First Drive Hyundai Santa Fe Gasoline Signature AT 2021: Lebih Tenang Tak Kalah Kencang?

04/05/2021

Mobil baru

5 menit

Setelah puas mencoba versi bermesin diesel kini tim Cintamobil.com lompat ke balik kemudi Hyundai Santa Fe Gasoline Signature AT 2021 yang lebih tenang suaranya

PT Hyundai Motors Indonesia sebagai agen pemegang merek Hyundai di Indonesia tak main-main dengan produk ini. Buktinya, selain tetap mengandalkan Hyundai Santa Fe varian diesel, pabrikan asal Korea ini juga membawa varian bensin. Hal yang paling istimewa pada Hyundai Santa Fe Gasoline Signature AT 2021 ini adalah mesin yang diusungnya juga yang terbaru.

Eksterior Serupa Varian Diesel

Foto Hyundai Santa Fe Gasoline 2021

Eksterior kental dengan nuansa mewah

Karena sama-sama berbasis trim Signature, maka jika dilihat dari luar bila disandingkan langsung dengan varian bermesin diesel tentunya tak ada perbedaan. SUV racikan negeri Ginseng ini tetap menggunakan bahasa desain yang mewah dan prestisius. Hal ini terlihat dari penggunaan lampu depan yang DRL (Daytime Running Light) dengan desain T-Shaped yang terintegrasi dengan cascading grille berwarna brushed aluminium yang memancarkan aura unik tanpa meninggalkan kesan elegan.

Foto tampilan belakang Hyundai Santa Fe 25G Signature AT 2021

Tampilan belakang sensual

SUV yang punya panjang total 4.785 mm ini pakai velg 18 inchi yang berkesan premium dan makin memperkuat kesan elegan sekaligus mewah. Sementara di bagian buritan stoplamp-nya menyiratkan kesan mobil mahal dengan lampu sein yang terpisah diletakkan pada bagian bumper belakang. Secara umum, desain seperti ini seharusnya mudah dicerna konsumen SUV besar di Indonesia.

Mesin Bensin Tawarkan Kehalusan

Foto mesin MPi 2.5 Hyundai

Mesin bensinya baru, sebelumnya 2.400 cc

Hal yang paling berbeda pada Santa Fe Gasoline trim Signature lansiran 2021 ini jelas ada pada mesinnya. Mesin yang diusung Hyundai Santa Fe bensin ini adalah unit berkode MPi Gasoline 2.5. Di atas kertas ia mampu menghasilkan tenaga 180 PS di putaran mesin 6.000 rpm dengan torsi 232 NM pada putaran mesin 4.000 rpm. Tenaga dan torsi tersebut tersalur ke roda depan melalui transmisi otomatis torque converter konvensional yang punya rasio 6-percepatan.

Foto ban dan velg Hyundai Santa Fe 2021

Tenaga dan torsi tersalur ke dua roda depan

Memang, bila dibandingkan dengan mesin R2.2 Smartstream, tenaganya masih lebih kecil 22 PS, dan torsinya pun defisit 208 NM. Namun, yang ditawarkan dari mesin bensin di Hyundai Santa Fe gasoline ini adalah kehalusannya. Kendati mesin diesel di Santa Fe terbaru juga halus, maka mesin bensin di mobil ini menderu lebih halus lagi dan tentunya lebih minim getaran.

Foto tampak depan Hyundai Santa Fe 2.5G Signature AT 2021

Dari luar, suara mesinnya nyaris tak terdengar

Kehalusan mesin gasoline di balik kap mesin Santa Fe bensin ini juga berkat penggunaan friction-reduction technology yang bertujuan untuk menghasilkan gesekan antar komponen yang lebih minimal, sehingga pumping losses mesin bisa ditekan. Dengan demikian diharapkan konsumsi BBM bisa menjadi lebih baik lagi dibandingkan mesin lawas yang berkubikasi lebih kecil 100 cc dari mesin bensin terbaru ini.

Bagaimana Performanya?

Foto Hyundai Santa Fe Media Drive 2021

Rombongan dilepas pukul 13.00 menuju Bogor

Kami langsung mencobanya performanya di jalan saat sesi media drive yang dihelat oleh PT Hyundai Motors Indonesia beberapa waktu lalu. Rombongan kami start dari bilangan kuningan, kami menuju Bogor tidak melewati jalan tol biasa. Namun, memutar ke arah Cengkareng, lanjut ke tol Jakarta-Tangerang Serpong, Bintaro, Pondok Aren, lalu finish di Gunung Geulis, Bogor. Total jarak pulang pergi yang kami lewati adalah 196,5 kilometer.

Foto kunci smart entry Hyundai Santa Fe

Mesin bisa dinyalakan dari kunci ini

Tenaganya terasa cukup meski tidak seberingas varian diesel. Hyundai Santa Fe bensin ini mampu mengimbangi arus lalu lintas dengan cukup mudah, memang karena keterbatasan waktu dan padatnya jadwal media drive tersebut, kami tidak sempat mencoba dengan metode dan alat pengetesan yang proper sesuai standar pengetesan mobil baru di Cintamobil.com.

Foto Hyundai Santa Fe Bensin sedang melaju di jalan tol

Suara angin dan ban minim menyusup ke dalam kabin

Konsumsi BBM di rute kombinasi saat acara tersebut, kami mendapat angka 11 kilometer per liter, jauh dari diesel yang bisa menyentuh 16 km/l dengan cara berkendara serupa. Kami pun cukup yakin konsumsi BBM Santa Fe Gasoline ini tidak akan lebih irit dibandingkan dengan Pajero maupun Fortuner yang hanya memiliki opsi mesin tanpa busi alias diesel. O ya, di mesin bensin Santa Fe ini untuk berjalan 100 km/jam putaran mesin butuh putaran mesin sekitar 2.100 rpm.

Foto drive mode Hyundai Santa Fe

Terdapat empat mode berkendara yang dapat dipilih via knob ini, COMFORT, NORMAL, SPORT, dan SMART

Perpindahan gigi di transmisi otomatis 6-percepatannya cukup cepat dan minim hentakan, Saat hendak melakukan aksi overtaking, harus diakui mesinnya seakan membutuhkan waktu untuk 'membangunkan' tenaganya dan melecutkan mobil ke depan. Dibandingkan dengan Nissan X-Trail T32 yang sama-sama menggunakan format konvigurasi mesin 4-silinder 2.500 cc, X-Trail melakukan akselerasi jauh lebih baik, responsif dan terasa effortless untuk menjalankan mobil.

Foto tim Cintamobil.com sedang tes Hyundai Santa Fe bensin

Posisi mengemudi cukup rileks namun tidak sebaik Honda

Secara handling, mobil ini memang lebih baik dibandingkan dengan big SUV bersasis tangga seperti Mitsubishi Pajero dan Toyota Fortuner. Namun, bila dibandingkan dengan rivalnya sesama sasis monokok namun dengan kelas sedikit di bawahnya seperti Honda CR-V dan Nissan X-Trail, pengendalian Hyundai Santa Fe ini tidak lebih baik dan terasa sedikit lebih limbung. Demikian juga dengan setirnya, meski sudah dapat diatur tilt and telescopic tapi kurang memberikan feedback ke pengemudi.

>>> First Drive Hyundai Santa Fe 22D Signature AT 2021: SUV Powerful Penantang Fortuner Dan CR-V

Kekurangan Hyundai Santa Fe Gasoline Signature AT 2021

Foto tampilan samping Hyundai Santa Fe Bensin 2021

Bodinya yang bongsor terasa lebih pas ditenagai mesin diesel

Kekurangan yang agak mengganggu dari Santa Fe bermesin bensin ini adalah tenaga dan torsinya terasa kurang saat 'menghela' tubuh bongsornya. Mesinnya seakan meronta-ronta untuk mau menggerakkan mobil di tanjakan. Pedal gas perlu ditekan agak dalam agar mobil mau melaju mengimbangi lalu lintas. Hal ini beda jauh dengan X-Trail misalnya, yang terasa lebih mudah dalam melibas tanjakan, apalagi Honda CR-V yang mesinnya berturbo. Lawan diesel? Sebaiknya jangan tanya.

Foto modul ABS Hyundai Santa Fe 2021

Remnya terasa terlalu pakem untuk mesinnya

Belum lagi feel pedal remnya yang terasa terlalu cekatan. Memang, rem yang pakem sangat membantu di Santa Fe bermesin diesel yang memang kencang, karena torsi dan tenaganya mampu melarikan mobil di bawah 9 detik untuk figur 0-100 km/jam. Tetapi untuk Santa Fe bensin ini terasa kurang pas, saran kami Hyundai sebaiknya mengatur ulang feel pedal rem di Hyundai Santa Fe Gasoline ini.

Foto tombol transmisi Hyundai Santa Fe

Selector transmisi hanya perlu ditekan saja

Dan sama seperti keluhan kami di varian diesel, meski Santa Fe tipe termahal ini sudah mengusung serangkain fitur canggih seperti Forward Collision-Aviodance Assist, Blind-Spot Collision-Aviodance Assist, Blind-Spot View Monitor, Lane Keep Assist, Safe Safety Assist, Driver Attention Warning, High Beam Assist, dan tiga tambahan fitur safety untuk parkir tapi untuk harganya ia masih kurang lengkap. Akan lebih baik jika ada fitur Adaptive Cruise Control dan Low Speed Follow.

Kesimpulan

Foto tampilan depan Hyundai Santa Fe Gasoline 2021

Dengan mesin bensin, ia lebih kapabel menenggak BBM oktan 90an

Mobil Hyundai Santa Fe bensin ini jelas menawarkan kehalusan bila dibandingkan dengan varian diesel. Dengan mesin bensin, Anda tak perlu khawatir saat mengajaknya road trip hingga ke pelosok yang tak tersedia BBM diesel berkualitas. Bila terpaksa sekali, Anda bisa saja mengisi BBM oktan 90 dan mobil tetap bisa berjalan tanpa memikirkan resiko tersumbatnya injektor seperti di varian diesel. Apalagi ia juga mendapat layanan purna jual Warranty 3 tahun atau 100.000 kilometer dan saat perawatan Anda bisa menikmati gratis jasa selama 5 tahun atau 75.000 kilometer (mana yang tercapai lebih dahulu).

>>> Hyundai New Santa Fe 2021 Resmi Meluncur, Harganya Mulai Rp 569 Juta

Penulis
Lulusan kampus Trisakti angkatan 2009 ini sebenarnya salah jurusan saat kuliah. Karena ia mengambil jurusan Ekonomi Akuntansi mengikuti kemauan ayahnya dibanding mengambil kuliah teknik maupun komunikasi yang menjadi minatnya. Namun, passion menulis dan ketertarikannya akan mobil membawanya melamar menjadi jurnalis otomotif. Gayung pun bersambut, pada tahun 2014 di mana sebelum Arfian wisuda, ia sudah diterima bekerja di Motorplus Weekly. Motorplus Weekly adalah sebuah tabloid dwi mingguan yang mengulas tentang sepeda motor. Lho kok sepeda motor? Yes, karena saat Arfian melamar pekerjaan di anak grup Kompas Gramedia tersebut, hanya posisi itu yang tersedia. Setelah lulus kuliah Arfian bekerja di sana selama tiga tahun sebagai reporter. Bekerja menjadi jurnalis khusus sepeda motor Arfian jalani dengan semangat dan senang hati. Tak terhitung berapa kali ia menemui narasumber, berkunjung ke bengkel maupun sekadar mencoba sepeda motor baru dari jenis scooter hingga motor besar. Di tengah perjalanan karirnya, Motorplus Weekly memiliki satu anak usaha lagi yakni Otoplus weekly yang berpusat di Surabaya, Jawa Timur. Melihat potensi dan passion yang dimiliki Arfian, Editor in Chief Motorplus saat itu, Alm Achmad ‘Feol’ Riswan menugaskan secara khusus Arfian untuk mengisi kolom otomotif roda empat. Arfian ditugaskan untuk test drive mobil di tabloid Otoplus tersebut mulai tahun 2016. Sampai saat ini sudah ratusan kendaraan baik berjenis truk, bus, hingga mobil sport yang Arfian coba. Kegemarannya menulis dengan detail, terstruktur dan teknis membuat ia memiliki pembaca setia dan dipercaya untuk menjadi test driver di tabloid tersebut. Sejak tahun 2018 Arfian bergabung di Cintamobil.com sebagai Content Writer dan menjadi Senior Content Writer setahun kemudian. Di tahun 2021 ia dipromosikan menjadi Editor, dan dengan kinerja yang baik di tahun 2021 ini pula ia dipromosikan kembali menjadi Managing Editor untuk website ini. Education 2009 - 2014 Trisakti University, Bachelor Degree, Accounting 2006 - 2009 54 Senior High School 2003 - 2006 109 Junior High School Experience 2014 - 2016 Motorplus & Otoplus, Kompas Gramedia 2018 Content Writer Cintamobil.com 2019 Senior Content Writer Cintamobil.com 2021 Managing Editor Cintamobil.com Awards 2020 - 3rd Winner, Best Online Write Up Activity & Industry News, Warta Citra Adiwahana 2020 - 2nd Winner, Mitsubishi Journalist Writing Competition - Artikel Online Terbaik 2021 - 1st Winner, Best Online Product Review, Warta Citra Adiwahana
 
back to top