Well, kami paham jika mobil ini bukanlah keluaran teranyar dari pabrikan yang bermarkas di Sunter, Jakarta Pusat tersebut. Tetapi, sebagai satu-satunya mobil model sedan yang menerima relaksasi pajak alias diskon PPnBM, mungkin Anda ingin tahu bagaimana 'rasa' nyetir dari Toyota Vios ini.
Vios dapat privillage diskon PPnBM
Kebetulan kami pernah tes sebuah Toyota Vios tipe E lansiran tahun 2019 bertransmisi CVT. Nah, sebagai bahan pertimbangan sebelum Anda memutuskan membeli, tim Cintamobil.com menyarankan Anda untuk menyimak hasil pengujian kami mengenai sedan kompak penerima diskon PPnBM berikut ini.
Mesin Menjanjikan
Mesin jadi highlight utama dari mobil ini. Kami cukup terkesima dengan deru halus mesin berkode 2NR-FE yang tertanam dibalik bonnet mobil ini. Mesin ini dilengkapi dengan teknologi pengaturan katup variabel khas Toyota yakni Dual VVT-i, yang mana sistem ini akan mengatur bukaan katup sesuai beban dan kebutuhan mesin.
Mesinnya kencang dan irit
Tenaga pada mesin ini memang turun sekitar 2 HP dari generasi mesin Vios sebelumnya (1NZ-FE), demikian juga torsinya yang menciut 1 koma sekian Nm. Namun, tenaga dan torsi di mesin ini kini dapat diraih dengan putaran mesin yang lebih rendah yang membuatnya jadi lebih hemat konsumsi BBM.
Panel instrumen sederhana untuk tipe E
Sesuai dugaan kami, mesin berkode 2NR-FE ini mampu membawa sedan penikmat diskon PPnBM ini dapat melaju dengan hemat. Saat kami berjalan di kecepatan lalu lintas luar kota dengan kecepatan rata-rata 45 km/jam, konsumsi BBM 18 kilometer per liter dengan mudah diraih.
Sedan penikmat diskon PPnBM ini terbukti hemat BBM
Begitu pula saat melaju konstan di jalan tol dengan kecepatan rata-rata 90 km/jam, angka 20,8 kilometer per liter dapat diraih. Lantas, bagaimana saat dibawa melaju di dalam kota pada kecepatan rata-rata 22 km/jam? Tenang, 1 liter BBM oktan 92 di mobil ini dapat membawanya melaju sejauh 15,3 kilometer. Hemat bukan?
Mobil yang menerima diskon PPnBM ini pakai transmisi CVT
Itu semua berkat sumbangsih dari transmisi sejuta rasio alias CVT yang ada di mobil ini. Dengan jumlah rasio yang 'seolah' tak terhingga, saat mobil melaju konstan, putaran mesin dapat ditahan serendah mungkin. Fleksibilitas puli rasionya juga oke punya menurut kami.
Cruising di kecepatan 100 km/jam putaran mesin hanya di 1.600 rpm saja
Contoh saat kami melaju 100 km/jam, putaran mesin hanya berkitir di 1.600 rpm saja, itu membuat mesin makin efisien dalam mengolah BBM. Bahkan saat kami 'menyisir' tol trans jawa dengan melaju 140 km/jam, putaran mesin dapat ditahan antara 2.000 hingga 2.200 rpm saja.
Akselerasinya pun tidak buruk
Bagaimana soal akselerasi? Dia tidak lemah kok, alias hanya lebih lambat 0,2 detik saja dari saudaranya yakni Toyota Yaris, sedan yang menerima diskon PPnBM ini mencatat 11,7 detik untuk figur 0-100 km/jam pada alat tes andalan kami yang asal Inggris bernama RaceLogic Performance Box.
Sedan yang dapat Diskon PPnBM ini punya performa yang baik
Kestabilannya juga patut diacungi jempol, Saat mobil dipacu hingga 190 km/jam bahkan 200 km/jam kala jalanan lengang ia tetap 'napak'. Tapi Anda harus ingat, konstruksi kaki-kaki sedan kecil ini dirancang untuk sesuai dengan kebutuhan commuter harian bukan untuk melaju kencang layaknya mobil balap.
Keheningan Kabin & Bantingan Suspensi Membuai
Yang kami suka dari Toyota Vios ini saat diajak berjalan jauh adalah kenyamanan kabinnya yang hening, tak banyak suara yang bisa masuk ke interior dari luar. Serta bantingan suspensinya yang dewasa (tidak terlalu empuk, namun tetap nyaman dan juga stabil) juga membuai kami.
Suspensinya nyaman...
Pengendalian mobil ini memang terasa sedikit dibawah rival lainnya asal Jepang yakni Honda City, sebab feedback setirnya terasa kurang. Tapi kami menilai kombinasi seperti ini malah pas. Lagipula siapa sih yang hendak mengemudikan mobil ini secara hardcore layaknya Sebastien Ogier di ajang World Rally Championship?
Fitur Keselamatan Jempolan
Kendati Toyota Vios yang kami tes jalan adalah trim E CVT yang mana jadi tipe termurah bertransmisi otomatis jenis CVT, tapi PT Toyota Astra Motor (TAM) seperti tidak ingin sedikitpun berkompromi terhadap fitur keselamatannya.
Fitur keselamatan tergolong baik
Mulai dari Airbag saja sudah ada 7 buah. Lantas sistem rem juga sudah dibekali ABS, EBD bahkan BA (Brake Assist), tak sampai disitu saja Traction Control dan Vehicle Stability Control juga sudah hadir di sini. Tak heran ia mendapatkan bintang 5 saat pengetesan ASEAN NCAP.
>>> First Drive Toyota New Yaris TRD CVT 2020: Fokus Ubahan Tak Terlihat
Kekurangan Toyota Vios
Kesempurnaan hanya milik sang pencipta, Toyota Vios termurah ini tergolong miskin fitur, bahkan untuk trim G sekalipun masih kalah dari Honda City. Kalau di mobil kami ini Head Unit seperti mobil yang dijual awal tahun 2000-an karena masih bisa 'menelan' kepingan CD dan tak dilengkapi dengan Bluetooth.
Head Unit di tipe E ini kurang fiturnya
Kekurangan Toyota Vios tipe E ini yang menurut kami paling mengganggu adalah absennya footrest. Anda bisa bayangkan, mobil yang sudah nikmat dikemudikan karena bertransmisi CVT tapi untuk perjalanan jauh kaki kiri Anda tak bisa beristirahat, demikian pula dengan absennya arm rest di bagian tengah.
Kesimpulan
Anda pecinta sedan? Pertimbangkan untuk beli mobil ini...
Keanggunan sebuah sedan tentu tak akan Anda bisa temui di Yaris. Apalagi kenyamanan Vios termurah ini lebih baik dari Yaris, kendati hadir dengan ukuran wheelbase yang sama. So, apakah mobil ini layak beli? Yes. Bagi Anda pengabdi sedan atau pecinta mobil jenis sedan sejati, sedan penikmat diskon PPnBM ini layak Anda pinang.
>>> Keunggulan Toyota Vios, Mobil yang Dapat Diskon PPnBM Terbesar










