First Drive Toyota Innova Venturer AT 2020: Masih Kijang yang Tiada Duanya

14/11/2020

Mobil baru

5 menit

Share this post:
First Drive Toyota Innova Venturer AT 2020: Masih Kijang yang Tiada Duanya
Tagline 'Memang Tiada Duanya' sempat identik dengan Kijang, kini di versi termewahnya yakni Toyota Innova Venturer AT 2020 ternyata masih layak menyandangnya

Yes, kami sadar PT Toyota Astra Motor (TAM) memang seakan ingin 'memisahkan' model antara Kijang dengan Venturer. Namun harus diakui, DNA 'Kijang' tetap ada pada Toyota Innova Venturer. Kami pun langsung 'lompat' ke kursi pengemudi untuk melakukan First Drive Toyota Innova Venturer ini secara lengkap dan komperhensif. Apakah Toyota Innova Venturer AT 2020 ini masih layak untuk menyandang gelar 'Tiada Duanya'? Let's check this out.

Eksterior Lebih Sporty

Foto Toyota Innova Venturer AT 2020

Eksterior lebih sporty

Sebelum melakukan First Drive Toyota Innova Venturer ini tentunya tidak pas tanpa membahas highlight eksteriornya. Jujur saja Toyota Innova Venturer AT 2020 ini menjadi lebih sporty dan dinamis dibandingkan Venturer lawas. Grille depan yang lebih masif serta turning signal bezel warna hitam mencirikan nafas sporty, meski ini juga membuat kesan facelift Innova Venturer ini seakan mengikuti jejak Innova 'barong' yang menuai kontroversi di tahun 2013.

Foto tampilan belakang Toyota Innova Venturer AT 2020

Buritan tak beda jauh dengan Venturer sebelumnya

Ke bagian samping langsung terlihat jika Innova Venturer 2020 ini pakai velg two tone berdesain baru yang terlihat lebih elegan. Body cladding berwarna hitam membuat Toyota Innova Venturer AT 2020 ini lebih 'berisi'. Sayangnya, tak ada ubahan signifikan pada eksterior buritan, bumper belakang hingga stoplamp masih sama sama dengan Venturer sebelum facelift. ubahan hanya di garnish pada plat nomer yang kini bentuknya sedikit diubah dengan penambahan garis chrome tipis.

>>> Ini rasanya mengemudikan Toyota Hilux Facelift

Ideal Untuk Plesiran

Foto tampilan samping Toyota Innova Venturer AT 2020

Kepraktisan mobil ini cukup istimewa

Oke, kunci smart entry sudah kami kantungi, untuk membuka pintu Anda hanya tinggal menekan tombol kecil di gagang pintu maka central lock pada pintu akan langsung nonaktif sehingga pintu bisa dibuka. Duduk di kursi pengemudi semakin menyenangkan karena sudah dilapis kulit, tapi bukan itu intinya, sebab pengaturan secara elektrik ke delapan arah plus setir tilt and telescopic mempermudah kami untuk mencari posisi mengemudi paling ideal.

Foto layout dashboard Toyota Innova Venturer AT 2020

Setir sudah tilt and telescopic

Bicara soal akomodasi juga menjadi keunggulan Toyota Innova Venturer AT 2020 ini. Duduk di kursi penumpang depan, kursi penumpang baris kedua yang formatnya captain seat bahkan di kursi baris ketiga Anda tidak akan mengeluh sempit. Baik headroom, serta legroom yang cukup luas membuatnya memadai dijadikan teman plesiran bahkan ikutan overland yang saat ini sedang ngetren. Innova Venturer ini juga ditunjang dengan headrest dan seatbelt yang proper di semua kursi. 

Foto kursi baris kedua Toyota Innova Venturer AT 2020

Kursi belakang empuk dan nyaman diduduki

Kepraktisan juga menjadi nilai plus. Total ada 15 cup holder di 7-seaters medium MPV Toyota ini, ada 7 di depan, 6 di kursi baris kedua termasuk di meja, dan 2 di belakang. Demikian juga tempat penyimpanannya, ada dua laci tertutup di depan, kompartemen penyimpanan terbuka di depan tuas transmisi serta kompartemen penyimpanan terbuka di masing-masing pintu, belum lagi menghitung saku penyimpanan di balik kursi driver dan penumpang depan.

Foto bagasi Toyota Innova Venturer AT 2020

Bagasi luas, pas untuk diajak road trip

Bagasi dari Toyota Innova Venturer AT 2020 ini juga patut diacungi jempol. Saat semua kursi digunakan, ia masih mampu diisi beberapa galon air mineral, untuk melipat kursi paling belakang juga mudah, mekanisme dilipat dan diangkat memang sudah populer sejak kelahiran Innova 16 tahun silam, tetapi masih relevan hingga kini dan menjadi favorit kami. Secara umum kepraktisan dan kapasitas bagasinya membuat mobil ini pas jadi teman ideal untuk bepergian jauh.

Fitur Cukup Baik

Foto head unit Toyota Innova Venturer AT 2020

Head unit sama dengan Corolla Cross

Fitur yang disajikan di Innova Venturer terbaru ini juga cukup baik, contohnya head unit yang terpasang ini sama dengan Toyota Corolla Cross, di mana tersedia fitur NFC (Near Field Communication) yang dapat mengecek sisa saldo e-Money Anda. Sayangnya baru e-Money by Bank Mandiri saja yang bisa dicek, untuk bank provider lain belum bisa. Head unit ini juga dapat diatur via tombol di spoke kiri setir. Dan punya koneksi bluetooth, koneksi USB, radio serta miracast.

Foto pengatur AC belakang digital di Toyota Innova Venturer AT 2020

AC dengan sistem Ionizer bantu hilangkan kuman dan bakteri

Mobil ini juga dilengkapi dengan fitur pembersih udara atau Integrated Air Purifier (Car Ionizer) yang berfungsi untuk membersihkan udara di dalam kabin yang menghasilkan ion negatif sehingga kualitas udara di dalam kabin meningkat. Fitur ini juga dilengkapi dengan intelligence air quality control untuk menunjukkan kondisi kualitas udara di dalam kabin. Integrated Air purifier (Car Ionizer) ini terintegrasi pada register A/C dan dapat bekerja secara otomatis maupun manual.

Performa Memukau

Foto mesin 2GD-FTV Toyota

Mesin 2GD-FTV andalan Toyota terbukti bertenaga dan irit BBM

Performa Innova Venturer bisa dibilang sama dengan sebelum facelift. Torsi 360 Nm yang didapat sejak 1.200 rpm hingga 1.600 rpm membuatnya menyenangkan untuk aksi overtaking. Mobil terasa efortless, sebab dengan menginjak pedal gas sedikit saja mobil bisa langsung berlari. Namun untuk sprint dari diam ke 100 km/jam Innova Venturer ini memang bukan jagoannya, sebab ia membutuhkan waktu hingga 12 detikan.

Foto test drive Toyota Innova Venturer AT 2020

Semburan torsi mobil ini sangat menghibur

Tapi Cintamobil.com suka dengan karakter mesin pada mobil ini, ia senyap, halus, namun tetap bertenaga saat dibutuhkan. Perpindahan gigi dari transmisi Aisin otomatis 6-percepatannya juga cukup halus dan tidak terlalu menghentak. Rival berat dari Isuzu Panther ini juga hemat BBM, kami pernah mengetes Toyota Innova Venturer sebelum facelift, untuk di dalam kota ia mampu mencatat 13,1 kilometer per liter, dan di tol 17,7 km/l. Benar-benar impresif untuk MPV sebesar Kijang.

Foto mode berkendara Toyota Innova Venturer AT 2020

Tersedia tiga mode berkendara

Bantingan suspensinya juga nyaman, namun bila dibandingkan dengan Toyota Kijang Innova generasi kelima ia memang lebih lembut dan alhasil agak limbung saat bermanuver. Kami merasa sasis dari Toyota Kijang Innova sejak generasi keenam (reborn) ini diperkuat namun suspensinya dibuat lebih empuk. Meski harus diakui sejak Innova generasi reborn keluar, Kijang seakan menyajikan porsi kesenangan mengemudi yang lebih besar dibandingkan Innova sebelum reborn.

Foto rangka dan suspensi depan Toyota Innova Venturer AT 2020

Suspensi nyaman dikombinasi dengan ladder frame

Sebagai informasi Kijang Innova sebelumnya sejak Innova tahun 2004 hingga 2014, kami rasakan seperti memberikan rasio 25% - 75%. Maksudnya 25% untuk pengemudi dan 75% untuk penumpang. Tetapi sejak Innova Reborn lahir di 2015 rasionya menjadi ber-ubah 50% - 50% yaitu 50% untuk pengemudi (keasyikan mengemudi), dan sisanya 50% untuk penumpang. O ya konstruksi kaki-kaki tidak ada ubahan dibanding Innova Venturer sebelumnya.

Kesimpulan

Foto Toyota Innova Venturer AT 2020

Masih tiada duanya dan unggul dari rival

Toyota Innova Venturer AT 2020 ini kami akui masih menyuguhkan nilai "tiada duanya". Dibandingkan dengan pesaing terdekatnya yaitu Wuling Cortez CT, Innova Venturer masih menyajikan kehematan yang jauh lebih baik. Kendati akselerasinya tidak se-superior pabrikan Tiongkok itu, namun torsi pada putaran rendahnya jauh lebih menghibur dan terasa flat. Belum lagi akomodasi dan kepraktisan kabinnya yang baik, membuatnya layak jadi teman plesiran dan banyak digunakan sebagai mobil dinas kepala daerah di Tanah Air.

>>> Mau beli Toyota Kijang Innova bekas? Cari di sini

Mengawali karir sebagai jurnalis otomotif pada 2014, setahun kemudian Arfian menjadi test driver di sebuah tabloid otomotif nasional. Bergabung di Cintamobil.com sejak 2018, kini ia menjadi Head of Content di Cintamobil.com   About Arfian Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebe
 
back to top