
Daihatsu Rocky sudah dipastikan bakal meluncur di Indonesia. Santer terdengar SUV itu akan mengaspal pada Mei atau Juni.
Meski waktu kepastian peluncuran belum jelas, kabarnya SUV tersebut sudah mulai bisa dipesan di dealer-dealer Daihatsu seluruh Indonesia. Benarkah demikian?
>>> Belum Meluncur, Kok Daihatsu Rocky Sudah Dapat Diskon PPnBM?
Keran Pemesanan Rocky Belum Dibuka

Rocky usung platform DNGA
Direktur Marketing PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra menampik hal tersebut. Dirinya menegaskan bahwa saat ini keran pemesanan Rocky belum dibuka.
"Belum," kata Amel saat dikonfirmasi Cintamobil, Rabu (10/3/2021).
Sinyal kemunculan Daihatsu Rocky memang sudah terlihat sejak akhir tahun 2020. Sinyal itu makin kuat memasuki tahun 2021 dengan mengupas teknologi Rocky yang dilakukan oleh Daihatsu lewat banyak cara.
Yang cukup mengejutkan adalah terdaftarnya nama Rocky di dalam Kepmenperin 169/2021. Daftar tersebut dihuni oleh 21 mobil yang boleh mendapatkan diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Hampir seluruh model sudah diproduksi kecuali Daihatsu Rocky dan juga Toyota Raize.
Penerima program relaksasi pajak harus memenuhi persyaratan yaitu mesin kendaraan maksimal 1.500 cc, jenis Sedan atau 4x2 atau Station Wagon, dan kapasitas penumpang dibawah 10 orang.
Seperti diketahui aturan diskon PPnBM tersebut hanya berlaku tahun ini, terhitung mulai 1 Maret 2021 hingga Desember 2021. Dapat disimpulkan bahwa duo SUV kolaborasi Daihatsu dan Toyota tersebut meluncur tahun ini. Namun lagi-lagi kepastian peluncuran masih enggan diungkap.

Nama Rocky sudah tercantum
>>> Ini Daftar Mobil Baru yang Dapatkan Insentif Pajak, ada Raize–Rocky
Waktu Peluncuran Masih Dirahasiakan
Di samping itu, jelas pula bahwa Rocky maupun Raize bakal diproduksi lokal dan memiliki Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 70% di pabrik milik Daihatsu. Ini bukan kali pertama Daihatsu memproduksi mobil kembar, sebelumnya sudah ada Agya-Ayla, Calya-Sigra, Avanza-Xenia, hingga Rush-Terios.
"Nanti ya pada waktunya saya info," tegas Amelia lagi.
Sebelumnya Daihatsu juga sudah menjelaskan alasan di balik tercantumnya nama Rocky dalam daftar tersebut meski belum diluncurkan. Walaupun produk ini belum diluncurkan pada waktu pengumuman, tetapi direncanakan akan diperkenalkan pada periode program relaksasi pajak.
Hal ini dimaksudkan untuk mendukung program pemerintah dalam rangka menggairahkan pasar otomotif Indonesia yang sedang lesu.
"Kami percaya produk ini layak untuk mendapatkan relaksasi pajak karena akan diluncurkan pada periode program,” ungkap Amelia.