Intip Teknologi Canggih Mitsubishi Eclipse Cross PHEV

15/10/2020

Mobil baru

3 menit

Intip Teknologi Canggih Mitsubishi Eclipse Cross PHEV
Mitsubishi Eclipse Cross PHEV menjadi senjata rahasia Mitsubishi Motors untuk model ini, mari lebih dekat dengan varian yang diprediksi masuk Indonesia ini

Setelah tampang dari Mitsubishi Eclipse Cross Facelift dikenalkan, rupanya ada senjata rahasia dari pabrikan berlogo tiga berlian tersebut. Ya, Mitsubishi ternyata juga memiliki Eclipse Cross Plug-In Hybrid. Eclipse Cross PHEV rencananya akan dijual di Australia. Apa kelebihan dari varian terbaru Eclispe Cross ini? Yuk lebih dekat dengan varian PHEV yang diprediksi akan masuk Indonesia tahun 2021. 

Mitsubishi Eclipse Cross PHEV 

Gambar Interior Mitsubishi Eclipse Cross PHEV

Seperti ini interior Eclipse Cross PHEV

Untuk varian PHEV, sistem secara otomatis memilih dari tiga mode berkendara untuk menyesuaikan berbagai kondisi: EV, Series Hybrid atau Parallel Hybrid. Baterai traksi juga dapat digunakan sebagai sumber listrik yang andal untuk bersantai di luar ruangan atau dalam keadaan darurat karena dapat memasok daya hingga 1.500 watt dari outlet on-board. Ketika kendaraan telah terisi penuh dan diisi bahan bakar, kendaraan tersebut dapat memasok listrik ke rumah tangga umum hingga 10 hari3 melalui sistem Vehicle-to-Home.

Foto mesin 4B40 Mitsubishi Eclipse Cross Ultimate 2019

Varian bermesin turbo tetap dijual

Dibawa dari model sebelumnya, Mitsubishi Eclipse Cross juga tersedia dengan mesin empat silinder turbocharged injeksi langsung Mitsubishi Motors MIVEC 1,5 liter. Desain yang benar-benar modern, mesin MIVEC terbuat dari aluminium untuk bobot ringan, dan dengan sempurna menyeimbangkan prioritas daya dan efisiensi yang tampaknya berbeda. Varian turbo ini diprediksi akan tetap dijual di Indonesia menemani varian PHEV, sebagai informasi Eclipse Cross yang dijual di Tanah Air adalah versi CBU (Completely Built Up) yang didatangkan bulat-bulat dari Jepang.

>>> SUV Mitsubishi ini begitu menyenangkan dikemudikan dan layak jadi pilihan road trip

Dirancang Untuk Kinerja Ramah Lingkungan dan Dinamis

Gambar sistem PHEV di mobil Mitsubishi

Eclipse Cross PHEV akan pakai mesin dan sistem yang sama dengan Outlander PHEV

Penambahan powertrain PHEV terbaru mengoptimalkan efisiensi energi dan menawarkan pengalaman berkendara yang mulus. Mengendarai kesuksesan Outlander PHEV sebagai PHEV terlaris di dunia, New Eclipse Cross menggunakan sistem PHEV 4WD dengan motor ganda yang sama dengan modifikasi khusus untuk ukuran dan berat sasis yang sesuai dengan Eclipse Cross Arsitektur PHEV yang unik terdiri dari satu motor listrik berdaya tinggi di depan dan satu belakang, baterai penggerak berkapasitas besar, dan mesin MIVEC 2,4 liter dengan gearbox planetary kecepatan tunggal, memungkinkan akselerasi cepat, senyap, namun bertenaga yang unik untuk kendaraan elektrik.

>>> Mau beli Eclipse Cross bekas? Lihat ragam pilihannya di sini

Kesenangan Berkendara yang Menginspirasi Keyakinan

Foto tim Cintamobil.com sedang mengendarai Mitsubishi Eclipse Cross Ultimate

Sistem S-AWC yang dipakai diprediksi akan memberikan pengendalian yang lebih akurat dan menyenangkan

Sistem S-AWC yang dikembangkan Mitsubishi memberikan penanganan yang stabil dan kontrol yang presisi, memberikan kepercayaan diri pengemudi untuk menaklukkan kondisi jalan raya dengan mudah. Pegas di penyangga MacPherson depan dan suspensi multi-link belakang telah disetel dengan baik.

Bersama dengan peredam suspensi belakang yang diperbesar, Mitsubishi Eclipse Cross PHEV mendapat bantuan S-AWC sehingga meningkatkan kemampuan bermanuver. SUV racikan Mitsubishi ini juga menggabungkan keserbagunaan sebuah SUV dengan desain yang berani dan khas, maka tentunya Cintamobil.com tak heran jika Eclipse Cross telah memenangkan banyak penghargaan global, termasuk Good Design Award pada 2018 dan RJC Car of the Year pada 2019.

Penulis
Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, Kini ia menjadi Managing Editor Cintamobil.com
 
back to top