Ini Lho 5 Hal Yang Bikin New Suzuki Jimny Jago Off-Road

23/07/2019

Mobil baru

4 menit

Share this post:
Ini Lho 5 Hal Yang Bikin New Suzuki Jimny Jago Off-Road
New Suzuki Jimny memiliki talenta yang natural di medan off-road. Kelebihan tersebut bukan hanya faktor generasi sebagai penerus kendaraan 4x4 paling legendaris, namun juga kehadiran senjata andalan yang telah dipersiapkan untuk menjelajah di medan off-road

Layaknya para pendahulunya, new Suzuki Jimny memiliki talenta sangat baik di medan off-road. Hal tersebut tak bisa dilepaskan pada sederet fitur dan spesifikasi yang dibekali pada kendaraan 4x4 bertubuh kompak ini. Dalam kesempatan ini, Cintamobil.com akan mengulas secara  lengkap mengenai 5 hal yang bikin new Suzuki Jimny jago di medan off-road. Yuk kita bahas satu per satu berikut ini.

Mesin K15B

Foto Mesin K15B yang mendapatkan penyesuaian untuk new Suzuki Jimny

Mesin K15B yang mendapatkan penyesuaian untuk new Suzuki Jimny

>>> Artikel terkait lainnya:

Mesin empat silinder berkapasitas 1.462 cc ini memang mesin yang serupa dengan yang digunakan Suzuki Ertiga. Namun pihak Suzuki memberikan beberapa penyesuaian agar optimal pada new Jimny. Tenaga yang dihasilkan mencapai 102 hp pada 6.000 RPM alias lebih kecil sekitar 1 hp dari milik Ertiga. Begitu pula dengan torsi maksimal yang ditorehkan mencapai 130 Nm pada 4.000 RPM, alias lebih kecil sekitar 8 Nm dari mesin K15B bawaan Ertiga. Hal ini terkait dengan penggunaan transmisi manual 5 speed dan otomatis 4 percepatan yang disesuaikan dengan kebutuhan baik di medan on-road hingga off-road. Power band-nya pun telah disesuaikan dengan karakter tenaga dan torsi lebih maksimal pada putaran bawah hingga menengah.

Penggerak 4WD All Grip Pro

Foto penggerak 4WD part time

Penggerak 4WD part time yang diklaim lebih badak

Penggerak 4WD yang digunakan pada new Jimny adalah tipe part-time yang dikenal dengan nama All Grip Pro. Sistem penggerak ini dinilai cukup tangguh di medan off-road namun tetap nyaman dan efisien pada lintasan on-road. New Suzuki Jimny juga semakin sakti di medan buruk seperti berlumpur atau berpasir dengan kehadiran Limited-Slip Differential yang mampu mengunci saat salah satu roda kehilangan traksi, sehingga mengeliminir kemungkinan.

>>> Ingin membeli mobil Suzuki Jimny, inlah daftar mobilnya dengan harga terjangkau

Suspensi 3-Link Rigid Axle

New Suzuki Jimny dengan konstruksi suspensi rigid axle

New Suzuki Jimny masih menggunakan sasis ladder frame dan suspensi rigid axle yang terbukti kokoh di medan ekstrem

Lantaran sebagai kendaraan 4x4 dengan off-road oriented, new Suzuki Jimny masih mempertahankan suspensi dengan konstruksi rigid axle dengan per keong, baik pada suspensi depan dan belakang. Suspensi model ini terkenal ampuh ketika dibawa off-road lantaran konstruksi suspensi dan as roda lebih sederhana. Sehingga selain lebih kuat, juga lebih minim perawatan ketimbang suspensi dengan konstruksi independent. Selain new Suzuki Jimny, kendaraan 4x4 lainnya yang mempertahankan suspensi model rigid axle dengan per keong adalah New Jeep Wrangler JL.

Kemampuan bermanuver saat off-road

New Suzuki Jimny memiliki kelincahan saat bermanuver di medan off-road dengan memiliki kemampuan lebih baik saat menghadapi obstacle dengan approach angle 37 derajat, departure angle 49 derajat dan ramp breakover sebesar 28 derajat. Selain itu, new Suzuki Jimny memiliki ground clearance sebesaar 210 mm yang membuatnya memiliki kemampuan jelajah lebih tinggi tanpa harus tersangkut pada obstacle.

>>> Berita mobil baru terlengkap hanya ada di Cintamobil.com

Fitur pendukung

Foto acara produk knowledge Suzuki Jimny

Suasana penjelasan kelebihan new Suzuki Jimny dalam acara produk knowledge yang diadakan PT  Suzuki Indomobil Sales

New Suzuki Jimny juga dibekali dengan fitur pendukung dengan teknologi terkini sebut saja seperti Electronic Stability Programme (ESP) demi membantu menjaga kestabilan di berbagai medan. Selain itu juga tersedia fitur Hill Descent Control yang membantu pengemudi dalam menentukan kecepatan yang tepat saat menuruni turunan yang curam dan licin. Sementara itu masih ada fitur Hill Hold Control untuk membantu menahan mobil selama beberapa detik saat memulai berakselerasi dari keadaan diam di jalanan menanjak.

>>> Kumpulan artikel berita otomotif terkini lainnya di Cintamobil.com

Share this post:

Berita lain

Menilik Harga Suzuki APV Bekas, MPV Kompak yang Bisa Muat Banyak

20/07/2019

Jual beli

3 menit

Jika Anda ingin mencari mobil penumpang yang bisa mengangkut banyak penumpang, Suzuki APV bisa menjadi pilihan. Kenyamanan di jalan serta harga Suzuki APV bekas yang cukup murah bisa menjadi pertimbangan untuk memilih mobil ini.

Lihat juga

Wuih, Lebih Dari Setengah Penjualan Suzuki Di Indonesia Disumbang Carry Pick Up

17/07/2019

Pasar mobil

3 menit

Suzuki Carry Pick Up tak hanya menjadi Rajanya Pick Up, penjualan Carry Pick Up juga menjadi raja dari semua mobil Suzuki di Indonesia dengan kontribusi sebesar 50 persen.

Lihat juga

Sudah Tidak Perlu Ganti Oli, Kenapa Mobil Baru Wajib Servis Killometer 1000? Ini Kata Suzuki

04/07/2019

Perawatan dan service

3 menit

Tidak sedikit pertanyaan yang masuk ke meja redaksi tim Cintamobil, mengapa jika tidak perlu melakukan penggantian oli, mobil harus tetap melakukan servis wajib 1000 kilometer pertama? Ternyata ini pendapat pabrikan Suzuki.

Lihat juga

Harga Suzuki Ignis 2019 Bekas Surabaya

30/06/2019

Jual beli

5 menit

Wah-wah, rupanya arek Suroboyo mulai tergiur dengan sosok Suzuki Ignis. Ya, tren mobil anak muda sepertinya mulai berubah, lebih memilih mobil mungil dengan desain sporty nan stylish. Harga baru maupun bekasnya pun terjangkau, mudah dijangkau untuk anak muda sekalipun. Untuk selengkapnya, berikut harga Suzuki Ignis 2019 bekas Surabaya.

Lihat juga

Berkat Carry dan Ertiga Terbaru, Penjualan Suzuki Bulan Mei Naik Pesat

24/06/2019

Pasar mobil

3 menit

PT Suzuki Indomobil Sales memperoleh hasil manis pasca peluncuran Carry pick up terbaru beberapa waktu lalu. Sepanjang satu bulan model segmen niaga ringan tersebut sukses mendongkrak penjualan Suzuki hingga meningkat sebesar 18,3 persen. Bagaimana dengan Ertiga?

Lihat juga
 
back to top