Avanza TNGA tetap dijual dengan harga yang terjangkau.

>>> Toyota Kasih Sinyal Kehadiran Avanza TNGA?

Avanza TNGA Bakal Usung eCVT?

Meskipun ada rumor pakai powertrain hybrid, tapi belum ada informasi mengenai mesin apa yang akan digunakan oleh Toyota Avanza berbasis TNGA ini. Sementara, mari kita bahas sedikit mengenai teknologi transmisinya. Transmisi otomatis jenis CVT yang digunakan pada mobil-mobil Toyota Hybrid kini umumnya menggunakan eCVT dengan mekanisme tanpa puli tapi menggunakan dinamo yang bekerja seperti CVT.

Gambar Transmisi eCVT

Transmisi eCVT punya beragam kelebihan

Dari berbagai literatur yang kami baca, dapat kami informasikan ke Anda jika cara kerja dari transmisi eCVT hybrid ini pakai tenaga listrik. Tak seperti transmisi CVT pada umumnya yang mengandalkan dua buah puli yang disatukan dengan belt untuk menggerakkan dua puli tersebut secara simultan. Pada transmisi eCVT hybrid ini, motor listrik digunakan sebagai penggerak roda, bentuknya seperti motor AC biasa (contohnya motor induksi seperti di Tesla atau dinamo pompa air di rumah).

Gambar sistem pendinginan transmisi eCVT

Sistem pendinginan transmisinya pun canggih

Jika putaran dinamo ingin dipercepat atau pengemudi hendak melaju kencang, rpm (putaran dinamo) dinaikan dengan cara arus listriknya di tambah, prosesnya seperti pedal gas diinjak dan sebaliknya jika ingin melambat atau rpm hendak diturunkan, arus listrik tadi dipotong. Nah, yang mengatur besar arus tadi adalah si komputer (ECU transmisi). Komputer tersebut seperti komputer mobil bensin pada umumnya (ECU atau ECM).

Gambar tuas transmisi Daihatsu Rocky dan Toyota Raize

Bakal ada mode tiptronik? We'll see...

Banyak sensor yang menjadi bahan input buat si komputer tadi, selain pedal gas yang utama. Seperti ada sensor temperatur air, speed kendaraan, dan sebagainya. Dari semua input sensor tadi, komputer menentukan berapa besar arus yang diberikan ke motor, sehingga menentukan speed (kecepatan) dari motor tersebut. Speed motor bisa diubah kecepatannya menjadi naik atau turun, dengan kata lain motor listrik tersebut bekerja layaknya sebuah CVT. Canggih bukan?

>>> Toyota Avanza Hybrid dan Innova Hybrid Hadir di Indonesia Tahun 2022?

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com

About Arfian

Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebenarnya salah jurusan saat kuliah. Karena ia mengambil jurusan Ekonomi Akuntansi mengikuti kemauan ayahnya dibanding mengambil kuliah teknik maupun komunikasi yang menjadi minatnya. Namun, passion menulis dan ketertarikannya akan mobil membawanya melamar menjadi jurnalis otomotif.

Gayung pun bersambut, pada tahun 2014 di mana sebelum Arfian wisuda, ia sudah diterima bekerja di Motorplus Weekly. Motorplus Weekly adalah sebuah tabloid dwi mingguan yang mengulas tentang sepeda motor. Lho kok sepeda motor? Yes, karena saat Arfian melamar pekerjaan di anak grup Kompas Gramedia tersebut, hanya posisi itu yang tersedia.

Setelah lulus kuliah Arfian bekerja di sana selama tiga tahun sebagai reporter. Bekerja menjadi jurnalis khusus sepeda motor Arfian jalani dengan semangat dan senang hati. Tak terhitung berapa kali ia menemui narasumber, berkunjung ke bengkel maupun sekadar mencoba sepeda motor baru dari jenis scooter hingga motor besar.

Di tengah perjalanan karirnya, Motorplus Weekly memiliki satu anak usaha lagi yakni Otoplus weekly yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur. Melihat potensi dan passion yang dimiliki Arfian, Editor in Chief Motorplus saat itu, Alm Achmad ‘Feol’ Riswan menugaskan secara khusus Arfian untuk mengisi kolom otomotif roda empat.

Arfian ditugaskan untuk test drive mobil di tabloid Otoplus tersebut mulai tahun 2016. Sampai saat ini sudah ratusan kendaraan baik berjenis truk, bus, hingga mobil sport yang Arfian coba. Kegemarannya menulis dengan detail, terstruktur dan teknis membuat ia memiliki pembaca setia dan dipercaya untuk menjadi test driver di tabloid tersebut. 

Sejak tahun 2018 Arfian bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer dan menjadi Senior Content Writer setahun kemudian. Di tahun 2021 ia dipromosikan menjadi Editor, dan dengan kinerja yang baik di tahun 2021 ini pula ia dipromosikan kembali menjadi Managing Editor untuk website ini.

Roles

Managing Editor, Cintamobil.com

Workplace

Jakarta, Indonesia

Education

2009 - 2014 Trisakti University, Bachelor Degree, Accounting

2006 - 2009 54 Senior High School

2003 - 2006 109 Junior High School

Experience

2014 - 2016 Motorplus & Otoplus, Kompas Gramedia

2018 Content Writer Cintamobil.com

2019 Senior Content Writer Cintamobil.com

2021 Managing Editor Cintamobil.com

Awards

2020 - 3rd Winner, Best Online Write Up Activity & Industry News, Warta Citra Adiwahana

2020 - 2nd Winner, Mitsubishi Journalist Writing Competition - Artikel Online Terbaik

2021 - 1st Winner, Best Online Product Review, Warta Citra Adiwahana

 
back to top