BMW Kenalkan M5 CS 2021, 0-100 km/jam Cuma 2,9 Detik!

29/01/2021

Mobil baru

5 menit

BMW merilis varian paling bengis dari keluarga M5 F90, yakni CS. Model ini lebih ringan 100 kg dari model biasa, akselerasi 0-100 km/jam kurang dari tiga detik.

Seperti yang sudah dijanjikan oleh CEO BMW M, Markus Flasch, BMW M5 CS menjadi model pertama yang diperkenalkan oleh BMW M tahun ini. Dan jika melihat embel-embel CS yang ada di mobil ini, tentu mobil ini bukan sembarang BMW M5.

Di kalangan line-up BMW M, CS memegang kasta tertinggi sebagai varian paling ringan dan juga bertenaga dari suatu model. Begitu juga dengan M5 CS, yang hadir dengan performa lebih brutal dan bobot mobil lebih ringan.

>>> Buka Tahun 2021, 3 SUV Baru BMW Hadir di Indonesia

Lebih ringan 104 kg, BMW M paling kencang

BMW M5 CS memiliki bobot kosong 1.825 kg, lebih ringan 104 kg dari M5 Competition yang rilis pertengahan tahun lalu. Sedan atletis ini juga jauh lebih bertenaga, di mana mesin V8 4.4L twin-turbo berkode S63 menghasilkan tenaga 626 HP dengan torsi 750 Nm, ini bahkan lebih kencang dari M8 Competition.

Mesin V8 4.4L twint-turbo S63 yang dipakai di BMW M5 CS

Tenaga yang dihasilkan mesin M5 CS bahkan lebih besar dari M8 Competition

Mesin tersebut terhubung ke sistem all-wheel drive xDrive yang sedikit bias ke roda belakang dengan girboks M Steptronic 8-kecepatan. Dengan performa seperti ini, mobil dapat berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu 2,9 detik dengan top speed dibatasi di 305 km/jam. Performa ini bisa dibilang sangat impresif untuk ukuran sebuah sedan dengan empat tempat duduk.

Kok empat, bukannya biasanya lima? Nah, ini dia yang membedakan BMW M5 CS dari varian M5 lainnya. Khusus untuk varian ini, BMW M memasangkan empat buah M Carbon seat ke dalam kabin. Dua di depan, seperti biasanya, sedang dua lagi ada di belakang, menggantikan kursi belakang konvensional yang umumnya bisa diduduki tiga orang digantikan dua kursi M Carbon seat, dengan bagian tengah jadi kompartemen kecil.

Desain dasbor BMW M5 CS

Kursi belakang BMW M5 CS

Layout tempat duduk mobil ini kini menjadi 4-seater dengan empat buah bucket seat

Model amrest di konsol tengah juga diganti dari yang sebelumnya bisa dibuka menjadi fixed, yang juga mengurangi bobot mobil secara signifikan. Namun, M5 CS masih mempertahankan beberapa fitur kenyamanan, termasuk head-unit 12,3 inci di dashboard yang sudah mendukung iDrive 7.0

Beralih ke luar, eksterior BMW M5 CS 2021 didominasi diet carbon fiber untuk mengurangi bobot mobil. Gril mobil juga memakai finishing berbeda, Gold Bronze, bukan hitam seperti M5 Competition, warna serupa juga hadir di badge dan velg berukuran 20 inci yang sangat ringan. Dan untuk memperkuat kesan motorsport dari M5 CS, BMW memberikan aksen kekuningan di lampu sign depan.

Tampilan depan BMW M5 CS

M5 CS memiliki beberapa detail unik seperti grille dan velg yang diberi finishing warna gold bronze

Penggunaan Carbon-fiber reinforced plastic (CFRP) sangat dominan di sini, mulai untuk kap yang juga dilengkapi kisi-kisi udara, splitter depan, diffuser belakang, dan cangkang kaca spion, sampai engine cover. Diet ketat ala line-up CS ini bisa menyumbangkan reduksi bobot mobil sampai 70 kg.

>>> BMW Astra Sediakan Layanan Uji Emisi Kendaraan Bermotor

Detail sasis dipertahankan, dibuat dalam jumlah terbatas

Dari sisi sasis, BMW M5 CS mempertahankan platform M5 dengan beberapa penyesuaian, khususnya di sisi suspensi yang sedikit direndahkan, dan ubahan pada damper untuk mengoptimalkan bobot mobil yang lebih ringan. Soal grip, M5 CS memakai ban Pirelli P Zero Corsa dengan profil ban 275/35 di depan, dan 285/35 di belakang.

Tampilan belakang BMW M5 CS

Settingan suspensi juga dirombak untuk mengoptimalkan pengurangan bobot mobil

Produksi BMW M5 CS akan dimulai pada Maret 2021, dan hadir dalam jumlah yang sangat terbatas, adapun harga untuk sedan super kencang ini dipatok di 180.400 Euro (setara Rp 3,075 Miliar).

>>> Jangan lewatkan berita terbaru dan terlengkap dari dunia otomotif di Cintamobil.com

Bergabung di Cintamobil sejak 2019, Derry adalah seorang penyuka kecepatan tulen. Pengalaman di salah satu situs motorsport global membuatnya khatam soal dunia balap. Masih mengejar gelar Sarjana, Derry juga sering memacu adernalin dengan go-kart.
 
back to top