Coupe Sport Bertenaga Listrik Milik MG Dijadwalkan Meluncur Tahun Ini

04/01/2021

Mobil baru

3 menit

Share this post:
Konsep E-Motion yang diperkenalkan di Shanghai Motor Show 2017 telah diterima dengan baik siap menjadi jalan meluncurkan coupe sport bertenaga listrik milik MG.

MG berencana mencatat pertumbuhan signifikan untuk menghasilkan penjualan tahunan hingga satu juta mobil pada tahun 2024 mendatang. Kunci dari target pertumbuhan ini ialah hadirnya sejumlah model baru dan segar termasuk coupe sport bertenaga listrik.

>>> Hanya Tambah Rp 10 Juta, SUV MG ZS Bisa Jadi Keren Gini

Gambar menunjukan  Konsep mobil MG

Konsep MG E-Motion

Didasarkan Pada Konsep MG E-Motion

Coupé sport bertenaga listrik yang belum disebutkan namanya secara konseptual didasarkan pada konsep MG E-Motion yang telah diperkenalkan di Shanghai Motor Show pada April 2017 lalu. Pada saat peluncurannya itu, bos perencanaan produk MG Zhang Liang mengatakan kepada media asal Inggris bahwa konsep tersebut akan diproduksi jika mendapatkan respon positif dari pelanggan.

Terlepas dari berbagai faktor eksternal domestik dan global, termasuk penurunan pasar di China dan dampak yang lebih luas dari pandemi virus Covid-19 saat ini, masa depan untuk E-Motion terus berlanjut. Dan pada bulan Juni tahun lalu gambar paten dari versi produksi bocor secara online.

Dilansir dari media asal Inggris Autocar paten versi produksi tersebut mengungkapkan bahwa desain telah berevolusi secara nyata dari konsep E-Motion, meskipun bentuk dasarnya tetap ada. Konsepnya yang ditampilkan telah berevolusi menjadi bentuk yang lebih sporty yang mengingatkan pelanggan pada Aston Martin,

Diharapkan coupé sport bertenaga listrik itu dapat membantu MG yang dimiliki oleh raksasa pembuat mobil China Shanghai Automotive Industry Corporation, untuk lebih dikenal sebagai merek internasional dengan jangkauan global. 

>>> Pembuatan dan Perpanjangan SIM Bisa Gratis? Begini Penjelasannya

Gambar menunjukan Hatchback EV MG

Perkiraan tampilan hatchback EV milik MG

MG Juga Akan Meluncurkan Hatchback EV 

Versi produksi dari konsep E-Motion akan meningkatkan faktor meningkatnya citra merek MG. Tetapi produsen mobil asal Inggris itu juga akan tetap bersaing dengan Renault Zoe di segmen mobil bertenaga baterai berbiaya rendah.

Dijadwalkan akan diluncurkan pada akhir 2021, hatchback EV milik MG akan memiliki ukuran yang sama dengan MG3 saat ini. Tetapi model anyar tersebut tidak akan langsung menggantikan MG3, karena untuk tetap bisa menjadi penawaran yang diinginkan dan murah yang dicari oleh dealer dan pembeli.

Sayangnya MG tidak mengungkapkan detail teknis hatchback EV miliknya itu, tetapi diharapkan model baru tersebut akan menggunakan baterai dan teknologi powertrain dari mobil listrik MG lainnya di pasar Inggris. Namun, kapasitas baterai kemungkinan akan berkurang untuk mengurangi biaya yang dihasilkan.

>>> Berita mobil baru, event, promosi, informasi pasar mobil baru 2020

Rahmat menjadi jurnalis otomotif media daring sejak 2014 silam. Tercatat Rahmat bergabung dengan tim redaksi Cintamobil.com sejak 2019 hingga saat ini. 

Lulusan jurusan Sastra Indonesia ini sejak awal kuliah memang bercita-cita menjadi seorang jurnalis. Sebelum berkiprah di media yang berfokus di Industri otomotif, Rahmat terlebih dulu menulis untuk sebuah majalah sebuah media lokal di Kota Tangerang Selatan.

Setelah setahun lamanya menulis untuk sebuah majalah lokal akhirnya ia berpindah menulis untuk sebuah media daring otomotif. Tepatnya di tahun 2014 ia mulai menulis berkaitan dengan industri otomotif nasional dalam dan juga luar negeri. 

Setelah lulus kuliah di tahun 2017 ia memutuskan untuk keluar dari dunia kewartawanan yang selama ini menghidupinya. Ia mencoba peruntungan dunia marketing mobil bekas. Tak lama berselang ia mencoba peruntungan bekerja di Cintamobil.com pada posisi yang sama. Tak lama setelah itu Rahmat dipindahkan ke tim redaksi Cintamobil.com

Orang bijak pernah berkata rumah bukan sebuah tempat, melainkan perasaan. Sejauh manapun Anda melangkah rumah adalah tempat untuk kembali. Kira-kira seperti itulah yang menggambarkan nasib Rahmat yang akhirnya bisa kembali ke dunia penulisan. 

 
back to top