Honda City Hatchback Bakal Geser Honda Jazz? Ini Kata Honda

20/02/2021

Mobil baru

5 menit

Kemiripan target pasar antara Honda City Hatchback dengan Honda Jazz membuat salah satu harus mengalah, kira-kira mana yang akan 'kalah'? Ini kata Honda

Honda City Hatchback diluncurkan di pasar Asia Tenggara menurut beberapa sumber yang tim Cintamobil.com kumpulkan, disinyalir punya dua alasan. Pertama adalah sebagai pengganti 'Jazz' di kawasan Asia Tenggara, yang kedua adalah sebagai produk alternatif dari Honda Jazz itu sendiri. Kemiripan target pasar antara Honda City Hatchback dengan Honda Jazz membuat salah satu produk harus mengalah, kira-kira mana yang akan 'kalah'? Ini kata Honda.

Gambar Honda Jazz RS 2017-2019 GK5

Jazz bakal tergantikan City Hatchback cukup santer di Indonesia

Salah Satu Harus 'Kalah'?

"Pastinya/harusnya ada salah satu, hehe," kekeh Yusak Billy, selaku Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) saat Cintamobil.com temui di kantornya di bilangan Sunter, Jakarta Pusat. Namun, pria ramah yang sehari-hari duduk 'back seat driver' Honda Accord Turbo ataupun Honda CR-V ini enggan untuk menjelaskan lebih lanjut produk mana yang akan 'dikalahkan'.

Foto bagasi Honda City Hatchback 2020

Target pasar City Hatchback mirip dengan Jazz

Billy yang juga suka sepedahan ini juga menjelaskan meski nama produk Honda City Hatchback sudah terdaftar di situs Samsat Pajak Kendaraan Bermotor DKI Jakarta, tetapi belum jaminan untuk meluncur di Indonesia. "Untuk dipasarkan di sini atau tidak, masih kami pelajari yah," jelas Billy sembari bilang, "Contoh Civic/Insight Hybrid dulu kan juga ada (di Samsat), tetapi kan enggak dijual, kan," tambahnya.

>>> Ini pendapat kami mengenai Honda City Hatchback versi Thailand

Tak Terjadi Di Thailand

Yang unik, kehadiran Honda City tanpa 'bokong' di negeri seribu pagoda (Thailand) ternyata tidak untuk menggantikan kehadiran Honda Jazz. Sebab hingga kini Honda Jazz masih tetap ada di website resmi Honda Thailand setelah Honda City Hatchback ini diluncurkan. Kemungkinan, menurut Honda Thailand, pangsa pasar antara Honda City tanpa buntut dengan Honda Jazz berbeda segmentasi pasarnya.

Gambar launching Honda Jazz tahun 2017 di Thailand

Sejak versi facelift meluncur di Thailand 5 tahun lalu, nama Jazz tak hilang dari website Honda Thailand

Tapi di Indonesia, justru memunculkan spekulasi lain terlebih setelah Honda City Hatchback meluncur di sana. Spekulasi yang mencuat adalah Jazz akan digantikan Honda City Hatchback. Rumor pun kian naik ke permukaan, terlebih Honda juga menyebut City Hatchback punya karakter DNA sporty dan sesuai dengan karakter yang diingkan orang Indonesia pada model hatchback. 

Penjualan Jazz Masih Bagus

Gambar seorang wanita cantik dan Honda Jazz RS

Tak hanya bermesin kencang, tapi Jazz masih punya prestasi penjualan baik di Indonesia

Disamping itu, ternyata penerimaan konsumen atas existing model Jazz ternyata masih bagus. Berdasarkan data penjualan Honda bulan Januari 2021, tercatat rival berat dari Toyota Yaris, Suzuki Baleno, dan Hyundai i20 ini masih mampu terjual sebanyak 349 unit, di atas Honda BR-V yang diniagakan sebanyak 131 unit, dan Honda Civic Hatchback sebanyak 108 unit, serta Honda Odyssey sebanyak 8 unit.

>>> Penjualan Honda Jazz Masih Moncer, Jadi Disetop Atau Tetap Lanjut?

Jalan Tengah

Sebenarnya ada 'jalan tengah' yang bisa diambil oleh PT Honda Prospect Motor (HPM) sebagai agen pemegang merek Honda di Indonesia terhadap hal ini. Yakni dengan memberi label JAZZ pada HONDA CITY HATCHBACK. Mengingat, menurut sejarah Honda di Tanah Air, nama City lebih kuat pada model sedan (City generasi ketiga) yang dijual HPM sejak tahun 1997.

Gambar emblem JAZZ Sports di Honda Jazz VTEC 2005

Kenapa tidak coba saran dari kami? City Hatchback dinamai Jazz

Tapi memang, jika mengikuti sejarah di dunia, nama CITY pun lekat dengan model hatchback, sebab generasi awal Honda City yang lahir tahun 1981 bernama City AA juga hadir dengan model tanpa buntut. Well, kecuali PT HPM dan Honda Motor Corporation, memang 'berniat' mengembalikan nama City ke 'khitah'-nya sebagai sebuah hatchback sejati. Namun jangan lupa, kiprah Jazz yang meluncur sejak tahun 2003 juga menjadi 'pembesar' porsi jualan PT HPM. 

Sejarah Honda Jazz Di Indonesia

Honda Jazz adalah salah satu mobil yang fenomenal di medio 2000-an yang membuka kelas baru pasar mobil anak muda di Indonesia. Jazz atau Fit yang lebih dahulu masuk di tahun 2001 via Importir Umum (IU) tidak membuat kiprah Honda Jazz di Indonesia bisa dipandang sebelah mata. Desain kompak, kabin praktis, dikombinasi dengan mesin yang hemat bahan bakar membuat mobil ini begitu digandrungi anak muda kala itu bahkan hingga kini.

Gambar Honda Jazz i-DSI 2003

Jazz diterima pasar Tanah Air dengan antusias

Berbeda dengan versi IU yang dijual dengan mesin 1.300 cc, HPM justru di tahun 2003 tepatnya bulan Februari memasukkan Honda Jazz dengan mesin L15A 4-silinder 1.500 cc dengan teknologi i-DSI (intelligent Dual & Sequential Ignition). Bisa dibilang Jazz saat itu tidak punya saingan berat, Suzuki Aerio maupun Hyundai Getz yang lahir lebih dulu seakan tak mampu membendung kesuksesan Honda Jazz di Tanah Air.

Gambar mesin L15A Honda

Mesin berteknologi i-DSI terkenal irit BBM

Alhasil Honda Jazz langsung booming dan menjadi compact hatchback terpopuler di Tanah Air. Terlebih saingannya yang berlogo triple elips alias Toyota Yaris baru lahir empat tahun kemudian. Namun, ada yang unik dengan Jazz di tahun 2003 ini, sebab tak banyak yang sadar jika ada dua versi yang dijual HPM di Tanah Air, yakni versi CBU (Completely Built Up) dan CKD (Completely Knock Down). Untuk tiga bulan pertama di 2003 sebenarnya Jazz masih diimpor dari Thailand.

Gambar Honda Jazz i-DSI CBU

Inilah salah satu contoh Jazz CBU

Beda Honda Jazz CBU dengan CKD juga tidak banyak, sepengamatan tim Cintamobil.com bedanya hanya di kaca film samping yang tertulis Saint Gobain Sekurit, serta peleknya yang masih polished palang lima seperti pada mobil yang kami ulas kali ini. Namun, tidak ada beda lainnya yang mencolok, namun jika diperhatikan langsung mobil Jazz versi CBU terlihat sedikit lebih pendek dari versi CKD. So, menurut Anda minat City Hatchback atau pakai Nama Jazz saja?

Penulis
Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebenarnya salah jurusan saat kuliah. Karena ia mengambil jurusan Ekonomi Akuntansi mengikuti kemauan ayahnya dibanding mengambil kuliah teknik maupun komunikasi yang menjadi minatnya. Namun, passion menulis dan ketertarikannya akan mobil membawanya melamar menjadi jurnalis otomotif. Gayung pun bersambut, pada tahun 2014 di mana sebelum Arfian wisuda, ia sudah diterima bekerja di Motorplus Weekly. Motorplus Weekly adalah sebuah tabloid dwi mingguan yang mengulas tentang sepeda motor. Lho kok sepeda motor? Yes, karena saat Arfian melamar pekerjaan di anak grup Kompas Gramedia tersebut, hanya posisi itu yang tersedia. Setelah lulus kuliah Arfian bekerja di sana selama tiga tahun sebagai reporter. Bekerja menjadi jurnalis khusus sepeda motor Arfian jalani dengan semangat dan senang hati. Tak terhitung berapa kali ia menemui narasumber, berkunjung ke bengkel maupun sekadar mencoba sepeda motor baru dari jenis scooter hingga motor besar. Di tengah perjalanan karirnya, Motorplus Weekly memiliki satu anak usaha lagi yakni Otoplus weekly yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur. Melihat potensi dan passion yang dimiliki Arfian, Editor in Chief Motorplus saat itu, Alm Achmad ‘Feol’ Riswan menugaskan secara khusus Arfian untuk mengisi kolom otomotif roda empat. Arfian ditugaskan untuk test drive mobil di tabloid Otoplus tersebut mulai tahun 2016. Sampai saat ini sudah ratusan kendaraan baik berjenis truk, bus, hingga mobil sport yang Arfian coba. Kegemarannya menulis dengan detail, terstruktur dan teknis membuat ia memiliki pembaca setia dan dipercaya untuk menjadi test driver di tabloid tersebut. Sejak tahun 2018 Arfian bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer dan menjadi Senior Content Writer setahun kemudian. Di tahun 2021 ia dipromosikan menjadi Editor, dan dengan kinerja yang baik di tahun 2021 ini pula ia dipromosikan kembali menjadi Managing Editor untuk website ini. Education 2009 - 2014 Trisakti University, Bachelor Degree, Accounting 2006 - 2009 54 Senior High School 2003 - 2006 109 Junior High School Experience 2014 - 2016 Motorplus & Otoplus, Kompas Gramedia 2018 Content Writer Cintamobil.com 2019 Senior Content Writer Cintamobil.com 2021 Managing Editor Cintamobil.com Awards 2020 - 3rd Winner, Best Online Write Up Activity & Industry News, Warta Citra Adiwahana 2020 - 2nd Winner, Mitsubishi Journalist Writing Competition - Artikel Online Terbaik 2021 - 1st Winner, Best Online Product Review, Warta Citra Adiwahana
 
back to top